Jateng

PSSI Jatuhkan Sanksi Denda pada PSMS Medan dan PSIM Yogyakarta Pasca Pertandingan Liga 2

Afri Rismoko | 21 Februari 2024, 17:10 WIB
PSSI Jatuhkan Sanksi Denda pada PSMS Medan dan PSIM Yogyakarta Pasca Pertandingan Liga 2

AKURAT.CO, Komite Disiplin PSSI telah menjatuhkan sanksi pada dua klub yang berkompetisi di Pegadaian Liga 2 musim 2023/2024.

PSMS Medan dan PSIM Yogyakarta mendapat denda sebesar Rp. 12.500.000,- atas pelanggaran yang terjadi dalam pertandingan yang mempertemukan kedua tim pada tanggal 3 Februari 2024.

Dalam sidang yang digelar pada tanggal 12 Februari 2024, Panitia Pelaksana Pertandingan PSMS Medan dinyatakan gagal mengantisipasi kehadiran suporter klub tamu, PSIM Yogyakarta, di stadion.

Baca Juga: Stadion Moch Soebroto: Rumah Sementara PSIS Semarang di Jantung Magelang

Insiden ini dianggap sebagai kelalaian dalam mengelola keamanan pertandingan, yang berpotensi membahayakan baik suporter maupun integritas pertandingan sepak bola itu sendiri.

Sementara itu, klub PSIM Yogyakarta juga mendapatkan hukuman yang sama karena keberadaan suporternya sebagai suporter klub tamu dalam pertandingan tersebut.

Kejadian ini merupakan pelanggaran terhadap aturan yang telah ditetapkan mengenai kehadiran dan perilaku suporter selama pertandingan berlangsung.

Baca Juga: Pelatih PSIS, Gilbert Agius : Banyak Kendala Pindah Home Base ke Stadion Moch Soebroto Magelang

Kedua klub diharapkan untuk segera membayar denda yang telah ditetapkan sebagai tanggung jawab atas pelanggaran yang terjadi.

PSSI melalui Komite Disiplin menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban dalam setiap pertandingan adalah prioritas dan wajib dijaga oleh setiap klub yang berpartisipasi.

Keputusan ini menjadi peringatan bagi semua klub agar lebih memperhatikan aspek keamanan dan pengelolaan suporter, terutama dalam mencegah insiden yang dapat mengganggu jalannya pertandingan sepak bola.

PSSI berharap bahwa sanksi yang dijatuhkan dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola di Indonesia, agar kedepannya dapat lebih memperbaiki dan meningkatkan standar pengelolaan pertandingan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A