Jateng

Hasil Tinjauan Wali Kota Semarang, Ternyata Ini yang Membuat Jalan Pemuda dan Gendingan Kerap Banjir

Theo Adi Pratama | 3 Januari 2024, 11:53 WIB
Hasil Tinjauan Wali Kota Semarang, Ternyata Ini yang Membuat Jalan Pemuda dan Gendingan Kerap Banjir

 

AKURAT.CO, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu berupaya mencari penyebab terjadinya banjir di Jalan Pemuda akhir-akhir ini.

Dirinya bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang melakukan pantauan langsung dengan mendatangi titik-titik genangan dan banjir. Salah satunya yakni di Jalan Pemuda, tepatnya berada di depan Queen City Mall Semarang.

"Justru ini sudah dilebarkan salurannya kemudian diambil sedimentasi malah saat hujan kemarin terjadi limpasan genangan mencapai 30-40 cm," kata Mbak Ita, Rabu (3/1/2024). 

Baca Juga: Dampak Banjir di Pedurungan Semarang, Gumpalan Lumpur Sampai Masuk Rumah Warga

Ternyata dari sidak di lapangan, lanjut Mbak Ita, ditemukan inlet dengan lubang yang sangat kecil sehingga air mengantre dan tidak bisa masuk ke dalam saluran air.

"Saya minta untuk segera diganti takutnya hujan kembali terjadi," tegasnya.

Mbak Ita menyebut, tak hanya Jalan Pemuda yang mudah tergenang saat hujan deras. Di Jalan Gendingan juga terdampak.

"Karena di sini limpas air makanya mengalir ke Jalan Gendingan. Itu kan muaranya ke Kali Semarang. Sehingga debit air tinggi ini menumpuknya di Rumah Pompa Kolonel Sugiyono," kata Mbak Ita. 

Baca Juga: Ketahuan, Penyebab Banjir di Semarang Karena Penutup Saluran Air Banyak Dicuri, Mbak Ita Minta Kesadaran Masyarakat

Dia meminta DPU Kota Semarang gerak cepat mengganti inlet atau membuat lubang lebih besar.

"Sepanjang Jalan Pemuda ini kan baru dilakukan pembenahan. Kalau dilogika, sedimen baru diambil kok ada banjir," bebernya.

Pada satu sisi, Mbak Ita merasa dilema dan menyayangkan karena banyak inlet penutup saluran dari besi yang justru hilang dicuri orang-orang tak bertanggung jawab.

"Kami ini serba dilema, kalau inletnya diganti besi, banyak kejadian pencurian inlet penutup saluran. Padahal inlet ini kan untuk menyaring sampah-sampah dan mengalirkan air ke bawah," sebut dia. 

Baca Juga: Hari Ini, Ratusan Mahasiswa FTIK USM Ikuti UAS

Ia meyakini, setelah upaya penggantian inlet, jika hujan mengguyur air akan lebih mudah masuk ke dalam saluran.

"Ini udah ketemu (permasalahannya-red). Insya-Allah kalau sudah diganti tidak akan terjadi genangan di sini," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suwarto mengatakan, karena pembangunan drainase ini merupakan proyek tahun 2023, sehingga masih dalam masa pemeliharaan oleh kontraktor.

"Jadi tidak bisa kami ganti yang dari besi. Masih dalam masa pemeliharaan. Meski demikian kami akan menambah lubang-lubang dan memperbesar lubang pada inlet tersebut. Kami lakukan pengeboran, paling tidak kami kerahkan dua tim untuk mengerjakannya hari ini juga," jelasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.