Jateng

Peninggalan Bangunan Sejarah di Yogyakarta: SMP Negeri 1 Sleman, Menyelusuri Keindahan Arsitektur Bergaya Indis dan Jejak Sejarahnya

Theo Adi Pratama | 20 Januari 2024, 11:00 WIB
Peninggalan Bangunan Sejarah di Yogyakarta: SMP Negeri 1 Sleman, Menyelusuri Keindahan Arsitektur Bergaya Indis dan Jejak Sejarahnya

AKURAT.CO Sejarah, SMP Negeri 1 Sleman, sebuah institusi pendidikan yang bukan hanya menjadi tempat pembentukan karakter siswa, tetapi juga menjadi saksi bisu perjalanan waktu.

Terletak di Sleman, bangunan ini memiliki daya tarik tersendiri karena bergaya arsitektur Indis, mencerminkan masa kolonial Belanda yang kental.

Dalam kompleksnya, terdapat dua bangunan yang menduga sebagai cagar budaya, yakni bangunan bekas kantor direktur dan rumah dinas.

Baca Juga: Sejarah Gua Jepang 18 di Seloharjo, Bantul DIY: Jejak Misteri dalam Kedalaman Perut Bumi

Bangunan kantor, yang terletak di sisi utara dan menghadap ke timur, memiliki dimensi 26 x 9 meter.

Dibangun di atas pondasi setinggi 120 cm dengan permukaan pondasi yang dihiasi goresan bentuk persegi, menciptakan sebuah karakteristik unik.

Langkah tangga yang menghiasi bagian depan bangunan bertegel kuning dengan ukuran 20 x 20 cm dan terdiri dari 8 anak tangga memberikan kesan megah.

Baca Juga: Bangunan Bersejarah di Yogyakarta: Mengungkap Sejarah dan Kecantikan Bangunan Bekas Kantor Sinder Tebu Madugondo

Lebar tangga bagian bawah sekitar 640 cm, sedangkan bagian atasnya sekitar 258 cm.

Lantai bangunan menggunakan semen berplester dengan motif kotak-kotak berukuran 30 x 30 cm yang ditempatkan secara miring.

Dinding bangunan terbuat dari bata berplester dengan tinggi 435 cm dan tebal 30 cm, kecuali dinding timur ruang tamu yang memiliki tinggi 300 cm dan tebal 15 cm.

Baca Juga: Bangunan Bersejarah di Yogyakarta: Mengungkap Keindahan dan Sejarah Bangunan Bekas Kantor Sinder Tebu Mojosari

Sementara itu, rumah dinas yang terletak di bagian selatan dan menghadap ke timur memiliki dimensi 31 x 23 meter membujur dari barat ke timur.

Bangunan ini berdiri kokoh di atas fondasi setinggi 195 cm dan terdiri dari enam ruangan.

Permukaan fondasi yang dihiasi motif bentuk persegi dengan garis-garis yang tidak beraturan memberikan sentuhan artistik.

Baca Juga: Bangunan Bersejarah di Yogyakarta: Masjid Pathok Negara Babadan, Sebuah Warisan Sejarah dan Kehidupan Beragama di Kauman Babadan

Delapan anak tangga menghiasi bagian depan bangunan ini dengan lebar 660 cm di bagian bawah dan 260 cm di bagian atas.

Selain sebagai lembaga pendidikan, SMP Negeri 1 Sleman juga memegang peranan penting sebagai saksi sejarah.

Bangunan ini menjadi penanda peristiwa masa lalu, khususnya terkait dengan sejarah pabrik gula yang dibangun oleh Kolonial Belanda di Sleman.

Bangunan kantor SMP Negeri 1 Sleman dapat dianggap sebagai manifestasi fisik dari hierarki status pada masa itu, terutama sebagai Rumah Administratur Pabrik Gula Medari.

Dengan corak arsitektur Indis yang megah dan perincian yang sangat teliti pada setiap elemen bangunan, SMP Negeri 1 Sleman bukan sekadar sekolah biasa.

Ia menjadi jendela yang membuka pandangan kita terhadap masa lalu, menceritakan kisah-kisah berharga yang terukir dalam tiap dinding dan langkah tangganya.

Dalam kesederhanaannya, bangunan ini memancarkan keelokan yang timeless, menjadi warisan berharga yang perlu dijaga dan dilestarikan bagi generasi-generasi mendatang.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.