Jateng

Sego Megono, Nasi Campur Khas Pekalongan yang Melegenda

Theo Adi Pratama | 8 September 2025, 12:27 WIB
Sego Megono, Nasi Campur Khas Pekalongan yang Melegenda

JATENG.AKURAT.CO, Indonesia kaya akan kuliner, dan setiap daerah memiliki hidangan khasnya masing-masing.

Salah satu yang tak boleh dilewatkan adalah Sego Megono, hidangan nasi campur yang berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah.

Sego Megono bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari sejarah dan budaya masyarakat Pekalongan.

Asal Usul Sego Megono

Nama "Megono" berasal dari kata "mergo" (karena) dan "ono" (ada). Secara harfiah, Megono berarti "karena ada".

Maksudnya, hidangan ini dibuat karena adanya bahan-bahan yang tersedia di sekitar masyarakat Pekalongan pada zaman dahulu.

Konon, Sego Megono sudah ada sejak abad ke-19. Pada masa itu, masyarakat Pekalongan yang sebagian besar berprofesi sebagai petani dan nelayan membutuhkan makanan yang praktis, mengenyangkan, dan mudah dibawa ke sawah atau laut.

Oleh karena itu, mereka menciptakan Sego Megono yang terdiri dari nasi, sayuran, dan parutan kelapa yang dibumbui.

Bahan dan Cara Pembuatan Sego Megono

Sego Megono terbuat dari nasi putih yang dicampur dengan berbagai sayuran seperti nangka muda, kacang panjang, bunga bawang, dan cabai.

Sayuran tersebut kemudian dibumbui dengan parutan kelapa yang telah disangrai dan dihaluskan bersama bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, kencur, dan terasi.

Proses pembuatan Sego Megono cukup sederhana. Pertama, sayuran direbus hingga matang.

Kemudian, bumbu kelapa dicampurkan dengan sayuran dan diaduk rata. Setelah itu, campuran sayuran dan bumbu kelapa ditambahkan ke nasi putih dan diaduk kembali hingga semua bahan tercampur sempurna.

Filosofi Sego Megono

Sego Megono bukan hanya sekadar hidangan, tetapi juga memiliki filosofi yang mendalam.

Campuran berbagai sayuran dalam Sego Megono melambangkan keberagaman dan kebersamaan masyarakat Pekalongan.

Selain itu, penggunaan kelapa sebagai bumbu utama melambangkan kemakmuran dan kesuburan.

Saat ini, Sego Megono masih menjadi hidangan yang populer di Pekalongan dan sekitarnya.

Sego Megono dapat ditemukan di berbagai warung makan, pasar tradisional, hingga restoran modern.

Bahkan, Sego Megono juga sering disajikan dalam acara-acara khusus seperti pernikahan, khitanan, dan acara adat lainnya.

Sego Megono adalah warisan kuliner yang patut dilestarikan. Selain rasanya yang lezat, Sego Megono juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi.

Jika anda berkunjung ke Pekalongan, jangan lupa untuk mencicipi Sego Megono dan merasakan kelezatan serta filosofi yang terkandung di dalamnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.