Jateng

Mengungkap Keindahan dan Keberlanjutan Sejarah di Situs Pulutan, Gunung Kidul

Theo Adi Pratama | 27 Januari 2024, 13:00 WIB
Mengungkap Keindahan dan Keberlanjutan Sejarah di Situs Pulutan, Gunung Kidul

AKURAT.CO Sejarah, Situs Pulutan, dulunya dikenal sebagai Situs Butuh, menyimpan keindahan dan keberlanjutan sejarah Hindu yang mencengangkan.

Terletak di wilayah Gunung Kidul, situs ini membawa kita pada perjalanan melintasi masa lalu, di mana kebudayaan dan agama Hindu berkembang dengan megahnya.

Baca Juga: Keindahan dan Misteri Terowongan Taman Sari: Simbol Sejarah Yogyakarta yang Mempesona

Latar Belakang Geografis dan Arkeologis

Situs Pulutan berada pada areal tegalan dengan ketinggian mencapai 167 meter di atas permukaan laut.

Wilayah sekitar situs terbentang luas, meliputi dataran tandus tanah kapur yang ditanami oleh pohon jati dan tanaman keras lainnya.

Di sekitar situs, kita akan menemukan elemen-elemen lingkungan seperti tegalan, makam, jalan kampung, sungai, dan pemukiman, menambah kekayaan alam sekitar.

Pengenalan Awal dan Ekskavasi

Pertama kali dikenal dalam khasanah cagar budaya wilayah Gunung Kidul melalui inventarisasi BPCB DIY pada tahun 1986, Situs Pulutan mengungkapkan keberadaannya sebagai peninggalan arkeologi berupa candi dengan sisa-sisa bangunan menggunakan batu kapur.

Namun, baru pada tahun 2012, melalui kegiatan Ekskavasi Penyelamatan, situs ini ditemukan sebagai Situs Candi Pulutan dengan data-data yang mencengangkan.

Baca Juga: Sejarah Perjalanan Seni Gaok: Kesenian Tradisional yang Mencerahkan Kabupaten Majalengka

Struktur Bangunan Candi Pulutan

Hasil ekskavasi membuktikan bahwa struktur bangunan candi ini tersusun dari blok batu putih dengan sistem takikan.

Diperkirakan berukuran 5,5 x 5,5 meter, candi ini menunjukkan indikasi pintu dan tangga di sisi timur.

Temuan lingga semu (lingga patok) di sebelah selatan pintu masuk candi berfungsi sebagai brahmasthana (titik pusat/tengah).

Di sebelah selatan reruntuhan struktur dinding, terdapat arca Agastya, dan juga Arca Ganesa yang menghadap ke arah barat pada reruntuhan struktur sebelah barat.

Di bagian tengah struktur, terdapat sumuran berbentuk persegi yang merupakan temuan susunan blok batu yang masih utuh.

Upaya Pelestarian

Situs Pulutan memberikan kekayaan pengetahuan tentang masa Klasik di Gunung Kidul, sebuah warisan yang perlu dilestarikan.

Peninggalan cagar budaya ini sangat langka, sehingga temuan struktur batu candi di situs Pulutan memiliki nilai yang sangat penting.

Upaya pelestarian harus terus diupayakan untuk memastikan bahwa keindahan dan makna sejarah dari situs ini tetap abadi bagi generasi mendatang.

Baca Juga: Sejarah Kuliner Nusantara: Menelusuri Kue Tradisional Jawa yang Hampir Punah, Kelezatan yang Nyaris Terlupakan

Situs Pulutan adalah perwujudan keindahan dan keberlanjutan sejarah di Gunung Kidul.

Melalui temuan-temuan ekskavasi yang mengungkap struktur batu candi, situs ini memberikan kontribusi besar terhadap pemahaman kita tentang masa lalu yang kaya budaya.

Upaya pelestarian menjadi tonggak penting untuk menjaga keelokan dan makna dari Situs Pulutan agar tetap bersemayam di hati masyarakat dan menjadi saksi bisu perjalanan waktu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.