Ikan Asap Wonosari Demak Produksi 25 Ton Sehari, Komisi IV DPR RI Minta Pemda dan Pusat Bersinergi Fasilitasi

AKURAT.CO DEMAK - Komisi IV DPR RI minta Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat bersinergi untuk memfasilitasi Kelompok Pengolah Pemasar (Poklahsar) Desa Wonosari, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak.
Ketua Rombongan Komisi IV DPR RI, Sudin mengatakan, Desa Wonosari mampu memproduksi ikan asap 25 ton sehari dari berbagai jenis ikan, mulai dari ikan manyung, tongkol, pari, salem dan sebagainya.
Baca Juga: Kelompok Budidaya Ikan Barokah Bagikan Cara Pembuatan Tambak Wanamina
"Kami berharap Pemerintah Pusat dan Daerah dapat senantiasa melakukan pendampingan dan memfasilitasi pokhlahsar Desa Wonosari," kata Sudin dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI di Unit Sentra Ikan Asap Wonosari, Demak Selasa (26/09/2023).
Jelasnya, Poklahsar meliputi sarana prasarana penunjang guna meningkat nilai mutu dan kualitas olahan agar dapat lebih baik lagi, agar menarik dan aman dikonsumsi.
Sudin menyebut, Kabupaten Demak merupakan salah satu penghasil ikan di Jawa Tengah dan didapati banyak aktivitas usaha di bidang perikanan.
Kata dia, banyaknya produksi ikan asap di Desa Wonosari, Kecamatan Bonang saat ini bukanlah capaian mudah. Untuk itu pentingnya sinergi antara Pemda dan Pemerintah Pusat.
Baca Juga: Melongok Pembuatan Kerupuk Udang di Wedung Demak
"Tentu membutuhkan berbagai komitmen bahan baku, kerjasama, marketing, dan uluran bantuan dari pemerintah daerah dan pusat," katanya.
Sebelumnya, Sudin menuturkan bahwa Indonesia masuk 5 besar penghasil produk kelautan dan perikanan. Untuk itu sudah selayaknya masyarakat lebih sejahtera. Namun faktanya hingga detik ini masih banyak rakyat yang belum sejahtera.
Baca Juga: DPRD Kota Semarang Dorong Pelaku Industri Gunakan Air PDAM
"Ini menjadi tugas kita bersama untuk melakukan pembinaan dan bantuan sarana prasarana guna meningkatkan nilai tambah produk ikan agar berdaya saing tinggi demi mencapai kesejahteraan rakyat Indonesia, khususnya untuk pengolah dan pemasar ikan," tuturnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat






