Jateng

Mengungkap Asal Usul dan Sejarah Sebuah Daerah di Indonesia: Kabupaten Trenggalek, Menelusuri Pusaran Waktu di Tanah Gaplek

Theo Adi Pratama | 9 Maret 2024, 12:00 WIB
Mengungkap Asal Usul dan Sejarah Sebuah Daerah di Indonesia: Kabupaten Trenggalek, Menelusuri Pusaran Waktu di Tanah Gaplek

AKURAT.CO, Kabupaten Trenggalek, yang terletak di Provinsi Jawa Timur, memperlihatkan pesona sejarah yang kaya di balik keindahan alamnya.

Dengan luas wilayah mencapai 1.261,40 km2 dan terbagi dalam 14 Kecamatan serta 157 desa, Trenggalek menawarkan sejumlah keajaiban alam dan warisan budaya yang menarik untuk dieksplorasi.

Baca Juga: Mengenal Tokoh Pewayangan dari Sisi Sejarah dan Budaya: Bilung, Raksasa Kecil dalam Dunia Pewayangan Jawa

Perjalanan Sejarah Trenggalek: Dari Prasejarah Hingga Masa Kini

Perjalanan sejarah Trenggalek dimulai jauh sebelum zaman dikenal melalui tanda-tanda prasejarah dan penemuan artefak.

Daerah yang dikenal dengan julukan "Kota Gaplek" ini telah menjadi jalur lalu lintas penting sejak zaman prasejarah, menghubungkan Barat Sampung Ponorogo-Pacitan hingga Timur Wajak menuju Tulung.

Agama Hindu, Islam, dan Buddha telah memberikan warna tersendiri dalam sejarah Trenggalek.

Kedatangan Mpu Sindok dari Mataram dan berdirinya Kerajaan Kahuripan menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Trenggalek.

Kademangan Kampak yang melindungi Mpu Sindok kemudian diangkat sebagai daerah otonomi, mengawali keberadaan Trenggalek sebagai entitas pemerintahan yang mandiri.

Pembentukan Kabupaten Trenggalek secara resmi dicatat dalam Prasasti Kamulan pada tahun 1194 Masehi.

Baca Juga: Mengenal Tokoh Pewayangan dari Sisi Sejarah dan Budaya: Bogadatta, Sang Legenda Pahlawan Perang Bharatayuda

Asal-usul Nama Trenggalek: Jejak Nama yang Membawa Sejarah Panjang

Asal-usul nama Trenggalek memiliki dua interpretasi yang menarik.

Kata "Trenggale" dianggap merujuk pada lokasi yang jauh atau pedalaman dari pusat pemerintahan sebelumnya, seperti Mataram, Kahuripan, Kediri, dan Majapahit.

Sedangkan "Gale" bermakna tempat atau menolak, menjadikan "Trenggale" berarti tempat yang jauh atau aman dari mara bahaya.

Namun, menurut beberapa manuskrip yang dikoleksi oleh Keraton Surakarta, Trenggalek juga diartikan sebagai "daerah produksi gaplek", makanan tradisional yang terbuat dari singkong.

Ini menambah dimensi lain dari asal-usul nama Trenggalek yang kaya akan nuansa sejarah dan budaya.

Baca Juga: Mengenal Tokoh Pewayangan dari Sisi Sejarah dan Budaya: Prabu Bomantara, Kisah Kekuasaan dan Kehancuran Raja Trajutisna

Melangkah di Tanah Gaplek: Menerawang Masa Lalu dan Masa Kini

Sebagai sebuah daerah otonomi yang memiliki sejarah panjang, Trenggalek terus menarik minat para sejarawan dan peneliti budaya.

Melalui jejak-jejak masa lalu yang terukir dalam arsitektur, peninggalan budaya, dan tradisi lokal, Trenggalek menawarkan pelajaran berharga tentang perjalanan panjang sebuah komunitas.

Dengan segala pesona alamnya yang menawan dan warisan sejarahnya yang mengagumkan, Trenggalek tetap menjadi destinasi yang menarik bagi mereka yang ingin menjelajahi dan memahami kekayaan budaya dan sejarah Nusantara.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.