Mbak Ita Bawa Kota Semarang Banjir Penghargaan dalam Satu Tahun, Apa Saja Penghargaannya?

AKURAT.CO, Kota Semarang telah meraih 30 penghargaan dalam kurun hampir satu tahun kepemimpinan Hevearita Gunaryanti Rahayu.
Di bawah komando Mbak Ita, sapaan akrabnya, Kota Semarang memborong puluhan penghargaan berbagai bidang. Teranyar, Mbak Ita menerima langsung dua penghargaan dari Komisi Informasi pada Kamis (21/12/2023).
Dobel penghargaan itu membuat Kota Semarang ditetapkan menjadi Badan Publik Informatif dan Rumah Sakit Daerah (RSD) KRMT Wongsonegoro sebagai penyedia fasilitas kesehatan terbaik.
Baca Juga: Pemkot Semarang Akan Bangun Jalur Khusus BRT Sepanjang 17,4 KM
Mbak Ita mengatakan penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja kerasnya bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang serta dukungan dari masyarakat.
"Alhamdulillah bisa mendapatkan yang terbaik, ini adalah salah satu upaya mendorong Pemkot Semarang, OPD untuk memberikan informasi atau keterbukaan kepada masyarakat," kata Mbak Ita, Rabu (3/1/2024).
Mbak Ita mengatakan, dengan adanya penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan pelayanan kepada rakyat. Doktor Fakultas Ilmu Politik dan Pemerintahan Universitas Diponegoro itu menyebut, penghargaan-penghargaan yang diterima adalah hasil program menyasar masyarakat.
Baca Juga: Target PAD 2023 Hanya Capai 97 Persen, Mbak Ita Minta OPD Genjot Inovasi
Sebelumnya Kota Semarang menyabet penghargaan Universal Health Coverage (UHC) melalui program Pangeran Diponegoro. Penghargaan itu adalah kedua kalinya setelah tercatat sebagai kota dengan angka capaian tertinggi UHC sebesar 99,23 persen.
Termasuk RSD KRMT Wongsonegoro juga mencatatkan prestasi melalui Aplikasi SIRINDU (Sistem Informasi Harian Terpadu) sebagai Top 5 kategori kabupaten/kota kompetisi inovasi pelayanan publik (KIPP) Provinsi Jawa Tengah 2023.
Sektor pelayanan masyarakat lainnya, Kota Semarang diganjar Digital Government Award Penguatan Kebijakan SPBE 2023, dan penyelenggaraan pemerintahan daerah terbaik se-Indonesia dengan status kinerja tinggi berdasarkan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Baca Juga: Cerita Dibalik Museum Wayang: Misteri dan Kebudayaan di Balik Gedung Bersejarah Kota Tua
Dalam pembangunan, Kota Semarang juga menorehkan penghargaan pembangunan daerah (PPD) 2023 tingkat Provinsi Jawa Tengah. Lalu penghargaan yang sama skala nasional kategori perencanaan dan pencapaian terbaik tingkat kota.
Dua kategori itu memicu penetapan sebagai kota paling berkelanjutan dalam bidang penataan ruang dari Universitas Indonesia, dan infrastruktur, dan pengelolaan penataan ruang kabupaten/ kota terbaik se-Jawa Tengah.
Menyusul penghargaan pelestarian berkelanjutan cagar budaya, Green Leadership Nirwasita Tantra dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan penghargaan inovasi pemanfaatan informasi geospasial dari pemerintah pusat.
Baca Juga: Capres Ganjar Pranowo Tantang KPU dan Bawaslu Tingkatkan Kinerja Menjelang Pilpres
Dalam penanganan stunting, Ibu Kota Jawa Tengah ini juga dikukuhkan dalam Excellent Award for Strategic Initiative Program Pengentasan Stunting, serta sebagai daerah peduli penanganan stunting dan penghargaan Kota Layak Anak (KLA) kategori utama 2023.
Lalu, Anugerah Parahita Ekapraya (APE) kategori tertinggi "Mentor atau Pratama" dalam membangun pengarusutamaan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Penghargaan APE ini merupakan penghargaan ketiga yang berhasil diraih Kota Semarang.
Juga menerima penghargaan daerah ramah perempuan dan layak anak (DRPLA) 2023 karena dinilai mempunyai komitmen dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan, pemberdayaan, dan perlindungan hak perempuan, serta perlindungan anak.
Tak hanya itu, sektor ekonomi di bawah kepemimpinan Wali Kota Semarang perempuan pertama ini juga menunjukkan prestasi tertinggi dalam hal pengelolaan keuangan daerah kategori kota perbaik pertama seluruh Indonesia.
Predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 7 kali berturut atas Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LHP LKPD), serta sebagai daerah tertib ukur dan penghargaan Standar Nasional Indonesia (SNI) Pasar Rakyat.
Kota Semarang yang masuk nominasi TPID kabupaten/ kota berkinerja terbaik kawasan Jawa-Bali ini juga ditetapkan terbaik 1 dalam penghargaan kategori Gerakan Pangan Murah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 3Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat







