AHY Run Jateng 2026 Meriah, 5.500 Pelari Nikmati Rute Ikonik Kota Semarang

JATENG AKURAT.CO, SEMARANG – Kawasan Simpang Lima, Kota Semarang, berubah menjadi lautan pelari pada Minggu (18/10/2026) pagi.
Sebanyak 5.500 peserta memadati area parkir Gajahmada Plaza untuk mengikuti AHY Run Jateng 2026.
Tak sekadar berlari, ajang ini juga menjadi ruang berkumpulnya masyarakat untuk menikmati olahraga, hiburan, dan suasana kebersamaan di tengah kota.
Sejak pagi, antusiasme peserta sudah terasa di sekitar lokasi start dan finis.
Para pelari dari berbagai daerah di Jawa Tengah berkumpul untuk mengikuti dua kategori yang diperlombakan, yakni 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K).
Suasana semakin meriah dengan kehadiran hiburan, kompetisi kostum, lomba video media sosial, hingga undian berhadiah.
Beragam kegiatan tersebut membuat AHY Run Jateng 2026 tidak hanya menjadi ajang adu kecepatan, tetapi juga pengalaman berolahraga yang menyenangkan bagi masyarakat.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), turut merasakan keseruan tersebut dengan mengikuti kategori 10K.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memilih kategori 5K dan berlari bersama putranya, Mohammad Alif Daffa.
Seusai mengikuti lomba, AHY mengaku senang melihat tingginya partisipasi masyarakat. Menurutnya, peserta tidak hanya berasal dari Kota Semarang, tetapi juga berbagai kabupaten dan kota lain di Jawa Tengah.
“Luar biasa. Bahagia dan gembira sekali hari ini kita bisa berlari bersama keluarga besar dan masyarakat yang ada di Jawa Tengah. Bukan hanya di Kota Semarang, tetapi tadi juga datang dari berbagai kabupaten/kota lain se-Jateng,” kata AHY.
Bagi AHY, ramainya peserta menjadi gambaran bahwa olahraga lari semakin diminati masyarakat.
Perkembangan komunitas lari, terutama di kalangan generasi muda, dinilainya sebagai tren positif yang perlu terus didukung.
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan, menjaga kebugaran, sekaligus membangun kebiasaan menjalani aktivitas yang positif.
“Saya sendiri ingin terus menjadi bagian dari semakin maraknya komunitas lari di berbagai penjuru Indonesia. Ini merupakan sebuah tren baik, terutama bagi anak-anak muda, baik generasi milenial dan Gen Z yang makin hari makin peduli untuk hidup sehat dengan olahraga, termasuk berlari dan serba positif dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.
Menyusuri Jalan Kota hingga Kota Lama
Keseruan AHY Run Jateng 2026 juga terasa dari rute yang membawa peserta melintasi sejumlah kawasan ikonik Kota Semarang.
Selain berolahraga, para pelari mendapat kesempatan menikmati suasana perkotaan dan melihat lebih dekat kawasan bersejarah yang menjadi bagian dari identitas ibu kota Jawa Tengah tersebut.
Pada kategori 5K Fun Run, peserta melintasi Simpang Lima, Jalan Gajah Mada, Jalan Pemuda, dan Jalan Pandanaran sebelum kembali menuju garis finis di kawasan Plaza Gajah Mada.
Sementara itu, peserta kategori 10K menempuh rute yang lebih panjang, melewati Simpang Lima, Jalan Ahmad Yani, Jalan MT Haryono, Kota Lama, Jalan Pemuda, dan Jalan Pandanaran.
Kawasan Kota Lama menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian AHY.
Ia mengaku menikmati kesempatan berlari sambil melihat keindahan kota, termasuk bangunan dan lingkungan bersejarah di kawasan tersebut.
“Tadi kami juga bisa menikmati keindahan kota, termasuk saat melintasi Kota Lama. Mudah-mudahan yang baik bisa dijaga dan bisa kita terus tingkatkan ekonomi dan kualitas kehidupan masyarakat di Jawa Tengah,” tuturnya.
Rute tersebut sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi peserta. Mereka tidak hanya berfokus menyelesaikan jarak tempuh, tetapi juga dapat menikmati suasana Semarang dalam kegiatan olahraga yang berlangsung secara bersama-sama.
AHY berharap semangat kebersamaan dan hidup sehat yang tercipta melalui kegiatan ini dapat terus tumbuh di berbagai daerah.
“Saya rasa ini semangat yang harus terus kita gelorakan di berbagai daerah. Terima kasih kepada teman-teman yang telah menyelenggarakan AHY Run ini. Mudah-mudahan Kota Semarang juga semakin maju, semakin sejahtera masyarakatnya,” katanya.
Bukan Sekadar Mengejar Garis Finish
Bagi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, kesuksesan sebuah ajang lari tidak hanya ditentukan oleh kecepatan peserta atau catatan waktu yang berhasil diraih.
Lebih penting dari itu, kegiatan olahraga diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat untuk menjadikan kesehatan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Luthfi menyampaikan apresiasi kepada AHY dan panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut di Jawa Tengah.
“Saya sebagai gubernur Jawa Tengah mengucapkan terima kasih kepada Pak Menko IPK. Kegiatan AHY Run 2026 di Jawa Tengah sangat sukses sekali,” kata Luthfi seusai mencapai garis finis.
Menurutnya, kebiasaan berolahraga perlu terus ditumbuhkan agar masyarakat memiliki tubuh yang sehat dan mampu menjalankan aktivitas sehari-hari secara produktif.
“Dengan badan sehat, gaya hidup sehat, maka kita akan bisa melakukan kegiatan-kegiatan dengan baik. Ini role model yang perlu dicontoh oleh masyarakat lain,” jelasnya.
Luthfi juga melihat AHY Run Jateng 2026 sebagai bagian dari upaya mengembangkan sport tourism atau wisata olahraga di Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang.
Melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga dan acara publik, pemerintah daerah berharap semakin banyak masyarakat terlibat sekaligus mengenal potensi wisata dan keunggulan daerah.
Tiket Habis Dua Minggu Sebelum Acara
Tingginya antusiasme peserta ternyata sudah terlihat sebelum hari pelaksanaan.
Ketua Panitia AHY Run Jateng 2026, Harmusa Oktaviani, mengaku terkesan dengan sambutan masyarakat terhadap penyelenggaraan perdana ajang tersebut di Semarang.
Menurut Harmusa, tiket peserta bahkan telah habis terjual dua minggu sebelum acara berlangsung.
“Saya benar-benar takjub dengan antusiasme peserta dalam AHY Run Jateng 2026 ini. Meskipun baru pertama kali diselenggarakan, tiket sudah habis terjual dua minggu sebelum hari pelaksanaan,” ujar Harmusa, Sabtu (17/10/2026).
Untuk menambah keseruan, panitia menghadirkan sejumlah kegiatan pendukung yang dapat diikuti peserta.
Pada kategori 5K Fun Run, misalnya, terdapat kompetisi Best Costume dengan 10 pemenang.
Peserta juga berkesempatan mengikuti kompetisi video media sosial atau Reels yang menyediakan hadiah bagi lima pemenang.
Selain menjadi tantangan tersendiri, kegiatan ini memberi ruang bagi peserta untuk mengabadikan pengalaman berlari dan membagikan kemeriahan acara melalui media sosial.
Keseruan berlanjut dengan undian berhadiah yang menawarkan beragam hadiah, mulai dari paket umrah, sepeda motor Honda Beat, sepeda listrik, hingga hadiah menarik lainnya.
Adapun kategori 10K National Race menyediakan penghargaan bagi lima pelari terbaik sebagai bentuk apresiasi atas capaian peserta dalam kompetisi tersebut.
Harmusa berharap kegiatan ini dapat meningkatkan motivasi masyarakat untuk lebih aktif berolahraga. Ia juga menyebut AHY memiliki hobi berlari dan komunitas lari bernama Garuda Finisher.
Semarang Jadi Kota Pertama pada 2026
AHY menjelaskan, ajang serupa sebelumnya pernah diselenggarakan di Bandung pada 2025.
Sementara itu, Semarang menjadi kota pertama penyelenggaraan AHY Run pada 2026.
Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak kota, termasuk Surabaya dan Bandung, serta berbagai wilayah di luar Pulau Jawa.
“Sebetulnya tahun lalu pernah menyelenggarakan di Bandung, tahun ini yang pertama pada 2026. Insyaallah nanti teman-teman juga ingin menyelenggarakan di kota-kota lainnya, termasuk di Surabaya, Bandung, dan tempat lainnya. Juga bukan hanya di Jawa, melainkan di pulau-pulau lainnya. Mudah-mudahan ini menjadi kebersamaan kita semuanya,” ucap AHY.
Dengan ribuan peserta, rute yang melintasi kawasan ikonik, serta beragam kegiatan hiburan dan hadiah, AHY Run Jateng 2026 menghadirkan pengalaman olahraga yang memadukan kebugaran, rekreasi, dan kebersamaan.
Lebih dari sekadar mencapai garis finis, ajang ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati Semarang dengan cara berbeda sekaligus menumbuhkan semangat hidup sehat yang diharapkan terus berlanjut setelah kegiatan berakhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 3Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat



