Jateng

Geger! 13 Mitos Persalinan yang Bikin Ibu Hamil Panik, dari Mitos Panggul Lebar Sampai Makan Makanan Pedas!

Theo Adi Pratama | 15 September 2025, 05:00 WIB
Geger! 13 Mitos Persalinan yang Bikin Ibu Hamil Panik, dari Mitos Panggul Lebar Sampai Makan Makanan Pedas!

JATENG.AKURAT.CO, Persalinan sering kali dianggap sebagai momen paling menegangkan bagi calon ibu.

Namun, banyak informasi yang beredar ternyata hanyalah mitos belaka.

Dua dokter terkemuka, Dr. Laura Riley dan Dr. Dana Goffman, baru-baru ini membongkar 13 mitos umum seputar persalinan yang sering bikin ibu hamil salah paham dan panik.

Mitos vs. Fakta: Membongkar Kesalahan Paling Umum

Para dokter menjelaskan bahwa pengetahuan yang benar bisa membantu ibu hamil lebih tenang dan siap menghadapi proses persalinan.

Berikut adalah beberapa mitos dan fakta yang perlu kamu tahu:

1. Mitos: Panggul yang lebar berarti persalinan lebih mudah.

Fakta: Ini adalah mitos total. Ukuran pinggul tidak mencerminkan ukuran tulang panggul.

Tulang panggul bisa meregang saat kehamilan dan persalinan, jadi ukuran pinggul tidak menentukan kemudahan melahirkan.

2. Mitos: Posisi terbaik untuk melahirkan adalah telentang.

Fakta: Ternyata, berbaring telentang adalah posisi terburuk. Posisi terbaik adalah berbaring miring, duduk, atau bahkan berjalan, tergantung situasinya.

3. Mitos: Makan makanan pedas bisa memicu persalinan.

Fakta: Mitos ini tidak didukung oleh bukti ilmiah. Tidak ada hubungan langsung antara makanan pedas dan kontraksi persalinan.

4. Mitos: Air ketuban pecah tanpa peringatan.

Fakta: Seringkali digambarkan seperti di film, padahal air ketuban bisa juga pecah secara perlahan, menyerupai kebocoran kecil yang sering disalahartikan sebagai buang air kecil.

5. Mitos: Setelah air ketuban pecah, bayi akan segera keluar.

Fakta: Tidak selalu. Lamanya proses ini bergantung pada apakah sudah ada kontraksi dan apakah ini persalinan pertama atau berikutnya.

6. Mitos: Makan plasenta baik untuk kesehatan.

Fakta: Para dokter sangat tidak menyarankan praktik ini. Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim ini dan justru ada risiko infeksi.

Pemulihan terbaik adalah dengan nutrisi, hidrasi, dan istirahat yang cukup.

Mitos dan Fakta Lainnya yang Tak Kalah Penting

Selain mitos-mitos di atas, para dokter juga membahas beberapa hal penting lainnya:

7. Mitos: Persalinan hanya berlangsung beberapa jam.

Fakta: Ini pengecualian, bukan aturan. Rata-rata persalinan pertama bisa memakan waktu 12 hingga 24 jam.

8. Mitos: Dokter menepuk punggung bayi setelah lahir.

Fakta: Ini adalah praktik kuno yang sering terlihat di film. Bayi modern biasanya langsung bernapas dan menangis dengan sendirinya.

Jika tidak, stimulasi lembut seperti menggosok punggung atau menepuk kaki sudah cukup.

9. Mitos: Epidural meningkatkan risiko operasi caesar.

Fakta: Mitos ini salah. Miskonsepsi ini mungkin muncul karena beberapa pasien mendapatkan epidural terlalu dini.

10. Mitos: Epidural harus diambil cepat sebelum terlambat.

Fakta: Tidak ada kata "terlambat" untuk epidural, kecuali jika bayi sudah akan keluar.

11. Mitos: Operasi caesar itu jalan pintas yang mudah.

Fakta: Operasi caesar adalah operasi besar dengan risiko infeksi, pendarahan, dan pembekuan darah yang lebih tinggi. Pemulihannya juga lebih lama.

12. Mitos: Tali pusar harus segera dipotong.

Fakta: Praktek modern lebih menganjurkan "penjepitan tali pusar tertunda" (delayed cord clamping) karena terbukti memiliki manfaat untuk bayi.

13. Mitos: Yoga bisa mengubah posisi bayi sungsang.

Fakta: Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim ini. Posisi bayi bisa berubah dengan sendirinya, bahkan saat sudah mendekati tanggal persalinan.

Dengan mengetahui fakta-fakta ini, para calon ibu bisa lebih siap dan tenang dalam menyambut kelahiran buah hati.

Konsultasikan selalu dengan dokter untuk mendapatkan informasi yang akurat dan sesuai dengan kondisi pribadimu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.