Jateng

Patrice Evra Tegaskan Rasa Hormatnya kepada Chelsea: Tim Yang Paling Mirip dengan Manchester United

Theo Adi Pratama | 26 April 2026, 19:07 WIB
Patrice Evra Tegaskan Rasa Hormatnya kepada Chelsea: Tim Yang Paling Mirip dengan Manchester United

JATENG.AKURAT.CO, Mantan bek kiri legendaris Manchester United, Patrice Evra, kembali mengungkap pandangannya yang blak-blakan soal rivalitas di Premier League.

Deksripsi dari pemain berkebangsaan Prancis ini memberikan gambaran yang sangat menarik terkait rivalitas yang sempat terjadi pada masanya.

Evra dengan jelas membedakan arti kemenangan melawan Arsenal, Liverpool, Manchester City, dan juga Chelsea.

Pernyataan yang dilansir oleh OneFootball dan Apex-football.com tersebut langsung menyita perhatian publik.

Menurut Evra, mengalahkan Arsenal dianggapnya sebagai kemenangan "melawan anak-anak" atau "babies".

Sementara itu, ia menyebut bahwa kemenangan atas Liverpool terasa seperti mengalahkan musuh bebuyutan, dan mengalahkan Manchester City hanya sekadar mengalahkan "tetangga yang berisik".

Puncak dari pernyataan sang legenda terdapat pada definisinya terhadap Chelsea.

"Jika kamu mengalahkan Chelsea, itu artinya kamu akan memenangkan liga (Premier League)," ujar Evra yang disiarkan oleh ESPN.

Inilah mengapa ia memiliki rasa hormat yang begitu tinggi kepada The Blues.

Alasan Rasa Hormat Tinggi untuk Chelsea

Evra menjelaskan bahwa pandangan khususnya kepada Chelsea muncul bukan tanpa alasan.

Di era keemasannya bersama Setan Merah, ia merasa bahwa Chelsea adalah satu-satunya tim yang sangat mirip dengan Manchester United.

"Saya pikir Chelsea adalah satu-satunya tim yang tampak persis seperti kami. Maksud saya dalam kepribadian, karakter, latihan, kekuatan, dan kecepatan," tegasnya saat menjadi bintang tamu dalam Utd Podcast.

Baginya, mengalahkan tim sekaliber The Blues adalah pertanda nyata bahwa mereka akan merebut trofi.

Hal ini menggambarkan tingginya tensi persaingan antara Sir Alex Ferguson dan Jose Mourinho pada dekade 2000-an yang mendominasi sepak bola Inggris.

Pernyataan Evra sekaligus mengkritik mentalitas Arsenal yang dinilai kurang matang di masa lalu, terutama setelah ia membantu Manchester United membantai The Gunners dengan skor 8-2.

Analisis Seputar Rivalitas Premier League

Persaingan antara Manchester United dan Chelsea di era 2000-an memang menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah Premier League.

Baik Setan Merah maupun The Blues sama-sama diperkuat oleh pemain-pemain dengan mentalitas baja dan karakter pemenang.

Dengan pernyataan yang tegas ini, Evra tidak hanya mengingatkan kembali masa kejayaan Manchester United, namun juga memberikan pujian setinggi langit kepada Chelsea sebagai rival yang sepadan.

Di sisi lain, komentar pedas tentang Arsenal tentu akan kembali memanaskan rivalitas antara kedua klub.

Sebagai informasi, Patrice Evra sendiri sukses mengoleksi lima gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions bersama Manchester United.

Dia juga pernah merasakan kemenangan yang sangat berkesan atas Chelsea, termasuk saat adu penalti di final Liga Champions 2008.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.