Jateng

Mbak Ita Isyaratkan Mundur, Siapa Bakal Maju jadi Calon Wali Kota di Pilwakot Semarang 2024?

Arixc Ardana | 23 Februari 2024, 17:26 WIB
Mbak Ita Isyaratkan Mundur, Siapa Bakal Maju jadi Calon Wali Kota di Pilwakot Semarang 2024?

AKURAT.CO, Mbak Ita Isyaratkan Mundur, Siapa Bakal Maju jadi Calon Wali Kota di Pilwakot Semarang 2024?

Petahana Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, atau akrab disapa Mbak Ita, telah mengisyaratkan untuk tidak maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, dalam pemilihan wali kota (Pilwakot).

Keputusan ini didasari oleh pertimbangan keluarga yang menjadi prioritas utama baginya. Kini usai mengisyaratkan mundur siapa yang bakal maju jadi calon Wali Kota di Pilwakot Semarang 2024?

Baca Juga: Mbak Ita Prioritaskan Keluarga, Tak Maju di Pilwakot Semarang 2024

Dikabarkan jika Mbak Ita masih menunggu arahan dari partai politiknya, PDIP

Namun, ia berharap agar keinginan dari hati yang terdalam untuk tidak maju dalam Pilkada mendatang bisa terwujud.

Pernyataan ini disampaikan Mbak Ita saat ditemui wartawan di Semarang, pada Jumat (23/2/2024).

Mbak Ita menceritakan bahwa sejak lulus Sarjana dan menjadi seorang ibu, ia jarang fokus memikirkan keluarganya.

Ia mengaku terus bekerja dan merasa kurang memberikan kasih sayang sebagai seorang ibu kepada anaknya.

Anak tunggalnya, Muhammad Faras Razin Pradana atau Juon, yang kini telah menjadi seorang dokter, bahkan meminta agar ia lebih memilih istirahat dan mengurus rumah tangga.

"Saat ini dia (Juon) sedang menempuh pendidikan spesialis, dia meminta saya untuk berhenti. Dan sebagai seorang ibu, tentunya saya ingin mendengar anak saya," ungkap Mbak Ita sambil meneteskan air mata.

Saat ini, Mbak Ita hanya fokus untuk menyelesaikan tanggung jawabnya sampai masa jabatannya sebagai Wali Kota Semarang berakhir.

Ia mengakui bahwa masih ada pekerjaan yang sudah direncanakan dan harus diselesaikan pada tahun 2024.

"Dari hati yang terdalam, pertama-tama saya ingin menyelesaikan tugas-tugas saya sampai selesai. Banyak tugas yang mungkin akan selesai sampai 2024 ini. Kedua, izinkan saya untuk fokus pada keluarga," terangnya di hadapan para wartawan yang turut merasakan kesedihannya.

Mbak Ita menyatakan bahwa ia akan berkoordinasi dengan partai pengusungnya, yaitu PDIP, mengenai keputusannya tersebut.

Namun, ia sangat berharap agar keputusannya untuk tidak maju bisa dihormati.

"Tapi nanti mungkin saya akan berdiskusi kembali dengan partai. Tetapi jika dari saya pribadi, saya ingin fokus pada keluarga.

Saya sudah cukup berkontribusi sebagai seorang profesional, sehingga saya merasa cukup untuk memberikan tenaga, pikiran, dan energi kepada masyarakat.

Izinkan saya untuk fokus pada keluarga dan anak saya setelahnya. Karena hingga usia 28 tahun, dia (Juon) belum pernah merasakan kasih sayang ibunya. Izinkan saya untuk menyelesaikan tanggung jawab hingga 2024, tetapi semuanya akan saya serahkan kepada partai. Tetapi, dari hati yang terdalam, saya ingin pensiun," tambahnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa bagi Mbak Ita, keluarga merupakan hal yang paling penting di atas segalanya.

Keputusannya untuk tidak maju pada Pilkada 2024 merupakan langkah yang diambil dengan kesadaran penuh akan tanggung jawab sebagai seorang ibu dan sebagai seorang Wali Kota yang juga memiliki peran penting dalam masyarakat.

Keputusan yang diambil Mbak Ita ini pun membuat masyarakat menjadi bertanya-tanya, siapa yang bakal maju menjadi bakal calon Wali Kota Semarang pada Pilkwakot mendatang?

Sejumlah nama pun dikabarkan siap maju dalam Pilwakot Semarang 2024 mendatang

***

 
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.