Lini Belakang Kurang Satset, Striker Tak Gacor! Persebaya Pulang Bawa Kekalahan dari Kandang Persija

JATENG.AKURAT.CO – Persebaya Surabaya harus pulang dengan tangan kosong dari Jakarta International Stadium (JIS).
Menghadapi Persija Jakarta dalam lanjutan Super League 2026/2027, Sabtu (7/11/2026), Bajol Ijo tumbang tipis 0-1.
Kekalahan tersebut terasa menyakitkan karena Persebaya mampu bertahan cukup lama dan menjaga gawangnya tetap bersih hingga menit-menit akhir.
Namun, konsentrasi lini belakang yang lengah membuat Persija berhasil mencetak gol kemenangan pada menit ke-89.
Di sisi lain, lini depan Persebaya juga belum mampu menunjukkan ketajamannya. Beberapa peluang yang didapat Green Force gagal dikonversi menjadi gol.
Memasuki babak kedua, pelatih Bernardo Tavares mencoba mengubah komposisi tim dengan memasukkan Malik Risaldi dan Alex Martins untuk menggantikan Ramadhan Sananta serta Walber Mota.
Perubahan tersebut diharapkan bisa membuat serangan Persebaya lebih tajam.
Peluang pertama Persebaya di babak kedua datang pada menit ke-45 melalui Miguel Pereira. Ia melepaskan tendangan ke arah gawang Persija, tetapi bola masih menyamping di sisi kiri.
Persija kemudian merespons dengan serangan berbahaya. Pada menit ke-47, Reza Arya harus bekerja keras untuk melakukan penyelamatan gemilang dari sepakan jarak dekat pemain tuan rumah.
Pertahanan Persebaya juga dibuat sibuk menghadapi tekanan Macan Kemayoran.
Jefferson Silva tampil penting dengan melakukan sapuan pada menit ke-49 untuk menghalau serangan Persija. Ia kembali menunjukkan ketangguhannya pada menit ke-66 ketika memotong bola berbahaya yang kemudian menghasilkan sepak pojok bagi tuan rumah.
Tavares kembali melakukan perubahan pada menit ke-60 dengan memasukkan Koko Ari untuk menggantikan Catur Pamungkas.
Sepuluh menit kemudian, Yann Mabella masuk menggantikan Francisco Rivera.
Persebaya masih berusaha mencari peluang untuk mencuri gol. Pada menit ke-75, Toni Firmansyah melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Sayangnya, bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Persija.
Dua menit berselang, Tavares kembali melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Rian untuk menggantikan Gledson Paixao.
Persija semakin gencar memberikan tekanan menjelang pertandingan berakhir. Reza Arya kembali menyelamatkan Persebaya pada menit ke-80 dengan melakukan tepisan terhadap peluang berbahaya tuan rumah.
Persebaya sebenarnya memiliki kesempatan untuk mencetak gol pada menit ke-82. Yann Mabella mencoba melepaskan tendangan placing, tetapi bola belum menemui sasaran.
Lengah Sedikit, Persebaya Langsung Dihukum
Ketika pertandingan sudah memasuki penghujung laga dan skor 0-0 tampak akan bertahan, petaka datang untuk Persebaya.
Persija berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-89.
Reza Arya sebenarnya sempat melakukan penyelamatan dengan menepis tendangan jarak dekat pemain Persija. Namun, bola muntah justru jatuh di area berbahaya.
Pemain Persija dengan cepat memanfaatkan bola liar tersebut untuk mencetak gol dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Persebaya. Waktu yang tersisa terlalu sedikit untuk membalas.
Wasit memberikan tambahan waktu empat menit. Green Force mencoba meningkatkan tekanan demi mencari gol penyama kedudukan.
Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, Persebaya gagal mencetak gol. Persija pun mengamankan kemenangan tipis 1-0.
Striker Tak Gacor, Lini Belakang Tak Satset
Kekalahan ini memperlihatkan dua persoalan yang harus segera dibenahi Persebaya.
Lini depan belum cukup tajam untuk mengubah peluang menjadi gol. Sementara lini belakang yang sebenarnya tampil cukup solid selama sebagian besar pertandingan akhirnya kehilangan konsentrasi di momen krusial.
Reza Arya bahkan beberapa kali menjadi penyelamat Persebaya. Namun, satu bola muntah pada menit ke-89 akhirnya menjadi pembeda.
Persebaya juga harus menerima kenyataan bahwa peluang yang mereka dapatkan belum mampu dimaksimalkan menjadi gol.
Hasil ini membuat Persebaya menelan kekalahan kedua di Super League 2026/2027.
Bagi Bernardo Tavares, pekerjaan rumah kini semakin jelas. Green Force membutuhkan ketajaman di lini depan sekaligus konsentrasi penuh di barisan pertahanan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Sebab, dalam pertandingan ketat seperti melawan Persija, satu kesalahan kecil di menit akhir bisa berujung hilangnya seluruh poin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dari Got Terbuka ke Video Viral: Kronologi Lengkap Polemik Bakso Bintang 2 Banyumanik
- 2Link Streaming Siaran Ulang Persib vs Melbourne Victory, Comeback Dramatis Maung Bandung Menang 2-1 dan Lolos 16 Besar ACL Two
- 3Viral Bakso Buang Kuah ke Got Semarang: DLH Temukan Pelanggaran SOP, Ini Solusi yang Benar
- 4Niat Jualan Biar Berkah, Penjual Bakso di Banyumanik Malah Berurusan dengan Warga Gara-Gara Got Mampet
- 5Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 6Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 7Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 8Update Skor Java United vs Adhyaksa FC: Gustavo Franca Bawa Tuan Rumah Unggul 1-0 hingga Menit ke-15
- 9Jelang Penetapan UMP 2027, Gubernur Jateng Soroti Kontrak Kerja hingga Diskriminasi Usia
- 10Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru




