Jateng

Pesona Mistis dan Sejarah Keharmonisan Candi Gedong Songo: Pemandian Belerang dan Legenda Rahwana

Theo Adi Pratama | 9 Januari 2024, 14:00 WIB
Pesona Mistis dan Sejarah Keharmonisan Candi Gedong Songo: Pemandian Belerang dan Legenda Rahwana

AKURAT.CO Sejarah, Candi Gedong Songo, sebuah kawasan wisata sejarah yang terletak di daerah Gunung Ungaran, tidak hanya menawarkan keindahan arsitektur candi bersejarah.

Di sini, pengunjung juga dapat menikmati pengalaman unik dengan fasilitas pemandian air panas belerang yang diyakini memiliki khasiat penyembuhan.

Pemandian air panas kawah belerang dapat ditemukan sekitar 1 km dari Candi pertama, di antara Candi ketiga dan Candi keempat.

Dengan membayar retribusi masuk sebesar Rp. 5,000, pengunjung dapat menikmati berendam di kolam air panas belerang dengan kedalaman satu sampai satu setengah meter.

Baca Juga: Sejarah dan Perjalanan Situs Jati Ombo Semarang: Tempat Bersejarah yang Butuh Pemulihan

Alternatifnya, tersedia juga kamar mandi dengan air hangat belerang di dalamnya.

Pemandian ini menjadi ramai terutama pada musim liburan, terutama hari Sabtu dan Minggu.

Banyak ibu-ibu atau orang tua yang berkunjung, meyakini bahwa berendam di air panas belerang dapat menjaga keawetan dan membantu penyembuhan berbagai penyakit seperti rematik, asam urat, kolesterol, dan masalah kulit.

Di sekitar pemandian, terdapat kawah belerang aktif yang mengeluarkan gas beraroma belerang.

Baca Juga: Perjalanan dan Perkembangan Puri Gedeh Semarang: Keindahan Arsitektur dan Jejak Sejarah yang Tertinggal

Suaranya yang keras terdengar hingga ke Candi ketiga dan Candi kedua. Uap belerang dari kawah ini juga terlihat dari Candi ke-4 dan Candi ke-5.

Menariknya, di bawah kawah belerang ini muncul sebuah legenda yang diperkirakan berasal dari cerita Ramayana.

Konon, Prabu Dasamuka atau Raja Rahwana terpendam di bawah kawah belerang ini.

Cerita Ramayana menceritakan bahwa Rahwana menculik Dewi Sinta, dan akhirnya terlibat dalam pertempuran sengit dengan Prabu Rama.

Baca Juga: Momen Unik Sejarah Dunia pada Tanggal 8 Januari 2024: Dari Hari Rotasi Bumi hingga Hari Kedewasaan Jepang

Hanoman, tokoh dari Ramayana, datang membantu Prabu Rama dan berhasil menaklukan Rahwana.

Rahwana dikubur hidup-hidup di dasar gunung, dan masyarakat sekitar mempercayai bahwa kawah belerang di Gunung Ungaran adalah tempat Rahwana terpendam.

Kepercayaan terhadap legenda ini masih kuat di kalangan masyarakat setempat.

Untuk menghormati Rahwana, yang dianggap sebagai simbol kejahatan dan kecenderungan minuman keras, pengunjung dilarang membawa minuman keras ke Gunung Ungaran dan Candi Gedong Songo.

Baca Juga: Perkembangan Gereja Gereformeerd Semarang: Pesona Arsitektur dan Jejak Sejarah di Pusat Kota

Diyakini bahwa melanggar aturan ini dapat membawa bencana bagi masyarakat setempat.

Bahkan, masyarakat meyakini bahwa Rahwana dapat bangkit kembali jika mencium bau tuak atau minuman keras.

Oleh karena itu, larangan membawa minuman keras menjadi aturan yang sangat dipegang teguh di kawasan ini.

Legenda Rahwana dan kebijakan melarang minuman keras menambah nuansa mistis dan keharmonisan di kawasan Candi Gedong Songo, memberikan pengalaman wisata yang unik dan berkesan bagi para pengunjung.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.