Jateng

Perempuan Pesisir Wedung Demak Berdaya, Mampu Produksi 1 Ton Ikan Asin Sehari

Theo Adi Pratama | 7 November 2023, 14:28 WIB
Perempuan Pesisir Wedung Demak Berdaya, Mampu Produksi 1 Ton Ikan Asin Sehari

AKURAT.CO DEMAK - TPI Wedung Demak menjadi salah satu sentra produksi ikan asin di Kabupaten Demak, Jawa Tengah yang mampu produksi lebih dari 1 ton per hari dari belasan jenis ikan, Minggu (29/10/2023).

Menariknya proses pembuatan ikan asin ini mayoritas diolah oleh puluhan perempuan dari tahap awal hingga proses pengeringan yang dimulai dari pukul 07.00 WIB - 12.00 WIB.

Baca Juga: Kemarau Panjang Harga Garam Demak Turun jadi Seribu, Dinlutkan: Masih di Atas Rata-Rata

Salah satu pengusaha ikan asin di TPI Wedung Demak, Muhammad Zanib (55) mengatakan, dari tempat usahanya ia memproduksi lebih dari 14 ikan setiap hari.

"Macam-macam ada  ikan layur, blusuk, petek, kembung, dan lemang dan lain-lain," ujarnya Zanib.

Baca Juga: Berkah El Nino, Produksi Garam Demak Melimpah Sentuh 59.176.308 Kilogram Sebulan

Ia menyebut, dalam sehari mampu produksi hingga 1 kuintal, sedangkan pada musim kemarau bisa mencapai 1 ton per hari yang kemudian dipasarkan di berbagai kota di Jawa Tengah yang dijual mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 80 ribu per kilogram.

"Kemarau itu panen (ikan) banyak, sehari bisa 1 ton 2 kuintal (ikan asin). Kalau kirim sampai ke Magelang, Temanggung, Purworejo, Solo, Yogyakarta," terangnya.

Baca Juga: Hindari 5 Jenis Makanan Ini Jika Tak Mau Kena Penyakit Diabetes di Usia Muda

Zanib menjelaskan, proses awal pembuatan dari ikan segar diberi es dan dikasih garam pada sore hari kemudian didiamkan semalam.

Selanjutnya ikan dibersihkan dari kotoran dan kemudian dijemur untuk dikeringkan yang memakan waktu satu hingga dua hari.

"Setelah dibelah ditata untuk dijemur, kalau panas dalam sehari bisa setengah kering, menyesuaikan ketebalan daging ikan," tandas Zanib. (ADV/Pemkab Demak) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.