Berkah El Nino, Produksi Garam Demak Melimpah Sentuh 59.176.308 Kilogram Sebulan

AKURAT.CO DEMAK - Kemarau panjang dampak El Nino justru membawa berkah tersendiri bagi Petambak Garam di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, panasnya suhu udara yang ada produksi melimpah sentuh 59.176.308 kilogram dalam sebulan.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (Dinlutkan) Demak, Sulchan mengatakan, El Nino berdampak positif bagi petambak garam. Produksi per 30 September 2023 sentuh 59.176.308 kilogram.
Baca Juga: Hindari 5 Jenis Makanan Ini Jika Tak Mau Kena Penyakit Diabetes di Usia Muda
"Jadi dampak adanya El Nino yang berdampak pada kemarau yang cukup panjang ya, suhu yang panas ini menjadikan dampak positif khususnya bagi petambak garam. Hasil produksi 30 September 59.176.308 kilogram," ujar Sulchan saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (27/10/2023).
Menurutnya, peningkatan produksi garam di daerah Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak sudah dirasakan sejak Agustus 2023.
Baca Juga: Pandawa Ganjar Optimistis Bisa Raih Suara Anak Muda Bagi Pasangan Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024
"Mungkin Agustus, September ya, ketika sudah mulai produksi, karena tahun kemarin kan produksinya sedikit, karena kemaraunya basah," katanya.
Kendati demikian, Sulchan tidak menyebutkan detail jumlah detail produksi pada tahun 2022 yang dirasa mengalami penurunan karena kemarau basah.
Baca Juga: Pekan Kedua Liga 3 Jawa Tengah 2023 Siap Bergulir, Berikut Jadwal Pertandingan Sengit di Semua Grup
Kata Sulchan, melimpahnya produksi garam di Kabupaten Demak juga pernah terjadi pada tahun 2018 dan 2019 lalu, dimana 1 hektar tambak mampu produksi 100 - 120 ton.
"Per hektar bisa mencapai lebih dari 100 ton, lebih dari 100 ton kadang mencapai 120. Total kita dulu pada saat bagus 173 ribu ton per tahun di Kabupaten Demak," terangnya.
Baca Juga: Pelatih Mali U-17 Soumaila Coulibaly Berambisi di Piala Dunia U-17 2023
Sulchan menyebut, berdasarkan prediksi BMKG musim kemarau akan berlangsung hingga November 2023, untuk saat ini di wilayah Wedung belum turun hujan.
"BMKG itu, November ini kalau tidak salah, ya itu nanti sudah mulai (hujan) jadi di Wedung sendiri informasinya belum hujan. Nanti perkiraan November semoga tengah bulan November nanti," tukas Sulchan. (ADV/Pemkab Demak)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?










