9 FAKTA TERGILA Gedung Putih Amerika: Dari Lorong Rahasia Angkatan Laut, Domba Pemotong Rumput, Hingga Batu Pondasi Hilang yang Mengguncang Sejarah!

JATENG.AKURAT.CO, Gedung Putih (The White House) di 1600 Pennsylvania Avenue, Washington D.C., adalah simbol kekuasaan dan demokrasi Amerika Serikat. Namun, di balik fasad klasiknya yang anggun, tersembunyi fakta-fakta sejarah, misteri, dan kejadian aneh yang jauh lebih gila daripada yang ada di buku pelajaran.
Berikut adalah 10 fakta paling mengejutkan tentang Gedung Putih, dari hantu presiden hingga serangan memalukan yang nyaris menghancurkan Amerika:
1. Hantu Abraham Lincoln Menghantui Kamar Tidur?
Kisah hantu Presiden Abraham Lincoln adalah yang paling terkenal di Gedung Putih. Laporannya sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Tokoh sekelas Winston Churchill dan Ratu Wilhelmina dari Belanda mengklaim pernah mengalami perjumpaan dengannya.
Namun, yang paling terkenal adalah kisah anjing Presiden Ronald Reagan, Rex, yang sering menggonggong ke arah kamar atau berdiri dengan kaki belakang sambil menatap langit-langit, padahal tidak ada siapa-siapa. Konon, sosok Lincoln yang tinggi dan melankolis sering terlihat di dekat Lincoln Bedroom (yang sebenarnya adalah bekas kantornya, bukan kamar tidur) atau Yellow Oval Room. Kehadiran abadi Lincoln menjadi pengingat pedih akan warisan besarnya.
2. Batu Sudut Hilang yang Menyimpan Rahasia Konstitusi Alternatif
Pada 13 Oktober 1792, sebuah upacara Masonik besar, dipimpin oleh George Washington sendiri, diselenggarakan untuk meletakkan batu sudut (cornerstone) pertama Gedung Putih. Sesuai tradisi Freemason, batu itu seharusnya berisi artefak, koin, dan plakat peringatan—sebuah kapsul waktu.
Teori paling liar menyebutkan bahwa batu itu mungkin berisi versi alternatif dari dokumen pendiri Amerika, termasuk Konstitusi dengan visi para Mason tentang bagaimana negara seharusnya berjalan. Meskipun telah dilakukan pencarian ekstensif, termasuk menggunakan radar penembus tanah, lokasi batu fondasi ini tidak pernah ditemukan! Hilangnya batu ini meninggalkan misteri sejarah yang membingungkan sejarawan hingga hari ini.
3. Bunker Rahasia Cold War di Bawah Tanah (PEOC)
Di bawah sayap timur (East Wing) Gedung Putih terdapat jaringan terowongan dan bunker yang diperkuat, dirancang untuk memastikan kelangsungan pemerintahan di saat krisis. Yang paling terkenal adalah Presidential Emergency Operations Center (PEOC).
Bunker ini sangat terkenal karena digunakan oleh Wakil Presiden Dick Cheney dan staf administrasi Bush lainnya sebagai pusat komando yang aman selama serangan teroris 11 September 2001. Selain PEOC, ada rumor tentang terowongan lain yang menghubungkan Gedung Putih dengan Gedung Keuangan (Treasury Building) di dekatnya, menambah mistik kedalaman tersembunyi Gedung Putih.
4. Garis Bawah yang Pahit: Dibangun oleh Budak
Sebuah kebenaran yang sering diabaikan: fondasi Gedung Putih diletakkan dengan kerja keras para budak. Para budak Afrika-Amerika, yang disewa dari pemilik budak lokal atau dipekerjakan langsung oleh pemerintah, memainkan peran penting dalam setiap aspek konstruksi. Mereka menambang batu, menebang kayu, bekerja sebagai tukang kayu, tukang batu, dan tukang plester. Kenyataan pahit ini menjadi pengingat akan asal-usul lembaga Amerika yang seringkali menyakitkan, dibangun di atas punggung mereka yang dirampas kebebasannya.
5. Lorong Bowling Pribadi untuk De-stress
Di tengah kantor formal dan ruang bersejarah, Gedung Putih ternyata memiliki fasilitas rahasia yang mengejutkan: arena bowling. Jalur bowling pertama dipasang di ruang bawah tanah West Wing pada tahun 1947 oleh Presiden Harry S. Truman untuk staf dan keluarganya. Kemudian, Presiden Richard Nixon menambahkan satu jalur baru pada tahun 1969. Fasilitas ini menawarkan cara unik bagi para presiden dan tamu mereka untuk bersantai dan menghilangkan stres.
6. Diserang dan Dibakar oleh Inggris... Setelah Pesta Makan Malam!
Dalam momen paling memalukan bagi Amerika, Gedung Putih dibakar habis oleh pasukan Inggris selama Perang 1812. Pada 24 Agustus 1814, pasukan Inggris berbaris ke Washington D.C. sebagai pembalasan atas serangan Amerika ke Toronto (saat itu bagian dari Kanada).
Namun, yang menambah lapisan penghinaan adalah fakta bahwa, sebelum membakar habis istana kepresidenan, Mayor Jenderal Robert Ross dan perwiranya menemukan meja makan malam lengkap yang ditinggalkan oleh keluarga presiden yang melarikan diri. Mereka pun bersantap, menikmati anggur, daging, dan sayuran yang disiapkan untuk Presiden James Madison dan tamu-tamunya, sebelum dengan sinis bersulang dan membakar gedung tersebut.
7. Domba Sebagai Mesin Pemotong Rumput Resmi
Selama Perang Dunia I, Presiden Woodrow Wilson menunjukkan upaya penghematan perang yang unik. Ia memperkenalkan kawanan 48 ekor domba untuk bertindak sebagai mesin pemotong rumput alami di halaman Gedung Putih yang luas. Selain menjaga rumput tetap rapi, wol mereka dicukur dan dilelang setiap tahun, dengan hasilnya disumbangkan kepada Palang Merah Amerika. Sebuah cara jenius dan tidak konvensional untuk menghemat uang dan berkontribusi pada upaya perang.
8. Lubang Raksasa (Sinkhole) Tiba-tiba Muncul di Halaman Depan
Pada Mei 2018, para wartawan dikejutkan oleh munculnya lubang raksasa (sinkhole) di North Lawn, sangat dekat dengan ruang press briefing. Lubang itu semakin membesar dari hari ke hari, membuat Twitter riuh dengan lelucon politik. Meskipun Badan Taman Nasional meyakinkan bahwa lubang itu "biasa" terjadi di tanah rawa D.C., para groundskeepers harus cepat-cepat menutupnya dengan papan kayu dan pita peringatan. Untuk sesaat, alam seolah "mengolok-olok" politik Amerika.
9. Kecelakaan Pesawat di Halaman Selatan
Pada malam 12 September 1994, sebuah pesawat Cessna 150 bermesin tunggal yang dicuri, menembus wilayah udara terbatas dan mendarat darurat di South Lawn. Pilotnya, Frank Eugene Corder, yang dilaporkan di bawah pengaruh alkohol, mematikan mesinnya dan meluncur dari ketinggian pohon. Insiden yang fatal bagi Corder ini nyaris tidak menewaskan siapa pun karena Presiden Bill Clinton dan keluarganya sedang tidak berada di lokasi. Peristiwa ini membuka mata betapa rentannya tempat tinggal paling terjaga di AS, memaksa perombakan besar-besaran protokol keamanan udara.
Gedung Putih bukan hanya tumpukan batu; ia adalah panggung drama sejarah, tempat kejeniusan dan kekejaman bertemu, dan bahkan tempat hantu presiden masih berkeliaran. Setiap sudut Gedung Putih adalah kapsul waktu yang menyimpan lebih banyak cerita gila daripada yang bisa kita bayangkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










