Jateng

Kuliner Lontong Lemprak, Kelezatan Tersembunyi dari Kota Batik, Pekalongan

Theo Adi Pratama | 8 September 2025, 12:33 WIB
Kuliner Lontong Lemprak, Kelezatan Tersembunyi dari Kota Batik, Pekalongan

JATENG.AKURAT.CO, Jika anda sedang berkunjung ke Pekalongan, jangan sampai melewatkan kuliner yang dapat menggugah selera.

Selain terkenal dengan batiknya, Pekalongan juga menyimpan kekayaan kuliner yang pastinya ingin mencicipi.

Salah satu makanan yang harus dicoba adalah Lontong Lemprak, hidangan sederhana namun kaya rasa yang menjadi favorit warga lokal dan wisatawan.

Lontong Lemprak bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga cerminan dari kehidupan dan budaya masyarakat Pekalongan.

Baca Juga: Enaknya Kuliner Soto Tauto, Makanan Khas Pekalongan dengan Sensasi Tauco Didalamnya

Asal Usul Lontong Lemprak

Asal usul nama "Lemprak" sendiri masih menjadi misteri. Ada yang mengatakan bahwa nama ini diambil dari cara penyajiannya yang lesehan (duduk di bawah) atau "nglemprak" dalam bahasa Jawa.

Namun, ada juga yang berpendapat bahwa nama ini berasal dari nama penjual pertama lontong ini.

Lontong Lemprak diperkirakan sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Awalnya, hidangan ini dijual oleh pedagang kaki lima di sekitar pasar atau jalanan di Pekalongan.

Seiring berjalannya waktu, Lontong Lemprak semakin populer dan banyak dijajakan di warung-warung makan hingga restoran.

Baca Juga: Pepaya Aja Kalah! Carica, Buah Ajaib dari Dieng Ini Cuma Ada di 2 Negara, Sering Dipakai Buat Bikin Daging Empuk!

Bahan dan Cara Pembuatan Lontong Lemprak

Lontong Lemprak terdiri dari lontong yang dipotong-potong, disiram dengan kuah sayur labu siam (manisa) yang gurih, ditaburi dengan bawang goreng, dan disajikan dengan sate ayam atau sate sapi sebagai pelengkap.

Kuah sayur labu siam biasanya dibumbui dengan santan, bawang merah, bawang putih, kemiri, cabai, dan bumbu-bumbu lainnya.

Proses pembuatan Lontong Lemprak cukup sederhana. Lontong yang sudah matang dipotong-potong, kemudian disiram dengan kuah sayur labu siam yang hangat.

Sate ayam atau sate sapi yang sudah dibakar ditambahkan sebagai pelengkap.

Terakhir, taburan bawang goreng memberikan aroma dan rasa yang semakin menggugah selera.

Baca Juga: Sego Megono, Nasi Campur Khas Pekalongan yang Melegenda

Ciri Khas Lontong Lemprak

Lontong Lemprak memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dengan hidangan lontong lainnya.

Pertama, kuah sayur labu siamnya yang gurih dan sedikit pedas. Kedua, penggunaan sate ayam atau sate sapi sebagai pelengkap yang memberikan cita rasa yang kaya. Ketiga, penyajiannya yang sederhana namun tetap menggugah selera.

Saat ini, Lontong Lemprak masih menjadi hidangan yang populer di Pekalongan dan sekitarnya.

Lontong Lemprak dapat ditemukan di berbagai warung makan, pasar tradisional, hingga restoran modern.

Bahkan, Lontong Lemprak juga sering menjadi menu sarapan favorit warga Pekalongan.

Lontong Lemprak adalah warisan kuliner yang patut dilestarikan. Selain rasanya yang lezat, Lontong Lemprak juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi.

Jika anda berkunjung ke Pekalongan, jangan lupa untuk mencicipi Lontong Lemprak dan merasakan kelezatan tersembunyi dari kota batik ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.