Kronologi Gerombolan Pemotor di Jogja Lari Setelah Diteriaki Warga 'Klitih'

JATENG.AKURAT.CO, Segerombolan pemotor lari tunggang langgang setelah diteriaki "klitih" oleh warga yang murka karena aksi mereka membawa celurit untuk menebar teror.
Aksi viral tersebut terekam kamera yang dibagikan oleh akun @infojogjaterkini.
Dalam video terlihat sekelompok warga mengejar segerombolan pemotor dengan membawa tongkat.
Insiden tersebut terjadi di Jalan Letjen S. Parman, Ngampilan, pada Jumat (12/12) sekitar pukul 00.45 WIB.
Kasihumas Polresta Jogja, Iptu Gandung Harjunadi mengatakan, bahwa pemicu bentrokan adalah provokasi dari rombongan enam sepeda motor yang melintas dari arah barat.
Ia menjelaskan, rombongan pemotor tersebut sengaja menggeber geber knalpot bising usai melewati jembatan. Saat ditegur oleh warga sekitar, mereka tidak terima.
Bukannya meminta maaf, rombongan ini berhenti sekitar 200 meter dari lokasi, lalu berbalik mendatangi warga sembari mengacungkan senjata tajam jenis celurit.
Namun, intimidasi tersebut salah sasaran. Warga yang sigap langsung berteriak "klitih" yang memicu warga lain berhamburan keluar rumah.
"Melihat perlawanan warga, rombongan tadi langsung melarikan diri ke arah simpang empat Tamansari kemudian ke utara, Jalan Wahid Hasyim. Belum sempat terjadi kontak fisik," katanya.
Pasca kejadian, aparat kepolisian langsung terjun ke lokasi untuk melakukan olah TKP, dan patroli gabungan bersama warga serta perangkat kampung guna mengantisipasi potensi serangan balik.
Hingga berita ini diturunkan, Polresta Jogja tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi para pelaku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?









