Jateng

Rekomendasi Wisata 7 Chinatown di Indonesia: Destinasi Budaya, Sejarah, dan Kuliner untuk Merayakan Tahun baru Imlek

Theo Adi Pratama | 8 Februari 2024, 13:00 WIB
Rekomendasi Wisata 7 Chinatown di Indonesia: Destinasi Budaya, Sejarah, dan Kuliner untuk Merayakan Tahun baru Imlek

AKURAT.CO, Hampir setiap wilayah di Indonesia memiliki Chinatown atau pecinan yang mayoritas dihuni oleh warga keturunan Tionghoa.

Dikenal dengan arsitektur yang khas, unik, dan menarik, Chinatown menjadi tujuan wisata populer yang menawarkan pengalaman budaya, sejarah, dan kuliner yang kaya di Indonesia.

Berikut ini adalah tujuh arsitektur Chinatown paling populer di Indonesia yang bisa Anda sambangi saat libur Tahun Baru Imlek:

Baca Juga: Sejarah dan Daya Tarik Klenteng Sanggar Agung: Tempat Ibadah dan Destinasi Wisata yang Memikat di Surabaya

1. Kesawan Square, Medan

Kesawan Square terletak di Jalan Jendral Ahmad Yani No.105, Kesawan, Kota Medan.

Salah satu daya tarik utamanya adalah Rumah Tjong A Fie, sebuah bangunan kuno yang memperlihatkan perpaduan unik dari arsitektur Melayu, Tionghoa, dan Eropa.

Rumah ini menjadi ikon penting di pecinan Kota Medan dan menjadi tempat penting untuk menghormati sejarah dan warisan budaya Tionghoa.

2. Kampung Sudiroprajan, Solo

Kampung Sudiroprajan, yang berlokasi di belakang Pasar Gede, Solo, merupakan perpaduan budaya Tionghoa dan Jawa.

Salah satu daya tarik utamanya adalah klenteng Tien Kok Sie yang telah berdiri sejak abad ke-18.

Tradisi Tahun Baru Imlek di sini diwarnai oleh Festival Lampion yang menghiasi Jalan Sudirman dan Pasar Gede, menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi pengunjung.

Baca Juga: Sejarah dan Perjalanan Klenteng Pan Kho Bio: Jejak Kuno dan Kekayaan Warisan Bogor

3. Glodok, Jakarta Barat

Glodok, yang terletak di Kompleks Kota Tua Jakarta, merupakan kawasan dengan arsitektur kental dengan budaya Tiongkok.

Selain menjadi pusat kegiatan keagamaan dengan adanya berbagai tempat ibadah, Glodok juga menawarkan pengalaman kuliner legendaris dan tempat belanja suvenir yang menarik bagi wisatawan.

4. Nagoya Hill, Batam

Nagoya Hill, di Jalan Teuku Umar Nomor 1, Lubuk Baja, Kota Batam, menampilkan arsitektur kuno yang sarat akan sejarah.

Tempat ini menjadi pusat komunitas Tionghoa yang mencolok dengan adanya Wihara Budhi Bhakti, Pa Auk Tawya, dan Maha Vihara Duta Maitreya.

Baca Juga: Perjalanan Klenteng Caow Eng Bio: Jejak Sejarah Konghucu yang Megah di Pulau Bali

5. Chinatown Singkawang, Kalimantan Barat

Chinatown Singkawang, di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, kaya akan peninggalan sejarah seperti klenteng tua, bangunan kolonial Belanda, dan rumah tua dengan arsitektur Tionghoa yang unik.

Pengunjung dapat menjelajahi berbagai peninggalan arkeologis yang mencerminkan keragaman budaya di sini.

6. Jalan Cibadak, Bandung

Jalan Cibadak Bandung menawarkan pengalaman wisata yang unik dengan keberadaan Wihara Satya Budhi, wihara tertua di Kota Bandung.

Di dalam kompleks wihara tersebut, pengunjung dapat menemukan berbagai patung dan relief yang mencerminkan kepercayaan dan budaya Tionghoa.

Baca Juga: Mengenal Sejarah Cagar Budaya Klenteng Coklat: Kesejukan Spiritual di Tengah Hingar-Bingar Surabaya

7. Pantjoran PIK, Jakarta Utara

Pantjoran PIK, yang berlokasi di Golf Island atau kawasan Pantai Maju, menarik perhatian dengan desain arsitektur khas Tiongkoknya.

Pengunjung dapat menikmati mural di dinding, pertunjukan barongsai, dan berbagai hiburan musik yang menampilkan kekayaan budaya Tionghoa.

Dengan mengunjungi tujuh arsitektur Chinatown paling populer di Indonesia, Anda dapat merasakan keindahan, sejarah, dan keanekaragaman budaya yang kaya di negeri ini. Selamat menikmati liburan Tahun Baru Imlek!***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.