Jateng

Jangan Remehkan Kuliner Nasi Tiwul! Makanan Tradisional Ini Ternyata Punya Jodoh Istimewa yang Bikin Lidah Ketagihan!

Theo Adi Pratama | 15 September 2025, 12:30 WIB
Jangan Remehkan Kuliner Nasi Tiwul! Makanan Tradisional Ini Ternyata Punya Jodoh Istimewa yang Bikin Lidah Ketagihan!

JATENG.AKURAT.CO, Bagi sebagian orang di perkotaan, nama nasi tiwul mungkin masih terdengar asing.

Makanan tradisional yang identik dengan pedesaan di Jawa ini memang punya keunikan tersendiri.

Dibuat dari bahan dasar singkong yang dikeringkan atau yang sering disebut gaplek, nasi tiwul menawarkan cita rasa otentik yang tak lekang oleh waktu.

Salah satu daerah yang paling terkenal dengan kuliner nasi tiwulnya adalah Pacitan, Jawa Timur.

Di kota yang kaya akan keindahan pantai ini, nasi tiwul tidak disajikan sendirian. Ia ditemani oleh beberapa lauk khas yang membuat rasanya semakin istimewa.

Baca Juga: Bukan Rujak Biasa! Rujak Cingur, Kuliner Legendaris Surabaya yang Bikin Lidah Bergoyang!

Perpaduan Unik Nasi Tiwul dan Lauk Khas Pacitan

Satu porsi nasi tiwul di Pacitan biasanya disajikan dengan lauk pauk yang menggugah selera, seperti ikan kelong goreng, sayur tahu tempe, dan tentu saja, sambal dengan irisan mentimun.

Yang unik, ikan kelong ini ternyata adalah anak ikan hiu yang dipotong-potong dan digoreng.

Sensasi makan nasi tiwul dengan ikan kelong memberikan nuansa yang berbeda.

Rasanya gurih dengan sedikit aroma jahe yang terasa di mulut, menciptakan perpaduan rasa yang kaya dan lezat.

Selain ikan kelong, tambahan sayur tahu tempe dan udang membuat nasi tiwul semakin nikmat.

Untuk menambah selera makan, sambal pedas dan irisan mentimun menjadi pelengkap yang pas, memberikan kesegaran di setiap suapan.

Baca Juga: Wajib Coba! Krengsengan, Kuliner Khas Surabaya yang Nggak Kalah Nikmat dari Rawon dan Lontong Balap!

Dari Singkong Kering Hingga Jadi Nasi

Nasi tiwul dibuat dari gaplek, yaitu singkong yang telah dijemur hingga kering di bawah sinar matahari.

Proses inilah yang menjadi tahap awal pembuatan nasi tiwul. Dari gaplek yang berwarna putih, setelah melalui proses pengolahan, nasi tiwul pun berubah warna menjadi sedikit kecoklatan.

Meskipun terlihat sederhana, nasi tiwul adalah bukti bahwa kekayaan kuliner Indonesia tidak hanya berada di kota-kota besar.

Makanan ini adalah cerminan dari kearifan lokal yang mampu mengolah bahan sederhana menjadi hidangan yang kaya rasa dan punya cerita.

Nasi tiwul tidak hanya mengisi perut, tapi juga membawa kita pada pengalaman rasa yang otentik dan tak terlupakan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.