Video Viral Babinsa di Pintu Air Pleret, Banjir Kanal Barat, Juru Parkir Cs Minta Maaf

AKURAT.CO, Sebuah video yang menampilkan seorang Babinsa, Serma Dylan dari Ngemplak Simongan, melarang aktivitas bermain selancar anak-anak di pintu air Pleret, Banjir Kanal Barat, Semarang, menjadi viral di media sosial.
Insiden ini terjadi pada Selasa, 16 Juli 2024, pukul 16.30 WIB.
Kejadian bermula ketika Babinsa menerima informasi dari Kasih Trantib Kelurahan Ngemplak Simongan tentang kehadiran Camat Semarang Barat bersama jajaran Lurah se-Kecamatan Semarang Barat yang memberikan himbauan keamanan kepada anak-anak yang bermain selancar di lokasi tersebut.
Pada hari berikutnya, Rabu, 17 Juli 2024, Babinsa bersama petugas pintu air dan perangkat kecamatan kembali melakukan pengecekan di lokasi.
Meskipun sudah diberi peringatan, masih ditemukan aktivitas serupa yang berlangsung di pintu air.
Babinsa kembali memberikan himbauan dan anak-anak tersebut akhirnya meninggalkan lokasi.
Namun, pada pukul 14.03 WIB, situasi menjadi tegang ketika Babinsa menghadapi sekelompok anak-anak yang bersiap untuk selancar di pintu air sisi timur, wilayah Koramil semarang barat.
Upaya koordinasi dengan Babinsa setempat tidak membuahkan hasil karena yang bersangkutan sedang bertugas di tempat lain.
Seorang juru parkir bernama Kris, bersama rekannya Yunan Valevy yang merekam kejadian tersebut, mencoba memprovokasi situasi dengan meneriakkan kata "viral" saat pengambilan video.
Meskipun Babinsa berusaha mencegah agar kegiatan tersebut tidak direkam, video tersebut tetap diambil dan kemudian menyebar luas.
Insiden ini telah dilaporkan kepada Danramil semarang barat dan Dandim Kota Semarang, untuk mengambil langkah lebih lanjut guna mengantisipasi dan menangani situasi serupa di masa mendatang.
Kemudian akhirnya pelaku juru parkir Bersama rekan-rekannya akhirnya memberikan klarifikasi permintaan maaf langsung di Kantor Danramil Semarang Barat.
“Kami warga Kelurahan Barusari minta maaf yang sebesar-besarnya kepada Koramil 01 Semarang Barat, Bapak Dylan Andreas. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas viralnya video tersebut. Dan kami minta maaf tidak akan mengulangi kejadian tersebut,” berikut pernyataan dalam video yang dibuat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat









