Jateng

Berkah El Nino, Produksi Garam Demak Melimpah Sentuh 59.176.308 Kilogram Sebulan

Theo Adi Pratama | 7 November 2023, 14:19 WIB
Berkah El Nino, Produksi Garam Demak Melimpah Sentuh 59.176.308 Kilogram Sebulan

AKURAT.CO DEMAK - Kemarau panjang dampak El Nino justru membawa berkah tersendiri bagi Petambak Garam di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, panasnya suhu udara yang ada produksi melimpah sentuh 59.176.308 kilogram dalam sebulan.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (Dinlutkan) Demak, Sulchan mengatakan, El Nino berdampak positif bagi petambak garam. Produksi per 30 September 2023 sentuh 59.176.308 kilogram.

Baca Juga: Hindari 5 Jenis Makanan Ini Jika Tak Mau Kena Penyakit Diabetes di Usia Muda

"Jadi dampak adanya El Nino yang berdampak pada kemarau yang cukup panjang ya, suhu yang panas ini menjadikan dampak positif khususnya bagi petambak garam. Hasil produksi 30 September 59.176.308 kilogram," ujar Sulchan saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (27/10/2023).

Menurutnya, peningkatan produksi garam di daerah Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak sudah dirasakan sejak Agustus 2023.  

Baca Juga: Pandawa Ganjar Optimistis Bisa Raih Suara Anak Muda Bagi Pasangan Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024

"Mungkin Agustus, September ya, ketika sudah mulai produksi, karena tahun kemarin kan produksinya sedikit, karena kemaraunya basah," katanya.

Kendati demikian, Sulchan tidak menyebutkan detail jumlah detail produksi pada tahun 2022 yang dirasa mengalami penurunan karena kemarau basah.

Baca Juga: Pekan Kedua Liga 3 Jawa Tengah 2023 Siap Bergulir, Berikut Jadwal Pertandingan Sengit di Semua Grup

Kata Sulchan, melimpahnya produksi garam di Kabupaten Demak juga pernah terjadi pada tahun 2018 dan 2019 lalu, dimana 1 hektar tambak mampu produksi 100 - 120 ton.

"Per hektar bisa mencapai lebih dari 100 ton, lebih dari 100 ton kadang mencapai 120. Total kita dulu pada saat bagus 173 ribu ton per tahun di Kabupaten Demak," terangnya.

Baca Juga: Pelatih Mali U-17 Soumaila Coulibaly Berambisi di Piala Dunia U-17 2023

Sulchan menyebut, berdasarkan prediksi BMKG musim kemarau akan berlangsung hingga November 2023, untuk saat ini di wilayah Wedung belum turun hujan.

"BMKG itu, November ini kalau tidak salah, ya itu nanti sudah mulai (hujan) jadi di Wedung sendiri informasinya belum hujan. Nanti perkiraan November semoga tengah bulan November nanti," tukas Sulchan.  (ADV/Pemkab Demak) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.