Jateng

Kapan Balapan F1 Berikutnya? GP Amerika Serikat 2026 di Austin, Ini Jadwal Lengkapnya

Theo Adi Pratama | 12 Oktober 2026, 09:40 WIB
Kapan Balapan F1 Berikutnya? GP Amerika Serikat 2026 di Austin, Ini Jadwal Lengkapnya

JATENG.AKURAT.CO, Setelah menyelesaikan balapan di Singapura, para pembalap Formula 1 kini bersiap melanjutkan persaingan ke Amerika Serikat.

Kemenangan Max Verstappen di Marina Bay menjadi modal penting menjelang seri berikutnya, yakni United States Grand Prix 2026 di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Texas. Lantas, kapan jadwal F1 GP Amerika Serikat 2026 dan pukul berapa balapan dimulai bagi penonton di Indonesia?

Balapan di Austin dijadwalkan berlangsung pada 23–25 Oktober 2026 dan menjadi seri ke-18 dalam kalender F1 musim ini. Namun, perhatian penggemar kali ini tidak hanya tertuju pada persaingan di lintasan.

Ada kemungkinan momen besar terjadi di COTA, terutama bagi Kimi Antonelli yang disebut memiliki peluang untuk mengamankan gelar juara dunia pertamanya. Di sisi lain, Verstappen juga datang dengan ambisi melanjutkan tren positif bersama Red Bull.

Baca Juga: Rekor F1 Sepanjang Masa Usai GP Singapura: Hamilton Tak Tersentuh, Verstappen Naik Daun

Jadwal F1 GP Amerika Serikat 2026 dan Jam Tayang di Indonesia

Berbeda dengan seri Singapura yang menggunakan format sprint, GP Amerika Serikat di Austin tahun ini dijadwalkan memakai format Grand Prix reguler. Penggemar akan menyaksikan tiga sesi latihan bebas, kualifikasi, hingga balapan utama yang berlangsung pada Minggu.

Rangkaian balapan dimulai pada Jumat, 23 Oktober 2026. Sesi latihan bebas pertama (FP1) dijadwalkan berlangsung pukul 12.30 waktu setempat, disusul FP2 pada pukul 16.00. Persaingan untuk menentukan posisi start berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober, melalui sesi kualifikasi pukul 16.00.

Balapan utama kemudian digelar pada Minggu, 25 Oktober, pukul 15.00 waktu Austin. Karena perbedaan zona waktu, penggemar di Indonesia perlu bersiap menonton pada Senin dini hari, 26 Oktober, sekitar pukul 03.00 WIB.

Perbedaan waktu juga menjadi perhatian bagi penonton di Inggris. Pada hari balapan, Inggris memasuki periode Greenwich Mean Time (GMT) setelah berakhirnya British Summer Time (BST). Karena itu, penonton sebaiknya memeriksa kembali jadwal siaran agar tidak melewatkan awal balapan.

Kimi Antonelli Berpeluang Mengunci Gelar Juara Dunia

GP Amerika Serikat 2026 berpotensi menjadi salah satu balapan paling menentukan musim ini. Bukan hanya karena persaingan antartim semakin ketat, tetapi juga karena posisi Kimi Antonelli di klasemen membuatnya berpeluang mengakhiri perebutan gelar lebih awal.

Pembalap muda Mercedes tersebut memimpin klasemen dengan keunggulan 102 poin atas rekan setimnya, George Russell. Hasil positif di Singapura, ketika Antonelli finis di posisi ketiga, ikut memperkuat posisinya dalam persaingan menuju gelar juara dunia.

Dengan keunggulan sebesar itu, Austin disebut sebagai salah satu kesempatan bagi Antonelli untuk memastikan gelar pertamanya, bergantung pada hasil balapan dan perhitungan poin para pesaingnya. Jika berhasil menjadi juara dunia pada usia yang sangat muda, ia berpotensi mencatatkan rekor baru dalam sejarah Formula 1.

Meski demikian, gelar juara belum bisa dianggap pasti. Antonelli tetap harus melewati balapan dengan hasil maksimal, sementara Russell dan para pesaing lainnya masih berpeluang memengaruhi perhitungan klasemen. Tekanan di Austin pun diperkirakan tidak hanya datang dari lawan di lintasan, tetapi juga dari besarnya perhatian terhadap peluang sejarah tersebut.

Max Verstappen Ingin Melanjutkan Kebangkitan Red Bull

Di kubu Red Bull, Max Verstappen datang dengan kepercayaan diri yang meningkat. Kemenangan di Singapura menjadi hasil penting setelah performa tim sempat mengalami pasang surut pada pertengahan musim.

Dalam catatan yang menyertai persaingan musim ini, Verstappen juga disebut meraih kemenangan beruntun di Sepang dan Singapura. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa Red Bull masih mampu bersaing di barisan depan ketika mobil dan strategi tim bekerja dengan baik.

Kemenangan di Marina Bay menambah koleksi Verstappen menjadi 73 kemenangan grand prix sepanjang kariernya. Ia juga disebut hanya terpaut delapan poin dari Lewis Hamilton dalam persaingan klasemen untuk memperebutkan posisi ketiga pada akhir musim.

Circuit of The Americas bisa menjadi tempat yang menarik bagi Verstappen untuk melanjutkan momentumnya. Salah satu bagian paling terkenal dari sirkuit ini adalah Tikungan 1, yang berada setelah tanjakan tajam di akhir lintasan lurus utama. Area tersebut kerap menghadirkan peluang bagi pembalap untuk mencoba menyalip, terutama pada putaran pertama.

Meski begitu, karakter sirkuit bukan satu-satunya penentu hasil. Strategi pit stop, pemilihan ban, serta kemampuan menjaga kecepatan sepanjang balapan tetap akan memainkan peran besar.

Mengenal Circuit of The Americas, Sirkuit Ikonik di Austin

Circuit of The Americas bukan sekadar tempat penyelenggaraan GP Amerika Serikat. Sejak pertama kali menggelar balapan Formula 1 pada 2012, sirkuit ini telah menjadi salah satu lokasi penting dalam kalender kejuaraan dunia.

Lintasannya memiliki panjang 5,513 kilometer dan memadukan berbagai karakter tikungan. Ada bagian cepat yang menuntut keberanian pembalap, sektor teknis yang membutuhkan ketepatan, hingga rangkaian tikungan yang membuat pengelolaan ban menjadi sangat penting.

Desain COTA juga mengingatkan penggemar pada sejumlah sirkuit legendaris di dunia. Beberapa tikungannya memiliki karakter yang menyerupai Silverstone dan Suzuka, sementara bagian stadion menghadirkan suasana yang khas saat dipenuhi penonton.

Balapan perdana F1 di COTA pada 2012 dimenangi Lewis Hamilton ketika masih membela McLaren. Lebih dari satu dekade berselang, Hamilton masih menjadi bagian dari persaingan Formula 1 dan terus menambah pengalaman di salah satu sirkuit yang pernah memberinya kemenangan.

GP Amerika Serikat di Austin dijadwalkan berlangsung selama 56 putaran dengan total jarak balapan 308,405 kilometer. Dengan kombinasi lintasan lurus panjang dan tikungan teknis, pembalap harus menjaga keseimbangan antara kecepatan serta konsistensi sepanjang balapan.

Penjualan Tiket GP Austin Diprediksi Meningkat

Antusiasme terhadap GP Amerika Serikat juga terlihat dari tingginya minat penonton yang ingin menyaksikan balapan langsung di Austin. Penyelenggara memperkirakan jumlah pengunjung berpotensi melampaui catatan tahun sebelumnya.

Bobby Epstein, pendiri Circuit of The Americas, menyampaikan kepada Reuters bahwa penjualan tiket berada di jalur yang menjanjikan. Ia bahkan memperkirakan jumlah penonton berpeluang melampaui rekor sebelumnya, meskipun muncul kekhawatiran terkait perubahan regulasi Formula 1.

Upaya memperbaiki akses menuju sirkuit turut mendukung rencana tersebut. Perbaikan jalan dan penambahan lajur di kawasan sekitar COTA disebut memungkinkan kapasitas tambahan hingga 30.000 penonton per hari.

Bagi penggemar yang berencana hadir langsung, GP Austin menawarkan kesempatan menyaksikan persaingan para pembalap dari dekat. Apalagi, jika perebutan gelar Antonelli benar-benar mencapai titik penentuan di seri ini, atmosfer di tribun bisa menjadi semakin menarik.

GP Amerika Serikat 2026 Bisa Menjadi Balapan Penentu

Jadwal F1 GP Amerika Serikat 2026 pada 23–25 Oktober menjadi salah satu agenda penting menjelang akhir musim. Austin bukan hanya menawarkan pertarungan kecepatan di COTA, tetapi juga berpotensi menjadi saksi momen penting dalam persaingan gelar juara dunia.

Kimi Antonelli datang dengan peluang untuk mengukir sejarah, sementara Max Verstappen berusaha menjaga momentum kebangkitannya bersama Red Bull. Di sisi lain, para pembalap lain tentu tidak akan membiarkan persaingan berjalan begitu saja.

Bagi penonton di Indonesia, balapan utama dapat disaksikan pada Senin dini hari, 26 Oktober, sekitar pukul 03.00 WIB sesuai jadwal yang disebutkan. Pastikan untuk memeriksa jadwal siaran resmi menjelang akhir pekan balapan, terutama jika ada perubahan waktu atau penyesuaian dari penyelenggara.

Satu hal yang pasti, GP Austin layak dinantikan. Persaingan di lintasan akan menjadi daya tarik utama, tetapi peluang terciptanya sejarah baru membuat balapan kali ini memiliki arti lebih besar daripada sekadar perebutan kemenangan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.