Nelayan Demak Temukan Mayat Tanpa Identitas di Perairan Jepara, Ini Ciri-cirinya

JATENG.AKURAT.CO, Warga Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara digegerkan dengan penemuan mayat di perairan Jepara, Rabu (24/12).
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan bernama Ahmad Faroki (25), warga Desa Kedungputih, Kecamatan Kedung, Kabupaten Demak, pada pukul 11.00 WIB.
Setelah menemukan mayat tanpa identitas tersebut, ia kemudian melaporkannya ke Kades Kedungmalang, Jamal (40).
Kapolsek Kedung, AKP Dasiyo menjelaskan, mulanya, Faroki melaut hingga ke tengah perairan laut Jepara. Di tengah lautan itu, ia kemudian menemukan sesosok mayat yang terapung.
Saat ditemukan, mayat tersebut masih mengenakan kemeja warna krem dan celana pendek warna cokelat.
”Mayat ditemukan dalam kondisi terapung. Lalu diangkat ke atas perahu,” kata AKP Dasiyo.
Ia mengungkapkan, mayat itu ditemukan di perairan yang berjarak sekitar 8 mil dari bibir pantai Kedungmalang. Mayatpun kemudian dibawa ke darat untuk diidentifikasi.
Setelah dilakukan pemeriksaan dari Puskesmas Kedung III, mayat tersebut diperkirakan berusia 60 tahun, memiliki tingi badan 160 sentimeter dan berat badan 62 kilogram.
Dokter menemukan luka lebam pada dahi mayat itu. Mata sebelah kiri sudah tidak ada dan lidah dalam kondisi menjulur.
"Diperkirakan, mayat tanpa identitas itu sudah meninggal dunia sekitar 12 jam atau sehari sebelum ditemukan,” tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?









