Jateng

Soloraya Agrowisata Hits! Jelajahi 4 Destinasi Wisata Alam yang Menakjubkan dan Menyenangkan, Cocok Buat Lokasi Healing! Dekat dari Semarang dan Jogja

Theo Adi Pratama | 18 Juli 2024, 07:30 WIB
Soloraya Agrowisata Hits! Jelajahi 4 Destinasi Wisata Alam yang Menakjubkan dan Menyenangkan, Cocok Buat Lokasi Healing! Dekat dari Semarang dan Jogja

JATENG.AKURAT.CO, Bosan dengan rutinitas padat dan ingin mencari tempat untuk healing? Soloraya adalah jawabannya!

Wilayah yang terdiri dari beberapa kota di Jawa Tengah ini, seperti Solo, Boyolali, Sragen, Klaten, Wonogiri, dan Karanganyar, menawarkan berbagai macam pilihan wisata alam yang menakjubkan dan menyenangkan.

Salah satu pilihan wisata yang menarik di Soloraya adalah agrowisata. Agrowisata adalah wisata yang memadukan wisata alam dengan kegiatan pertanian.

Di agrowisata, kamu bisa menikmati berbagai macam aktivitas menarik, seperti memetik buah-buahan, belajar bertani, hingga berfoto-foto dengan spot-spot instagramable.

Bagi kamu yang tinggal di Semarang atau Jogja, Soloraya tidak terlalu jauh.

Hanya dengan waktu tempuh sekitar 1-2 jam, kamu sudah bisa menikmati berbagai macam keseruan di agrowisata Soloraya.

Penasaran dengan agrowisata di Soloraya? Yuk, jelajahi 4 destinasi wisata alam yang menakjubkan dan menyenangkan ini yang cocok buat lokasi healing! Dijamin, kamu bakal betah berlama-lama dan gak mau pulang!

Baca Juga: Pemandangan Matahari Terbit yang Spektakuler Menanti di Desa Wisata Pesona Gunung Prau! Buruan Atur Agendamu Buat Healing Kesana

1. Agrowisata Pasung, Klaten

Desa Pasung, Kecamatan Wedi, mengembangkan agrowisata sejak empat tahun terakhir.

Hingga sekarang, Desa Pasung telah memiliki lebih dari 1.000 tanaman buah yang berada di pinggir jalan utama di desa setempat.

Kepala Desa Pasung mengatakan bahwa gagasan membikin agrowisata di desanya bermula dari kondisi riil di lapangan, yakni semakin sedikitnya petani muda.

Guna menarik minat petani milenial, Pemdes Pasung ingin memanfaatkan lahan yang ada di desanya sebagai tempat mengembangkan pertanian.

Desa agrowisata ini akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Lumintu yang sudah berdiri sejak tiga tahun lalu.

Ke depan, konsep agrowisata di Pasung juga dilengkapi dengan fasilitas rest area, sentra kuliner, dan tempat pemancingan.

Alamat: Desa Pasung, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah

2. Agrowisata Kaliwedi, Sragen

Pemerintah Desa (Pemdes) Kaliwedi, Gondang, Sragen, mengembangkan desanya menjadi desa wisata berbasis agrobisnis di bawah pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Karya Mandiri.

Konsep pengembangan desa agrowisata Kaliwedi itu dianggap tidak kalah dengan Dayu Park milik keluarga Bupati Sragen.

Setelah membangun Water Boom Jambangan Permai senilai Rp1,2 miliar pada 2020, Pemdes Kaliwedi membangun lagi kolam renang dewasa dengan total dana mencapai Rp750 juta.

Selain berwisata air, pengunjung bisa menikmati gowes keliling desa sambil melihat kebun kelengkeng, tanaman melon milenial di empat unit greenhouse, serta wisata produk UMKM, ternak kambing, ternak sapi, dan ternak lele.

Alamat: Desa Kaliwedi, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah

Baca Juga: Selain Kota Lama Semarang, Ternyata di Jawa Tengah Ada 4 Lokasi Wisata Kota Tua, Dimana Saja?

3. Agrowisata Sejahtera Mandiri

Agrowisata Sejahtera Mandiri buka setiap hari mulai pukul 08.00-23.30 WIB. Untuk tiket masuk, kamu hanya perlu merogoh kocek Rp5.000.

Di tempat ini, wisatawan bisa mengadakan outbound, gathering, camping, dan masih banyak lainnya.

Berwisata di sini tidak akan membuat kamu bosan karena banyak atraksi menarik seperti taman bermain dan kolam renang.

Selain itu, ada taman kelinci, kebun sayur dan buah, spot foto, resto & angkringan, serta hiburan live music setiap hari Minggu.

Alamat: Genengsari, Bagor, Kec. Miri, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah

4. Agrowisata Pasar Ciplukan, Karanganyar

Warga Millir RT 001/RW 013, Gentungan, Mojogedang, Karanganyar, mengembangkan destinasi agrowisata dengan mendirikan Pasar Jadul Ciplukan.

Pasar Jadul Ciplukan mulai beroperasi sejak Agustus 2020 untuk memberikan wadah bagi masyarakat yang ekonominya terdampak pandemi Covid-19.

Hingga saat ini, Pasar Jadul Ciplukan masih terus beroperasi setiap akhir pekan dengan menawarkan jajanan khas zaman dulu seperti tiwul, nasi jagung, jadah, wedang uwuh, dan lainnya.

Sistem pembayaran yang diterapkan pun unik, pengunjung diwajibkan menukar uang dengan koin khusus senilai Rp2.000 per keping.

Alamat: Millir RT 001/RW 013, Gentungan, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah

Baca Juga: Liburan Tak Terlupakan di Malang: Jelajahi 2 Destinasi Wisata Baru yang Menakjubkan! Yang Pasti Bisa Membuat Harimu Menyenangkan

Jadi, tunggu apa lagi? Segera rencanakan kunjunganmu ke agrowisata di Soloraya ini dan nikmati pengalaman healing yang berbeda!***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.