Rekomendasi Wisata 7 Chinatown di Indonesia: Destinasi Budaya, Sejarah, dan Kuliner untuk Merayakan Tahun baru Imlek

AKURAT.CO, Hampir setiap wilayah di Indonesia memiliki Chinatown atau pecinan yang mayoritas dihuni oleh warga keturunan Tionghoa.
Dikenal dengan arsitektur yang khas, unik, dan menarik, Chinatown menjadi tujuan wisata populer yang menawarkan pengalaman budaya, sejarah, dan kuliner yang kaya di Indonesia.
Berikut ini adalah tujuh arsitektur Chinatown paling populer di Indonesia yang bisa Anda sambangi saat libur Tahun Baru Imlek:
1. Kesawan Square, Medan
Kesawan Square terletak di Jalan Jendral Ahmad Yani No.105, Kesawan, Kota Medan.
Salah satu daya tarik utamanya adalah Rumah Tjong A Fie, sebuah bangunan kuno yang memperlihatkan perpaduan unik dari arsitektur Melayu, Tionghoa, dan Eropa.
Rumah ini menjadi ikon penting di pecinan Kota Medan dan menjadi tempat penting untuk menghormati sejarah dan warisan budaya Tionghoa.
2. Kampung Sudiroprajan, Solo
Kampung Sudiroprajan, yang berlokasi di belakang Pasar Gede, Solo, merupakan perpaduan budaya Tionghoa dan Jawa.
Salah satu daya tarik utamanya adalah klenteng Tien Kok Sie yang telah berdiri sejak abad ke-18.
Tradisi Tahun Baru Imlek di sini diwarnai oleh Festival Lampion yang menghiasi Jalan Sudirman dan Pasar Gede, menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi pengunjung.
Baca Juga: Sejarah dan Perjalanan Klenteng Pan Kho Bio: Jejak Kuno dan Kekayaan Warisan Bogor
3. Glodok, Jakarta Barat
Glodok, yang terletak di Kompleks Kota Tua Jakarta, merupakan kawasan dengan arsitektur kental dengan budaya Tiongkok.
Selain menjadi pusat kegiatan keagamaan dengan adanya berbagai tempat ibadah, Glodok juga menawarkan pengalaman kuliner legendaris dan tempat belanja suvenir yang menarik bagi wisatawan.
4. Nagoya Hill, Batam
Nagoya Hill, di Jalan Teuku Umar Nomor 1, Lubuk Baja, Kota Batam, menampilkan arsitektur kuno yang sarat akan sejarah.
Tempat ini menjadi pusat komunitas Tionghoa yang mencolok dengan adanya Wihara Budhi Bhakti, Pa Auk Tawya, dan Maha Vihara Duta Maitreya.
Baca Juga: Perjalanan Klenteng Caow Eng Bio: Jejak Sejarah Konghucu yang Megah di Pulau Bali
5. Chinatown Singkawang, Kalimantan Barat
Chinatown Singkawang, di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, kaya akan peninggalan sejarah seperti klenteng tua, bangunan kolonial Belanda, dan rumah tua dengan arsitektur Tionghoa yang unik.
Pengunjung dapat menjelajahi berbagai peninggalan arkeologis yang mencerminkan keragaman budaya di sini.
6. Jalan Cibadak, Bandung
Jalan Cibadak Bandung menawarkan pengalaman wisata yang unik dengan keberadaan Wihara Satya Budhi, wihara tertua di Kota Bandung.
Di dalam kompleks wihara tersebut, pengunjung dapat menemukan berbagai patung dan relief yang mencerminkan kepercayaan dan budaya Tionghoa.
Baca Juga: Mengenal Sejarah Cagar Budaya Klenteng Coklat: Kesejukan Spiritual di Tengah Hingar-Bingar Surabaya
7. Pantjoran PIK, Jakarta Utara
Pantjoran PIK, yang berlokasi di Golf Island atau kawasan Pantai Maju, menarik perhatian dengan desain arsitektur khas Tiongkoknya.
Pengunjung dapat menikmati mural di dinding, pertunjukan barongsai, dan berbagai hiburan musik yang menampilkan kekayaan budaya Tionghoa.
Dengan mengunjungi tujuh arsitektur Chinatown paling populer di Indonesia, Anda dapat merasakan keindahan, sejarah, dan keanekaragaman budaya yang kaya di negeri ini. Selamat menikmati liburan Tahun Baru Imlek!***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










