Rekor F1 Sepanjang Masa Usai GP Singapura: Hamilton Tak Tersentuh, Verstappen Naik Daun

JATENG.AKURAT.CO, Perdebatan soal siapa pembalap terbaik sepanjang sejarah Formula 1 (F1) sepertinya tak akan pernah benar-benar selesai.
Setiap generasi punya jagoannya sendiri, mulai dari Michael Schumacher dan Lewis Hamilton hingga Max Verstappen yang masih aktif menambah koleksi kemenangannya.
GP Singapura 2026 pun kembali menjadi sorotan setelah Verstappen mencatatkan hasil penting di Marina Bay.
Kemenangan tersebut bukan hanya menambah catatan prestasinya, tetapi juga mempertegas posisinya di antara para pembalap dengan jumlah kemenangan terbanyak sepanjang sejarah F1.
Balapan di Marina Bay Circuit berlangsung istimewa bagi Verstappen. Pembalap Red Bull itu akhirnya meraih kemenangan pertamanya di sirkuit jalanan Singapura setelah memulai balapan dari pole position.
Ia mampu mempertahankan keunggulan hingga garis finis, sementara Charles Leclerc harus puas menempati posisi kedua dan Kimi Antonelli melengkapi podium di urutan ketiga.
Hasil ini membuat koleksi kemenangan Verstappen bertambah menjadi 73 grand prix. Angka tersebut menempatkannya di posisi ketiga dalam daftar pembalap dengan kemenangan terbanyak sepanjang sejarah Formula 1.
Daftar Kemenangan F1 Sepanjang Masa: Hamilton Masih di Puncak
Meski Verstappen terus mendekat, rekor kemenangan Lewis Hamilton masih menjadi patokan bagi para pembalap generasi sekarang. Hamilton memimpin daftar dengan 106 kemenangan, sedangkan Michael Schumacher berada di posisi kedua dengan 91 kemenangan.
Verstappen menempati urutan ketiga dengan 73 kemenangan. Di bawahnya, Sebastian Vettel mengoleksi 53 kemenangan, disusul Alain Prost dengan 51 kemenangan.
Persaingan di kelompok pembalap dengan jumlah kemenangan lebih sedikit juga menarik untuk dicermati. Lando Norris kini menyamai catatan 13 kemenangan milik David Coulthard. Sementara itu, Kimi Antonelli dan George Russell masing-masing telah mengumpulkan delapan kemenangan.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa persaingan di F1 tidak hanya berkutat pada nama-nama besar yang sudah lama dikenal. Para pembalap muda mulai membangun rekam jejak mereka sendiri, meskipun perjalanan untuk menyamai pencapaian para legenda tentu masih panjang.
Kimi Antonelli Berpeluang Mencetak Sejarah
Perhatian tak hanya tertuju pada Verstappen. Kimi Antonelli juga menjadi salah satu nama yang paling banyak dibicarakan setelah menunjukkan performa impresif sepanjang musim 2026.
Dalam klasemen sementara pembalap, Antonelli memimpin dengan 340 poin. Ia unggul 102 poin dari rekan setimnya di Mercedes, George Russell. Keunggulan tersebut membuat peluang Antonelli untuk mengamankan gelar juara dunia semakin terbuka.
Balapan di Austin, Amerika Serikat, disebut-sebut bisa menjadi momen penting bagi Antonelli. Jika mampu memenuhi syarat untuk mengunci gelar pada seri tersebut, ia berpeluang mencatatkan sejarah sebagai juara dunia termuda dalam sejarah Formula 1.
Namun, persaingan belum sepenuhnya berakhir. Setiap balapan masih menyimpan kemungkinan perubahan hasil, terlebih ketika tekanan semakin besar menjelang akhir musim. Antonelli memang berada dalam posisi menguntungkan, tetapi ia tetap harus menjaga konsistensi jika ingin mengakhiri musim dengan gelar juara dunia.
Max Verstappen Kembali Menekan Lewis Hamilton
Di sisi lain, kemenangan di Singapura menjadi tambahan modal penting bagi Verstappen dalam persaingan klasemen musim ini. Hasil tersebut membuat posisinya semakin dekat dengan Hamilton, dengan selisih yang disebut hanya delapan poin.
Jarak yang tipis ini membuat perebutan posisi di klasemen semakin menarik untuk diikuti. Verstappen memiliki pengalaman panjang dalam persaingan gelar juara, sedangkan Hamilton sudah berulang kali membuktikan kemampuannya menghadapi tekanan di level tertinggi.
Keduanya tentu masih harus melewati balapan-balapan berikutnya sebelum posisi akhir dapat dipastikan. Karena itu, hasil di Singapura bisa menjadi titik penting, tetapi belum cukup untuk menentukan siapa yang akan mengakhiri musim dengan catatan terbaik.
Lebih dari Tujuh Dekade Sejarah Kemenangan Formula 1
Sejak kejuaraan dunia Formula 1 pertama kali digelar pada 1950, olahraga ini telah melahirkan banyak pembalap hebat. Sebagian berhasil meraih satu atau dua kemenangan, sementara yang lain mampu mempertahankan dominasi selama bertahun-tahun.
Giuseppe Farina dan Juan Manuel Fangio termasuk nama penting pada era awal F1. Seiring berjalannya waktu, daftar pembalap pemenang terus bertambah, diikuti perubahan teknologi mobil, strategi tim, serta tingkat persaingan di lintasan.
Meski begitu, meraih kemenangan secara konsisten bukan perkara mudah. Seorang pembalap membutuhkan kecepatan, kemampuan membaca situasi balapan, strategi yang tepat, serta dukungan tim yang solid. Tak heran jika hanya segelintir nama yang mampu mengumpulkan puluhan kemenangan sepanjang karier mereka.
Rekor kemenangan juga bukan satu-satunya ukuran untuk menentukan siapa pembalap terbaik. Gelar juara dunia, konsistensi, kemampuan beradaptasi, hingga pengaruh terhadap perkembangan olahraga turut menjadi bahan pertimbangan. Itulah sebabnya perdebatan tentang pembalap terhebat F1 selalu menarik dan sulit menghasilkan satu jawaban mutlak.
Siapa Pembalap Terhebat dalam Sejarah F1?
Jika ukurannya adalah jumlah kemenangan grand prix, Lewis Hamilton masih memegang keunggulan dengan 106 kemenangan, diikuti Michael Schumacher dengan 91 kemenangan dan Max Verstappen dengan 73 kemenangan berdasarkan data dalam artikel ini.
Namun, angka-angka tersebut tidak serta-merta mengakhiri perdebatan. Schumacher dikenang lewat dominasinya bersama Ferrari, Hamilton melalui konsistensi dan rentetan prestasinya, sedangkan Verstappen terus membangun warisannya di era modern F1.
Antonelli pun mulai mencuri perhatian dengan peluang mencetak sejarah pada usia muda. Jika mampu mempertahankan performanya, ia berpotensi menjadi salah satu tokoh penting dalam generasi berikutnya.
Pada akhirnya, GP Singapura 2026 menghadirkan lebih dari sekadar kemenangan Verstappen. Balapan ini kembali mengingatkan kita bahwa sejarah Formula 1 selalu bergerak. Hamilton masih memimpin daftar kemenangan, Verstappen terus menambah koleksi prestasinya, dan Antonelli mulai menunjukkan bahwa masa depan F1 bisa menghadirkan cerita besar yang baru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Drama VAR! Persib vs Dewa United, Maung Dibikin Geram! Penalti di Akhir Laga Tak Diberikan
- 2Prediksi Skor Deltras FC vs Persela Lamongan: Duel Sengit Perebutan Puncak Klasemen Pegadaian Championship 2026/27
- 3MotoGP Mandalika 2026: Acosta dan Marquez Saling Memberi Posisi demi Hindari Penalti
- 4Polda Jateng bersama BNN dan POM Lakukan Operasi Sarang Narkoba Serentak, Ribuan Pil Diamankan
- 5Semarang Heritage Night Run 2026 Hadirkan Sensasi Lari Malam di Tengah Kekayaan Budaya Kota Lama
- 6DPP Unnes Kucurkan Beasiswa Rp 3,38 Miliar untuk 530 Mahasiswa Kurang Mampu
- 7Tiga Hari Kendalikan Bara TPA Jatibarang, Pemkot Semarang Terapkan Teknologi Thermal
- 8Ofero Ride Fest 2026 Hadir di Semarang, Kenalkan Motor Listrik Carria 1 dengan Jarak Tempuh 130 Kilometer
- 9PSIS Semarang Bidik Kemenangan Keempat, Misi Tekuk Persiraja Bidik Pemuncak Klasemen Grup A!
- 10Dell XPS 16 RTX Spark Resmi Dijual, Harga Tembus Rp60 Jutaan dan Lebih Mahal dari Asus ProArt P16





