KAI Daop 4 Perbaiki Rel di Perlintasan Madukoro Semarang, Akses Jalan Diberlakukan Buka Tutup

JATENG.AKURAT.CO, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang melakukan perbaikan jalur rel di perlintasan sebidang Jalan Madukoro, Kota Semarang, untuk menjaga keandalan prasarana sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.
Pekerjaan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai Selasa (13/10/2026) pukul 21.00 WIB hingga Rabu (14/10/2026) pukul 06.00 WIB. Selama proses perbaikan, akses kendaraan di Jalan Madukoro akan diberlakukan sistem buka tutup satu sisi.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan perbaikan dilakukan untuk memastikan kondisi jalur rel tetap optimal, terutama pada perlintasan yang menjadi titik pertemuan antara jalur kereta api dan jalan raya.
Menurutnya, kondisi prasarana yang terjaga dengan baik menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan lancar. Perbaikan juga diperlukan untuk meminimalkan risiko gangguan operasional akibat penurunan kondisi jalur rel.
“Perbaikan ini sangat diperlukan untuk memastikan operasional kereta api yang andal, aman, dan nyaman serta mengurangi potensi gangguan perjalanan akibat kondisi prasarana yang menurun, terutama di area perlintasan sebidang yang padat aktivitas,” ujar Luqman.
Selama pekerjaan berlangsung, KAI berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan setempat untuk mengatur arus lalu lintas. Rekayasa lalu lintas diterapkan agar aktivitas perbaikan tetap berjalan tanpa mengabaikan kelancaran pergerakan kendaraan di sekitar lokasi.
KAI juga mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan yang hendak menuju maupun meninggalkan Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, untuk menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Arteri Utara Semarang.
“Kami imbau kepada masyarakat maupun pengguna jalan yang hendak menuju atau dari Bandara Ahmad Yani Semarang untuk dapat memanfaatkan jalur alternatif melalui Jalan Arteri Utara Semarang selama pengerjaan berlangsung,” kata Luqman.
Adapun pekerjaan perbaikan mencakup pembongkaran lapisan aspal lama di perlintasan, perataan dan penghalusan jalur rel, serta pembenahan geometri rel untuk memastikan kesesuaian dan kestabilan lintasan.
Setelah tahapan pembongkaran dan perbaikan rel pada Selasa malam hingga Rabu dini hari rampung, pekerjaan akan dilanjutkan dengan penstabilan jalur dan pengaspalan kembali. Tahapan tersebut dilakukan agar permukaan jalan di perlintasan dapat kembali digunakan masyarakat dengan aman dan nyaman.
Luqman menegaskan, peningkatan kualitas prasarana merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KAI Daop 4 Semarang dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api sekaligus memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan dan masyarakat.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses pekerjaan berlangsung. Upaya ini adalah bagian dari komitmen KAI untuk menciptakan perjalanan kereta api yang andal, aman, nyaman, dan selamat, demi pelayanan terbaik kepada para pelanggan maupun masyarakat,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Kapan Balapan F1 Berikutnya? GP Amerika Serikat 2026 di Austin, Ini Jadwal Lengkapnya
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Selasa Kliwon: Weton Neptu 11 yang Wataknya Bisa Jadi Pujangga atau Malah Menyebalkan
- 8Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 9Cegah Pembayaran Upah Tak Sesuai Kinerja, Pemkot Semarang Perkuat Sistem Evaluasi PJLP
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?




