Tempat Bernuansa Mistis: Keajaiban dan Misteri Makam Sentono di Desa Keras

AKURAT.CO Misteri, Di Desa Keras, Kecamatan Diwek, terdapat sebuah makam yang menyimpan keunikan tidak seperti bangunan makam pada umumnya.
Makam-makam tersebut, yang berada di dalam pagar setinggi kurang lebih setengah meter, membujur tidak dari utara ke selatan seperti kebanyakan makam, melainkan dari timur ke barat.
Keunikan ini membuatnya menjadi objek penuh misteri dan keajaiban, terutama karena dianggap dijaga oleh sosok jin yang suka mengganggu warga sekitar.
Baca Juga: Mengungkap Misteri Sejarah Situs Arca Gupolo di Sekitar Candi Prambanan
Suasana Mistis yang Terasa
Saat memasuki area makam, suasana mistis sangat terasa.
Pagar setinggi setengah meter memisahkan keenam makam ini dari lingkungan sekitarnya.
Pintu masuknya dihiasi dengan patung burung elang berwarna keemasan.
Di atas setiap makam terdapat payung berwarna biru dan kuning, memberikan tampilan yang unik dan khas.
Terdapat juga musala di area makam, menunjukkan bahwa tempat ini bukan hanya menjadi tempat pemakaman, tetapi juga tempat ibadah.
Meskipun mitos mengatakan bahwa sosok jin pengganggu berada di sini, tetapi tak jarang warga setempat datang untuk berziarah, mencari keberkahan, dan berdoa.
Asal Usul Makam Misterius
Menurut Sumiatun, juru kunci makam Sentono, makam ini adalah makam tertua di Desa Keras.
Merupakan pemakaman seorang pembabat desa bernama mbah Soni.
Konon, mbah Soni berasal dari Blitar, namun tak diketahui dengan pasti alasan mengapa ia akhirnya menetap dan menjadi pembabat di Desa Keras.
Baca Juga: Misteri dan Kejanggalan di Tol Cipularang: Perjalanan yang Lebih dari Sekadar Jarak Tempuh
Kepercayaan dan Gangguan Gaib
Makam ini dikenal sangat mistis karena diyakini sebagai tempat yang dijaga oleh sosok gaib. Penunggu di sini kerap mengganggu warga sekitar, terutama mereka yang memiliki niatan tidak baik.
Banyak laporan tentang penampakan sosok orang bertubuh besar seperti jin dan kasus kerasukan yang terjadi di sekitar area makam.
Namun, meski keberadaannya menakutkan, makam Sentono tetap menjadi tujuan ziarah masyarakat, terutama pada malam Jumat Legi.
Pada waktu tersebut, banyak peziarah dari luar kota yang datang untuk mencari keberkahan, memasang dupa, dan melakukan kegiatan keagamaan.
Arah Makam yang Unik
Keunikan lain dari makam ini terletak pada arahnya yang membujur timur ke barat, berbeda dengan mayoritas makam yang membujur dari utara ke selatan.
Sumiatun menjelaskan bahwa arah ini adalah permintaan langsung dari mbah Soni.
Masyarakat dulu menuruti permintaan tersebut, dan menurut mbah Soni, menghadap Tuhan tidak harus selalu menghadap utara atau selatan.
Pengikut Setia Mbah Soni
Selain mbah Soni, Sumiatun juga menceritakan tentang lima sosok makam yang berada di sebelahnya.
Menurut penuturan leluhur Sumiatun, mereka adalah pengikut setia mbah Soni, bahkan ada yang berasal dari kalangan Cina.
Sayangnya, makam tersebut terlihat kurang terawat, dan yang bertanggung jawab atas pemeliharaannya adalah keluarga sendiri.
Meskipun dianggap sebagai tempat yang penuh misteri, makam Sentono tetap menjadi bagian dari sejarah dan kepercayaan masyarakat Desa Keras.
Keunikan arah makam dan keberadaan sosok gaib di sini memberikan nuansa yang berbeda, menjadikannya sebagai destinasi yang menarik bagi mereka yang tertarik dengan keajaiban dan kepercayaan lokal.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional








