Jateng

PSIS Semarang Lanjutkan Latihan Intensif, Kahudi Wahyu Fokus Bentuk Part of System Permainan Tim Menuju Liga 2!

Afri Rismoko | 1 Juli 2025, 19:56 WIB
PSIS Semarang Lanjutkan Latihan Intensif, Kahudi Wahyu Fokus Bentuk Part of System Permainan Tim Menuju Liga 2!

JATENG.AKURAT.CO, PSIS Semarang kembali melaksanakan latihan untuk persiapan menghadapi kompetisi Liga 2 2025/26. Kali ini, sesi latihan digelar di Lapangan Bumi Gelora Mintarsih, Gunungpati, Semarang, pada Selasa (1/7) sore.

Pelatih kepala PSIS, Kahudi Wahyu, menyatakan bahwa dalam latihan kedua ini, ia terus mencari "part of system" atau elemen-elemen kunci dalam sistem permainan yang diinginkannya untuk Laskar Mahesa Jenar. "Poin latihan hari ini saya mencari part of system, hari ini saya tingkatkan, biar bisa lihat dan program besok seperti apa," ujar Kahudi Wahyu saat diwawancarai awak media usai latihan.

Kahudi juga menjelaskan bahwa proses seleksi pemain akan dilakukan secara bertahap, layaknya menyusun puzzle untuk menemukan komposisi tim yang lengkap dan tepat bagi PSIS.

"Besok terakhir proses seleksi tahap I, terus dilanjutkan nanti ada yang datang dan pasti yang belum sesuai kriteria akan kami kembalikan. Kebutuhan saya ada dua tim di tim ini sehingga kedalaman skuat merata," lanjutnya, menunjukkan ambisi untuk memiliki kedalaman skuat yang merata.

Baca Juga: PSIS Semarang Tancap Gas Liga 2 2025/26: Darrel Valentino Langsung Nyaman, Rizky Darmawan Siap Tempur!

Terkait sistem permainan yang akan diterapkan, Kahudi mengatakan bahwa ia condong pada permainan berbasis ball possession dari kaki ke kaki.

"Kami ingin penguasaan bola lebih lama dan konsisten sepanjang pertandingan," tutup Kahudi, memberikan gambaran filosofi permainan yang akan menjadi ciri khas PSIS di bawah arahannya.

Dengan latihan yang terus berlanjut dan proses seleksi yang ketat, PSIS Semarang di bawah asuhan Kahudi Wahyu menunjukkan keseriusan penuh untuk membangun tim yang kompetitif dan siap bersaing di Liga 2.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A