Cara Mudah Jelajahi Sejarah Jawa Tengah, Cukup Kunjungi Link Pameran Kearsipan Virtual 2023 Ini

AKURAT.CO SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah memiliki sejarah yang panjang, mulai dari awal mula pembentukkan hingga sekarang ini.
Disisi lain, tidak banyak masyarakat Jawa Tengah yang tahu mengenai sejarah provinsi mereka.
Berlatar belakang hal tersebut, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jawa Tengah menggelar Pameran Kearsipan Virtual 2023.
Baca Juga: Konser Kemerdekaan Keagungan Indonesia, Taman Indonesia Kaya Hadirkan Ratusan Talenta Pelajar
Pameran yang menyuguhkan sejarah terbentuknya provinsi-provinsi di Pulau Jawa ini, bisa diakses melalui laman arpusda.jatengprov.go.id.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jawa Tengah Sapta Hermawati mengatakan, pameran tersebut digelar mulai 18-29 Agustus 2023.
Ia berharap, pameran tahun ini mengulang sukses acara serupa pada 2022, yang menyedot animo 14.192 pengunjung.
Baca Juga: Tak Disangka Siswa MI Gunungpring Magelang Beri Pertanyaan Ini, Saat Wawancarai Ganjar Pranowo
“Melalui pameran ini kami berharap, pameran menjadi salah satu cara untuk menjadikan para milenial semakin tertarik mempelajari sejarah bangsa, terutama pemerintahan daerah di Pulau Jawa," paparnya.
Pameran akan menceritakan bagaimana pembangunan di Jawa Tengah mulai tahun 50-an dari segi pemerintahan, perekonomian, perhubungan.
Termasuk seperti gubernur dari masa ke masa, citra daerah, sampai dengan pembangunan yang berhasil dicapai di seluruh provinsi se-Pulau Jawa, khususnya Jawa Tengah, di kabupaten/ kota.
Baca Juga: Atlet Wushu Kota Semarang Pecahkan Rekor di Kejuaraan Junior Asia di Cina
Ia menerangkan, acara tersebut tidak saja diikuti Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, dan 32 Lembaga Kearsipan Daerah Kabupaten/ Kota se-Jawa Tengah.
Turut ikut serta Lembaga Pusat ANRI Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), dan tiga Lembaga Kearsipan Daerah Provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta.
“Melalui pameran kearsipan diharapkan masyarakat luas bisa lebih memahami arsip, dan memberikan apresiasi yang baik tentang arsip dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkap Sapta.
Baca Juga: Promosikan Pantai Tirang Semarang dengan Lomba Mancing
Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Imam Gunarto menambahkan, lembaga arsip bukan saja berperan menyimpan, namun penyajian kepada masyarakat menjadi tugas penting.
Oleh karenanya, Imam mengapresiasi pameran yang digagas oleh Provinsi Jawa Tengah itu.
“Apalah artinya kalau kita giat menyimpan arsip, tetapi tidak disajikan kepada masyarakat. Semua harus seimbang sejak proses penyelematan, pengolahan, preservasi sampai layanan,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 3Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat









