Jateng

Video Viral Babinsa di Pintu Air Pleret, Banjir Kanal Barat, Juru Parkir Cs Minta Maaf

Afri Rismoko | 18 Juli 2024, 18:03 WIB
Video Viral Babinsa di Pintu Air Pleret, Banjir Kanal Barat, Juru Parkir Cs Minta Maaf

AKURAT.CO,  Sebuah video yang menampilkan seorang Babinsa, Serma Dylan dari Ngemplak Simongan, melarang aktivitas bermain selancar anak-anak di pintu air Pleret, Banjir Kanal Barat, Semarang, menjadi viral di media sosial.

Insiden ini terjadi pada Selasa, 16 Juli 2024, pukul 16.30 WIB.

Kejadian bermula ketika Babinsa menerima informasi dari Kasih Trantib Kelurahan Ngemplak Simongan tentang kehadiran Camat Semarang Barat bersama jajaran Lurah se-Kecamatan Semarang Barat yang memberikan himbauan keamanan kepada anak-anak yang bermain selancar di lokasi tersebut.

Pada hari berikutnya, Rabu, 17 Juli 2024, Babinsa bersama petugas pintu air dan perangkat kecamatan kembali melakukan pengecekan di lokasi.

Baca Juga: Usai Obok-obok Diskominfo, Bapeda dan Dinas Sosial Kota Semarang, Penyidik KPK Lanjutkan Penggeledahan di Kantor Disperkim

Meskipun sudah diberi peringatan, masih ditemukan aktivitas serupa yang berlangsung di pintu air.

Babinsa kembali memberikan himbauan dan anak-anak tersebut akhirnya meninggalkan lokasi.

Namun, pada pukul 14.03 WIB, situasi menjadi tegang ketika Babinsa menghadapi sekelompok anak-anak yang bersiap untuk selancar di pintu air sisi timur, wilayah Koramil semarang barat.

Baca Juga: Penyidik KPK Periksa Sejumlah Kepala Dinas, Lembaga Antirasuah Bakal Obok-obok Lingkungan Pemkot Semarang Dua Pekan ke Depan

Upaya koordinasi dengan Babinsa setempat tidak membuahkan hasil karena yang bersangkutan sedang bertugas di tempat lain.

Seorang juru parkir bernama Kris, bersama rekannya Yunan Valevy yang merekam kejadian tersebut, mencoba memprovokasi situasi dengan meneriakkan kata "viral" saat pengambilan video.

Meskipun Babinsa berusaha mencegah agar kegiatan tersebut tidak direkam, video tersebut tetap diambil dan kemudian menyebar luas.

Insiden ini telah dilaporkan kepada Danramil semarang barat dan Dandim Kota Semarang, untuk mengambil langkah lebih lanjut guna mengantisipasi dan menangani situasi serupa di masa mendatang.

Kemudian akhirnya pelaku juru parkir Bersama rekan-rekannya akhirnya memberikan klarifikasi permintaan maaf langsung di Kantor Danramil Semarang Barat.

“Kami warga Kelurahan Barusari minta maaf yang sebesar-besarnya kepada Koramil 01 Semarang Barat, Bapak Dylan Andreas. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas viralnya video tersebut. Dan kami minta maaf tidak akan mengulangi kejadian tersebut,” berikut pernyataan dalam video yang dibuat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A