Selasa Kliwon: Weton Neptu 11 yang Wataknya Bisa Jadi Pujangga atau Malah Menyebalkan

JATENG.AKURAT.CO, Tanggal 13 Oktober 2026 ini memang jatuh pada weton Selasa Pon dalam penanggalan Jawa, tapi obrolan soal Selasa Kliwon tetap menarik untuk dibahas—terutama karena weton dengan neptu 11 ini dikenal punya watak yang benar-benar ekstrem: kalau buruk bisa sangat menyebalkan, tapi kalau baik bisa jadi orang luar biasa.
Ada satu pepatah Jawa yang sering dipakai untuk menggambarkan orang yang lahir di weton Selasa Kliwon: “Yen olo babar pisan, yen pinter dadi pujangga sejatine ulama.”
Artinya, kalau punya sifat jelek, mereka bisa benar-benar menyebalkan. Tapi kalau baik, bisa menjadi orang bijak bahkan seperti pujangga atau tokoh agama.
Pepatah itu bukan sekadar kiasan. Dalam tradisi Primbon Jawa, Selasa Kliwon memang dikenal sebagai weton yang karakternya bisa dibilang ekstrem—bukan setengah-setengah, tapi benar-benar hitam atau putih.
Neptu 11: Angka Kecil, Energi Besar
Selasa Kliwon punya neptu 11, hasil penjumlahan angka 3 (Selasa) dan 8 (Kliwon). Angka ini terbilang kecil dibandingkan weton-weton lain, tapi jangan salah—justru di sinilah keunikannya.
Dalam primbon, neptu 11 sering dikaitkan dengan kombinasi watak api dan angin yang mengacu pada semangat tinggi, ketegasan, namun harus ekstra hati-hati agar tidak menjadi keras kepala.
Ibarat api unggun, orang Selasa Kliwon bisa menjadi sumber kehangatan dan penerang jika terkendali. Tapi bisa berubah jadi kebakaran besar jika dipengaruhi masalah emosi atau ego yang tidak terkendali.
Watak Khas: Antara Aras Tuding dan Anggoro Kasih
Watak Selasa Kliwon digambarkan layaknya Aras Tuding atau Anggoro Kasih. Artinya, weton ini sering memperoleh kesempatan dan keberuntungan lebih awal.
Mereka juga dikenal sebagai orang yang sering ditunjuk dalam berbagai hal—kerap diberikan tanggung jawab karena dianggap tidak pernah mengecewakan.
Dari segi sifat dasar, orang Selasa Kliwon pada umumnya berperangai lembut, ramah, dan bicaranya enak didengar. Mereka juga nriman atau menerima apa adanya, dan punya cita-cita yang tinggi.
Tapi di balik semua itu, ada sisi lain yang perlu diwaspadai.
Sisi Gelap: Mudah Marah, Cemburuan, dan Keras Kepala
Inilah bagian yang bikin Selasa Kliwon sering jadi bahan perbincangan. Menurut primbon, weton ini punya watak mudah marah dan mudah tersulut emosi. Mereka juga sangat pencemburu, tidak sabaran, dan ceroboh.
Yang lebih menantang: keras hati, sulit dinasihati, dan kalau sudah marah, sulit sekali berubah pikiran. Mereka juga bisa sangat pencemburu dan ketika sudah memiliki pendirian, sulit menerima nasihat.
Tapi tunggu dulu—bukan berarti Selasa Kliwon itu buruk. Primbon menekankan bahwa semua sifat ini bisa dikikis oleh pengalaman dan usia.
Sisi Terang: Cerdas, Dermawan, dan Jadi Tempat Bertanya
Kalau sedang di sisi baiknya, orang Selasa Kliwon bisa jadi luar biasa. Mereka dikenal sebagai pribadi yang punya wawasan luas, cerdas, dan bisa menjadi tempat bertanya bagi orang lain. Tidak heran kalau mereka sering disebut sebagai “sumur si nobo” atau tempat ilmu.
Mereka juga pandai bicara—ini pengaruh dari pasaran Kliwon—dan dermawan, tidak segan berbagi dan membantu orang lain. Tapi meski suka memberi, gaya hidupnya cenderung sederhana dan jauh dari sikap boros atau gemar pamer.
Rezeki: Masa Kejayaan di Usia 30 Tahun
Secara rezeki, pemilik weton Selasa Kliwon cukup beruntung. Mereka diprediksi akan mengalami masa kejayaan pada usia 30 tahun, bahkan bisa dibilang itu adalah masa puncak rezekinya.
Sayangnya, setelah itu rezeki mulai menurun. Karena itu, sangat disarankan untuk rajin menabung saat muda agar tidak kesulitan di hari tua.
Hari kejayaannya jatuh pada Minggu Wage, sedangkan hari kelemahannya ada di Kamis Legi.
Menariknya, kalau dalam hidup mereka dikelilingi oleh orang dengan weton Senin Pahing, keberuntungan dan rezeki bisa semakin lancar. Weton Senin Pahing dianggap sebagai Dewa Penolong bagi Selasa Kliwon.
Jodoh: Cocok dengan Neptu 8, 13, atau 18
Dalam urusan asmara, Selasa Kliwon disebut serasi dengan pasangan yang memiliki neptu 8, 13, atau 18.
Beberapa weton yang masuk kategori ini antara lain Senin Wage, Selasa Legi, Senin Pahing, Minggu Kliwon, Jumat Pon, Kamis Legi, Sabtu Wage, dan Sabtu Pahing.
Kombinasi ini dipercaya membawa keharmonisan dan saling melengkapi, meski faktor komunikasi dan kasih sayang tetap menjadi kunci utama hubungan.
Sisi Mistis: Makam yang Harus Dijaga 40 Hari
Ada satu keunikan dari weton Selasa Kliwon yang tidak banyak diketahui: weton ini sering dikaitkan dengan sisi mistis.
Dalam primbon, makam orang Selasa Kliwon harus dijaga selama 40 hari berturut-turut karena menjadi incaran pemburu ilmu hitam.
Sebagian masyarakat juga masih mempercayai bahwa hari Selasa Kliwon adalah hari yang angker, sehingga sebagian orang memilih berhati-hati dalam bepergian atau melakukan ritual khusus agar terhindar dari marabahaya.
Tanggal 13 Oktober 2026: Weton Selasa Pon, Bukan Kliwon
Nah, ada satu hal penting yang perlu diluruskan. Tanggal 13 Oktober 2026 sebenarnya jatuh pada weton Selasa Pon, bukan Selasa Kliwon.
Dalam penanggalan Jawa, 13 Oktober 2026 bertepatan dengan 1 Jumadilawal 1960, dan wetonnya adalah Selasa Pon dengan neptu 10.
Selasa Kliwon baru jatuh pada 20 Oktober 2026, bertepatan dengan 8 Jumadilawal 1960.
Jadi kalau kamu lahir pada 13 Oktober 2026, wetonmu adalah Selasa Pon. Tapi kalau kamu penasaran dengan watak Selasa Kliwon, semoga ulasan di atas bisa jadi bahan renungan—atau setidaknya bahan obrolan seru saat ngopi sore ini.
Orang Selasa Kliwon itu seperti api dalam sekam: bisa menghangatkan, bisa juga membakar. Yang membedakan bukan wetonnya, tapi bagaimana mereka mengelola emosi dan belajar dari pengalaman.
Dan kalau kamu kebetulan punya pasangan, sahabat, atau rekan kerja dengan weton ini—setidaknya sekarang kamu tahu kenapa mereka bisa tiba-tiba diam seribu bahasa, lalu meledak tanpa peringatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Drama VAR! Persib vs Dewa United, Maung Dibikin Geram! Penalti di Akhir Laga Tak Diberikan
- 2Prediksi Skor Deltras FC vs Persela Lamongan: Duel Sengit Perebutan Puncak Klasemen Pegadaian Championship 2026/27
- 3MotoGP Mandalika 2026: Acosta dan Marquez Saling Memberi Posisi demi Hindari Penalti
- 4Semarang Heritage Night Run 2026 Hadirkan Sensasi Lari Malam di Tengah Kekayaan Budaya Kota Lama
- 5Polda Jateng bersama BNN dan POM Lakukan Operasi Sarang Narkoba Serentak, Ribuan Pil Diamankan
- 6Ofero Ride Fest 2026 Hadir di Semarang, Kenalkan Motor Listrik Carria 1 dengan Jarak Tempuh 130 Kilometer
- 7Kapan Balapan F1 Berikutnya? GP Amerika Serikat 2026 di Austin, Ini Jadwal Lengkapnya
- 8Dell XPS 16 RTX Spark Resmi Dijual, Harga Tembus Rp60 Jutaan dan Lebih Mahal dari Asus ProArt P16
- 915 Rekomendasi Film Komedi Indonesia di Netflix, Ceritanya Kocak dan Bikin Mood Balik Lagi!
- 10Garmin Enduro 4 Resmi Meluncur, Baterai Tahan hingga 90 Hari dan Bazel Titanium





