Mau Nongkrong Tapi Saldo DANA Tipis? Coba 7 Aplikasi Ini, Ada yang Bayar Rp75 Ribu per Survei

JATENG.AKURAT.CO, Mau nongkrong tapi saldo DANA tipis? Ada banyak aplikasi yang bisa bikin saldo kamu nambah, dari main kuis, isi survei, sampai nonton video pendek—tapi jangan harap bisa kaya dalam semalam, dan jangan sampai terjebak aplikasi yang minta OTP.
Bayangkan Raka, pekerja muda di Semarang. Gajinya mengikuti UMK Rp3.701.709.
Setelah kos, makan, dan transport, sisa uangnya cuma cukup buat nongkrong sekali-dua kali seminggu.
Ia ingin nongkrong lebih sering, tapi dompetnya tidak setuju. Lalu ia menemukan aplikasi kuis berhadiah saldo DANA.
"Awalnya cuma iseng. Tapi setelah seminggu, saldo DANA-nya nambah Rp50 ribu. Lumayan buat beli kopi," katanya.
Kisah Raka bukan cerita unik. Sepanjang 2026, aplikasi penghasil saldo DANA memang menjamur.
Dari yang berbasis survei, game, sampai yang cuma modal nonton video. Tapi tidak semua aplikasi itu aman.
OJK bahkan menegaskan tidak pernah merilis daftar resmi aplikasi penghasil uang.
Jadi, sebelum kamu unduh, ada baiknya tahu mana yang benar-benar membayar dan mana yang cuma bikin kamu buang waktu.
Kenapa Aplikasi Ini Makin Populer?
Jawabannya sederhana: ekonomi digital mikro. Banyak perusahaan teknologi mengalokasikan anggaran pemasaran mereka dalam bentuk reward bagi pengguna aktif.
Mereka butuh data, perhatian, atau pengguna baru. Kamu punya waktu luang. Transaksi pun terjadi: waktu kamu ditukar dengan saldo.
Bagi pekerja UMK yang sisa gajinya tipis, tambahan Rp50 ribu–Rp200 ribu per bulan dari aplikasi-aplikasi ini bisa berarti satu-dua kali nongkrong gratis, atau setidaknya mengurangi beban pengeluaran hiburan.
Tabel: Aplikasi Penghasil Saldo DANA dan Cara Kerjanya
Aplikasi | Cara Kerja | Metode Pencairan | Catatan |
|---|---|---|---|
Kuis Saldo | Jawab kuis, kumpulkan poin | DANA, ShopeePay, GoPay, OVO, LinkAja | Rating 4,5, 1.900+ ulasan |
YouGov | Isi survei opini | DANA (via katalog reward) | Bayaran hingga Rp75.000 per survei |
Google Opinion Rewards | Survei singkat | Kredit Play (bisa dikonversi) | Resmi dari Google |
BuzzBreak | Baca artikel, nonton video | DANA | Poin dari aktivitas harian |
ClipClaps | Nonton video viral | DANA | 50 juta+ unduhan |
MaGer | Main game, selesaikan misi | DANA | 5 juta+ pengguna |
Rakuten Insight | Survei berbayar | DANA, Tokopedia, voucher | Minimum tukar Rp25.000 |
JAKPAT | Survei nasional | DANA (200 poin = Rp20.000) | Terverifikasi mekanisme |
Sumber: Google Play, Media Indonesia, Info Indonesia, dan blog.itera.ac.id, 2026.
"Jangan Harap Kaya, Tapi Lumayan Buat Jajan"
Seorang pengguna aplikasi survei di Semarang, Rani, mengatakan bahwa penghasilannya dari aplikasi tidak besar.
"Sebulan paling Rp100 ribu–Rp150 ribu. Nggak signifikan, tapi cukup buat beli kopi atau jajan," ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa aplikasi yang tidak jelas harus dihindari. "Kalau dimintai OTP atau transfer uang dulu, langsung hapus," katanya.
OJK dan DANA sendiri mengimbau pengguna untuk tidak pernah memberikan OTP, PIN, atau kode verifikasi kepada pihak lain.
Aplikasi yang meminta transfer dana di awal untuk membuka pencairan patut diwaspadai.
Enam Tips Aman Menggunakan Aplikasi Penghasil Saldo
1. Unduh hanya dari Google Play Store atau App Store.
Jangan mengunduh dari tautan yang dikirim lewat WhatsApp atau media sosial.
2. Jangan pernah memberikan OTP atau PIN.
DANA tidak pernah meminta kode OTP untuk klaim saldo gratis. Siapa pun yang memintanya adalah penipu.
3. Hindari aplikasi yang minta deposit awal.
Aplikasi legit tidak meminta uang jaminan atau transfer untuk membuka pencairan.
4. Cek ulasan dan rating.
Aplikasi dengan rating tinggi dan ulasan positif lebih bisa dipercaya, meskipun bukan jaminan mutlak.
5. Mulai dari yang kecil.
Jangan langsung mengejar bonus besar. Coba dulu mekanisme pencairan dengan nominal kecil.
6. Jangan berharap penghasilan tetap.
Ini bukan pekerjaan. Ini penghasilan sampingan. Fokus utama tetap gaji UMK kamu.
Saldo DANA gratis memang menggoda. Tapi ingat: tidak ada makanan gratis yang benar-benar gratis.
Waktu kamu tetap berharga. Kalau aplikasi ini bisa memberi tambahan Rp50 ribu–Rp100 ribu per bulan untuk nongkrong, kenapa tidak?
Tapi kalau kamu harus begadang demi poin yang tidak jelas, atau memberikan data pribadi ke aplikasi abal-abal, itu bukan lagi "gratis". Itu mahal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dari Got Terbuka ke Video Viral: Kronologi Lengkap Polemik Bakso Bintang 2 Banyumanik
- 2Link Streaming Siaran Ulang Persib vs Melbourne Victory, Comeback Dramatis Maung Bandung Menang 2-1 dan Lolos 16 Besar ACL Two
- 3Viral Bakso Buang Kuah ke Got Semarang: DLH Temukan Pelanggaran SOP, Ini Solusi yang Benar
- 4Niat Jualan Biar Berkah, Penjual Bakso di Banyumanik Malah Berurusan dengan Warga Gara-Gara Got Mampet
- 5Update Skor Java United vs Adhyaksa FC: Gustavo Franca Bawa Tuan Rumah Unggul 1-0 hingga Menit ke-15
- 6Jelang Penetapan UMP 2027, Gubernur Jateng Soroti Kontrak Kerja hingga Diskriminasi Usia
- 7Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 8Kenapa Limbah Kuliner Tidak Bisa Dibuang ke Got? Berkaca dari Kasus Bakso Bintang 2 Semarang
- 9Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 10Borobudur Marathon 2026: 7 Alasan Kenapa Jalur Ini Wajib Dicoba Minimal Sekali Seumur Hidup





