Bikin Geger! 15 Mitos Kesehatan Rambut yang Sering Dipercaya, Nomor 1 Bikin Kamu Kaget!

JATENG.AKURAT.CO, Mungkin kamu pernah dengar, kalau rambut sering dipotong, pertumbuhannya bakal lebih cepat.
Atau, kalau dicabut, uban bakal tumbuh dua kali lipat? Hati-hati, banyak nasihat seputar perawatan rambut yang ternyata cuma mitos belaka.
Dua ahli rambut, Annabel Kingsley (seorang trikologis) dan Dr. Howard (seorang dermatologis), membongkar 15 mitos yang paling sering kita dengar.
Mitos-Mitos yang Bikin Rambutmu "Tersesat"
1. Mitos: Sering Potong Rambut Bikin Cepat Panjang.
Fakta: Sayangnya, ini tidak benar. Rambut tumbuh sekitar 1,2 cm per bulan, dan memotongnya tidak akan mempercepat proses ini.
2. Mitos: Ketombe Disebabkan Kulit Kepala Kering.
Fakta: Justru sebaliknya! Ketombe (atau seborrheic dermatitis) disebabkan oleh pertumbuhan jamur berlebih pada kulit kepala yang berminyak.
3. Mitos: Keramas Setiap Hari Itu Buruk.
Fakta: Tergantung! Mencuci rambut setiap hari tidak selalu buruk.
Bagi yang punya rambut tipis atau sering berolahraga, keramas setiap hari justru bisa membantu menjaga kebersihan kulit kepala.
4. Mitos: Mencukur Bikin Rambut Tumbuh Lebih Tebal dan Gelap.
Fakta: Mencukur hanya memotong ujung rambut. Ujung yang tumpul setelah dicukur memang terlihat lebih tebal, tapi ini tidak mengubah pertumbuhan atau warna asli rambutmu.
5. Mitos: Mengeringkan Rambut dengan Angin Lebih Baik dari Hair Dryer.
Fakta: Kedua metode bisa merusak rambut jika salah caranya. Mengeringkan dengan angin, terutama saat rambut dikepang, bisa memicu jamur.
Sementara hair dryer aman jika kamu menggunakan pelindung panas (heat protectant).
6. Mitos: Sampo Bikin Rambut Rontok.
Fakta: Keramas justru melepaskan rambut yang memang sudah waktunya rontok.
Rutin keramas itu penting untuk kesehatan kulit kepala, yang juga mendukung pertumbuhan rambut baru.
7. Mitos: Rambut Tumbuh ke Dalam (Ingrown Hair) Hanya Karena Mencukur.
Fakta: Rambut tumbuh ke dalam bisa terjadi akibat metode penghilangan rambut apa pun, termasuk waxing, terutama jika rambutnya putus di tengah.
8. Mitos: Stres Bikin Cepat Beruban.
Fakta: Ini ada benarnya. Faktor utama uban adalah genetik, tapi stres bisa mempercepat prosesnya.
9. Mitos: Cabut Satu Uban, Tumbuh Dua.
Fakta: Mitos ini tidak benar. Mencabut uban tidak akan membuatnya tumbuh lebih banyak, tapi terus-menerus mencabut rambut bisa merusak folikelnya.
10. Mitos: Ujung Rambut Bercabang Bisa Diperbaiki.
Fakta: Sekali bercabang, rambut tidak bisa kembali utuh. Satu-satunya cara adalah memotongnya.
11. Mitos: Kebotakan Cuma Keturunan dari Ibu.
Fakta: Gen kebotakan bisa diturunkan dari sisi ibu maupun ayah.
12. Mitos: Sering Menyisir Rambut Bikin Lebih Sehat.
Fakta: Menyisir berlebihan bisa merusak batang rambut dan menyebabkan rambut patah.
13. Mitos: Minyak Bikin Rambut Cepat Panjang.
Fakta: Minyak tidak bisa mempercepat pertumbuhan rambut.
Lebih baik mengonsumsi lemak sehat dari makanan daripada mengaplikasikannya langsung di kulit kepala.
14. Mitos: Rambut Palsu dan Kepang Selalu Melindungi Rambut.
Fakta: Jika terlalu berat atau ketat, gaya rambut ini justru bisa menyebabkan kerontokan. Penting untuk merawat kulit kepala saat menggunakan gaya rambut seperti ini.
15. Mitos: Sakit Saat Disisir (Tender-Headedness) Itu Normal.
Fakta: Tidak! Nyeri saat disisir bisa jadi tanda peradangan pada kulit kepala dan tidak boleh disepelekan.
Jadi, jika kamu punya masalah rambut, jangan langsung percaya mitos yang beredar.
Lebih baik konsultasi dengan ahli trikologi, dermatologis, atau penata rambut profesional untuk mendapatkan solusi yang tepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










