Untuk Pertama Kalinya, Organisasi Perempuan Penghayat Kepercayaan Berkunjung ke Kementerian Agama

AKURAT.CO, Untuk pertama kalinya Perempuan Penghayat Indonesia (Puanhayati) Jateng berkunjung ke kantor wilayah Kementerian Agama (kanwil Jateng).
Pertemuan yang dilakukan pada Rabu (17/1/2024) guna mengkuhkan aspek toleransi yang dikampanyekan kementerian agama.
Selain itu, sejak tahun 2018 Puanhayati Jateng yang merupakan tempat berkumpul perempuan-perempuan penghayat kepercayaan terhadap Tuhan YME telah bersama FKUB melalui gema FKUB dan kegiatan kegiatan FKUB lainnya turut aktif membangun semangat kerukunan dan kebangsaan demi menghidupkan harmonisasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
"Dalam ajaran kami memang kami diwajibkan untuk menjaga dan menjunjung tinggi peraturan negara dalam naungan Pancasila, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika dalam sikap yang bisa mewujudkan harmonisasi itu bisa berjalan" tutur Dwi Setiyani Utami selaku Ketua Puanhayati Jawa Tengah.
Kunjungan Puanhayati disambut hangat oleh Kabid Tata Usaha Wahid Arbani dan bidang Kerukunan Umat Beragama Zaima Chasanaah.
Kedua pejabat Kemenag Jateng tersebut menyambut baik kedatangan Puanhayati dalam mensosialisasikan keberadaan organisasi dan ajaran kepercayaan terhadap Tuhan YME.
"Peran Harmonisasi masyarakat adalah salah satu tugas Kemenag yang dalam moderasi beragama salah satu pilarnya adalah menghormati keberadaan budaya lokal", kata Wahid.
Baca Juga: Buat Calon Mahasiswa Baru, Pilihlah 7 Jurusan Kuliah dengan Prospek Kerja Terbaik di Tahun 2024 Ini!
Puanhayati sendiri adalah organisasi payung untuk perempuan penghayat kepercayaan yang pertama kali dideklarasikan di Indonesia tahun 2017 sedang Jawa Tengah pertama dideklarasikan tahun 2018.
Dalam gerakannya selalu mengedepankan nilai nilai luhur ajaran kepercayaan terhadap Tuhan YME sebagai ajaran kearifan lokal bangsa Indonesia baik itu dalam basis budaya, pendidikan anak bangsa, kelestarian ajaran, pemberdayaan berkelanjutan serta upaya kontribusi penghayat kepercayaan untuk bangsa dan negara.
Paska putusan MK no 97 / PU tahun 2016 keberadaan penghayat kepercayaan semakin diakui dalam status kependudukannya dalam akomodir layanan hak kepercayaan terhadap Tuhan YME.
Baca Juga: Mengusung Tema Dare To Be Great, HCS Beri Pelayanan dengan Semangat Baru Sepanjang Tahun 2024
Dan ini semakin diperkuat dengan adanya UU KUHP no 1 tahun 2023 pasal 506 tentang penistaan kepercayaan terhadap Tuhan YME dan Perpres no 58 th 2024 tentang moderasi beragama.
Terbitnya Perpres ini adalah dorongan bottom up yang dalam hal ini Jawa Tengah menjadi pelopor yang memunculkan narasi moderasi beragama yang ditandai dengan gerakan kebangsaan watugong 10 Oktober 2020 inisiasi dari FKUB.
Termasuk dibelakangnya juga ada KUB kemenag yang turut mendukung dan Puanhayati ikut menandatangani piagam tersebut.
Puanhayati bersilahturahmi dan menyambut dengan suka cita terbitnya peraturan presiden no 58 tentang moderasi beragama.
Baca Juga: Wiranto Ajak Mantan Aparatur Desa Bergerak Bersama Rakyat Dukung dan Menangkan Prabowo-Gibran
Di Jawa tengah saat ini sudah 11 Puanhayati kota kab yang terbentuk yaitu di Kota Semarang, Kab Semarang, Kab Kendal, Kab Batang, Kab Tegal, Kan Banyumas, Kab Cilacap, Kab Klaten, Kab Sukoharjo, Kab Pati, Kab Sragen. Dan sudah masuk kepengurusan Pemalang, banjarnegara , Pekalongan, Boyolali.
Ada sekitar 20 organisasi yg aktif di Puanhayati. Dari 178 organisasi yg terdaftar di level indonesia. Diantaranya Persatuan Warga Sapta Darma, Paguyuban noormanto, Kapribaden, Pranajati, medal Urip, rukun warga, paguyuban budaya bangsa, Pangarso Budi Utomo, perseorangan, wayah kaki, Cahya buwana, palang putih, kawruh jiwo, PPBH, perjalanan, dll
Dalam ciri heterogenitas anggota yg beragam, ada semangat solidaritas atas persamaan nasib dan sejarah perjuangan dalam memperjuangkan hak hak konstitusi tanpa menghalangi satu sama lain dalam melaksanakan peribadahan sesuai keyakinan masing masing. Masing masing organisasi memiliki tata cara peribadahan tersendiri serta tetap saling menghormati satu sama lain.
Audiensi juga bermaksud memperkenalkan kepengurusan Puanhayati Jawa Tengah di periode yang baru.
Dwi Setiyani Utami, ketua terpilih, mohon bimbingan dan support dari kemenag untuk bisa bersama sama membawa Jawa tengah lebih harmoni. Saling menghormati dan berbhineka untuk Indonesia maju, unggul, damai dan bersatu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










