Jateng

Mengenal Tokoh Pewayangan dari Sisi Sejarah dan Budaya: Bogadatta, Sang Legenda Pahlawan Perang Bharatayuda

Theo Adi Pratama | 8 Maret 2024, 16:00 WIB
Mengenal Tokoh Pewayangan dari Sisi Sejarah dan Budaya: Bogadatta, Sang Legenda Pahlawan Perang Bharatayuda

AKURAT.CO, Bogadatta, atau yang dikenal juga sebagai Bogadenta, adalah salah satu tokoh penting dalam epik Mahabharata, terutama dalam perang besar Bharatayuda.

Ia adalah putra dari Prabu Drestarasta, raja negara Astina, dan permaisuri Dewi Gandari, putri dari Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa.

Dalam kisah Mahabharata, Bogadatta adalah bagian dari Sata Kurawa, yang terdiri dari 100 saudara - 99 laki-laki dan 1 perempuan.

Saudara-saudara ini dikenal dalam dunia pewayangan, di antaranya Duryudana (raja negara Astina), Bomawikata, Citraksa, Citraksi, Carucitra, Citrayuda, Citraboma, Durmuka, Durmagati, Dursasana, Durgempo, Gardapati, Gardapura, Kartamarma, Kartadenta, Surtayu, Surtayuda, Wikataboma, Widandini, dan Dewi Dursilawati.

Baca Juga: Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Arya Adimanggala, Kisah Seorang Pahlawan dari Lesanpura

Bogadatta sendiri menjadi raja di negara Turilaya. Ia terkenal karena keahliannya dalam bermain gada, senjata yang menjadi andalannya di medan perang.

Selain kekuatan fisik yang luar biasa, Bogadatta juga dikenal memiliki kendaraan perang yang tangguh, sebuah gajah bernama Murdiningkung.

Bersama dengan pawangnya, seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih, mereka membentuk pasukan yang menakutkan dan tak terkalahkan.

Legenda menyebutkan bahwa jika salah satu di antara mereka mati, dan yang hidup melompati tubuh yang mati, maka yang mati akan hidup kembali.

Baca Juga: Mengenal Tokoh Pewayangan dari Sisi Sejarah dan Budaya: Bathara Brahmanaresi, Kelembutan dan Kehidupan Penuh Kebijaksanaan

Dalam perang Bharatayuda, Bogadatta dan pasukannya maju ke medan perang dengan gagah berani, didampingi oleh gajah Murdiningkung dan Murdiningsih.

Namun, nasib berkata lain ketika mereka bertemu dengan Arjuna, salah satu pahlawan Pandawa, yang memiliki senjata sakti, panah Trisula.

Dalam pertempuran yang epik, Bogadatta dan pasukannya akhirnya tewas di tangan Arjuna, menjadi salah satu kisah tragis dalam perang besar tersebut.

Baca Juga: Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Abiyasa, Pujangga dan Pemimpin Agung dalam Mahabharata

Kisah Bogadatta tidak hanya menjadi bagian dari legenda dalam Mahabharata, tetapi juga menjadi inspirasi dan pembelajaran bagi banyak orang tentang keberanian, kekuatan, dan ketabahan dalam menghadapi tantangan hidup.

Dalam cerita epik ini, Bogadatta adalah simbol dari keberanian yang tiada tanding, tetapi juga menunjukkan bahwa bahkan pahlawan terhebat pun tidak luput dari takdir dan kematian.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.