Demi Sewa PSK, Buruh di Bantul Nekat Bobol Angkringan, Kini Dibekuk Polisi

JATENG.AKURAT.CO, Polisi berhasil menangkap seorang buruh harian lepas berinisial ARP (25) usai membobol sebuah warung angkringan di Pantai Parangtritis, Yogyakarta.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto mengatakan, dari hasil interogasi pelaku mengaku uang hasil curiannya telah habis tak tersisa.
"Motif awalnya mengaku kepepet tak punya uang. Namun faktanya uang hasil penjualan HP curian dan uang tunai yang diambil pelaku, habis digunakan untuk biaya hidup dan mengunjungi tempat prostitusi," katanya seperti yang dilansir dari akun @infojogjaterkini, Rabu (17/12).
Kasus ini bermula dari laporan korban TSM (51), pemilik warung angkringan Pak Oong, di Jalan Parangtritis, Dusun Grogol X.
Korban meninggalkan warung dalam keadaan terkunci untuk berbelanja ke Pasar Ngangkruksari, pada Selasa (25/11).
Selang satu jam, saat korban kembali pukul 06.30 WIB, pintu warung didapati dalam kondisi rusak dijebol.
Pelaku berhasil menggasak satu unit handphone Infinix smart 5 dan uang tunai di laci sebesar Rp1.150.000. Total kerugian korban mencapai Rp2.650.000.
"Pelaku menggunakan alat jugil dari besi bergagang karet merah untuk merusak pintu. Alat tersebut kini sudah kami sita sebagai barang bukti," terangnya.
Pelarian tersangka berakhir pada Senin (15/12), sekitar pukul 08.00 WIB. Ia diamankan warga di sekitar bulak sawah Dusun Grogol VII.
Mendapati laporan warga, personel Polsek Kretek langsung menuju ke lokasi untuk mengamankan pelaku guna menghindari hal yang tidak diinginkan.
Polisi menyebut tersangka ARP diduga merupakan spesialis pencurian yang sudah berulang kali melakukan aksinya hingga meresahkan masyarakat sekitar.
Akibat perbuatannya, ARP kini dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









