Iswar Aminuddin Apresiasi Partisipasi Masyarakat Semarang dalam Pemilu dan Menghimbau Supaya Masyarakat Fokus Membangun Kota

AKURAT.CO, Iswar Aminuddin selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang memberi apresiasi kepada masyarakat Kota Semarang yang telah datang ke TPS dan memberikan hak suaranya.
Pasalnya, Kota Semarang menjadi daerah dengan partisipasi pemilih Pemilu tertinggi, yakni di atas 80 persen.
“Kami dari Pemerintah Kota Semarang memberikan apresiasi kepada teman-teman KPU dan Bawaslu, dan terutama kepada masyarakat yang mencoblos,” ujar Iswar saat diwawancara pada Jum’at (23/2/2024).
Baca Juga: Maylia Fatmawati Wakili UPGRIS, Menuju Puncak Prestasi di Pilmapres Tingkat Nasional
“Dan Alhamdulillah yang dating ke TPS tingkat partisipasinya melebihi 80 persen. Artinya partisi masyarakat sudah semakin tinggi. Tentu kondisi seperti ini sangat memungkinkan melahirkan pemimpin yang berkualitas,” lanjutnya.
Iswar kemudian menghimbau kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dengan berbagai provokasi pasca pemilu. Dia menginginkan Kota Semarang tetap kondusif.
“Kami berharap bahwa setelah 14 Februari di mana kita melaksanakan pencoblosan, kita sudah selesai laksanakan apa yang menjadi pilihan kita. Kami berharap Kota Semarang dalam situasi yang kondusif,” ungkapnya.
Baca Juga: Mbak Ita Isyaratkan Mundur, Siapa Bakal Maju jadi Calon Wali Kota di Pilwakot Semarang 2024?
Iswar meminta masyarakat kembali beraktifitas seperti biasa sama seperti sebelum pemilu untuk melaksanakan pembangunan di bidang masing-masing.
“Sekali lagi, saya berharap situasi Kota Semarang kembali seperti biasa lagi seperti kondisi sebelum pemilu,” tandasnya.
“Artinya sudah. Sambil menunggu hasil keputusan KPU, masyarakat kembali beraktifitas seperti biasa tanpa perselisihan dan menjadi masyarakat yang bias bersama-sama membangun Kota demi kesejahteraan kita bersama,” jelasnya.
Baca Juga: Mbak Ita Prioritaskan Keluarga, Tak Maju di Pilwakot Semarang 2024
Iswar mengatakan Kota Semarang butuh masyarakat yang bersatu teguh memajukan Kota.
“Dengan jumlah masyarakat 1,6 juta jiwa tentu sangat potensial membangun sebuah kota yang maju tanpa ada gesekan. Perlu ada kedamaian, kerjasama, lalu bergerak bersama untuk membangun kota yang kita cintai,” tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










