Jateng

Tempat Bernuansa Mistis: Keajaiban dan Misteri Makam Sentono di Desa Keras

Theo Adi Pratama | 28 Januari 2024, 06:00 WIB
Tempat Bernuansa Mistis: Keajaiban dan Misteri Makam Sentono di Desa Keras

AKURAT.CO Misteri, Di Desa Keras, Kecamatan Diwek, terdapat sebuah makam yang menyimpan keunikan tidak seperti bangunan makam pada umumnya.

Makam-makam tersebut, yang berada di dalam pagar setinggi kurang lebih setengah meter, membujur tidak dari utara ke selatan seperti kebanyakan makam, melainkan dari timur ke barat.

Keunikan ini membuatnya menjadi objek penuh misteri dan keajaiban, terutama karena dianggap dijaga oleh sosok jin yang suka mengganggu warga sekitar.

Baca Juga: Mengungkap Misteri Sejarah Situs Arca Gupolo di Sekitar Candi Prambanan

Suasana Mistis yang Terasa

Saat memasuki area makam, suasana mistis sangat terasa.

Pagar setinggi setengah meter memisahkan keenam makam ini dari lingkungan sekitarnya.

Pintu masuknya dihiasi dengan patung burung elang berwarna keemasan.

Di atas setiap makam terdapat payung berwarna biru dan kuning, memberikan tampilan yang unik dan khas.

Terdapat juga musala di area makam, menunjukkan bahwa tempat ini bukan hanya menjadi tempat pemakaman, tetapi juga tempat ibadah.

Meskipun mitos mengatakan bahwa sosok jin pengganggu berada di sini, tetapi tak jarang warga setempat datang untuk berziarah, mencari keberkahan, dan berdoa.

Asal Usul Makam Misterius

Menurut Sumiatun, juru kunci makam Sentono, makam ini adalah makam tertua di Desa Keras.

Merupakan pemakaman seorang pembabat desa bernama mbah Soni.

Konon, mbah Soni berasal dari Blitar, namun tak diketahui dengan pasti alasan mengapa ia akhirnya menetap dan menjadi pembabat di Desa Keras.

Baca Juga: Misteri dan Kejanggalan di Tol Cipularang: Perjalanan yang Lebih dari Sekadar Jarak Tempuh

Kepercayaan dan Gangguan Gaib

Makam ini dikenal sangat mistis karena diyakini sebagai tempat yang dijaga oleh sosok gaib. Penunggu di sini kerap mengganggu warga sekitar, terutama mereka yang memiliki niatan tidak baik.

Banyak laporan tentang penampakan sosok orang bertubuh besar seperti jin dan kasus kerasukan yang terjadi di sekitar area makam.

Namun, meski keberadaannya menakutkan, makam Sentono tetap menjadi tujuan ziarah masyarakat, terutama pada malam Jumat Legi.

Pada waktu tersebut, banyak peziarah dari luar kota yang datang untuk mencari keberkahan, memasang dupa, dan melakukan kegiatan keagamaan.

Arah Makam yang Unik

Keunikan lain dari makam ini terletak pada arahnya yang membujur timur ke barat, berbeda dengan mayoritas makam yang membujur dari utara ke selatan.

Sumiatun menjelaskan bahwa arah ini adalah permintaan langsung dari mbah Soni.

Masyarakat dulu menuruti permintaan tersebut, dan menurut mbah Soni, menghadap Tuhan tidak harus selalu menghadap utara atau selatan.

Baca Juga: Misteri dan Kesunyian di Jalur Cadas Pangeran, Sumedang: Kisah Mistis di Balik Sunyi Senyapnya Sebuah Jalan

Pengikut Setia Mbah Soni

Selain mbah Soni, Sumiatun juga menceritakan tentang lima sosok makam yang berada di sebelahnya.

Menurut penuturan leluhur Sumiatun, mereka adalah pengikut setia mbah Soni, bahkan ada yang berasal dari kalangan Cina.

Sayangnya, makam tersebut terlihat kurang terawat, dan yang bertanggung jawab atas pemeliharaannya adalah keluarga sendiri.

Meskipun dianggap sebagai tempat yang penuh misteri, makam Sentono tetap menjadi bagian dari sejarah dan kepercayaan masyarakat Desa Keras.

Keunikan arah makam dan keberadaan sosok gaib di sini memberikan nuansa yang berbeda, menjadikannya sebagai destinasi yang menarik bagi mereka yang tertarik dengan keajaiban dan kepercayaan lokal.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.