Persekat Tegal Sudah Diteror H-1 Sebelum Pertandingan Melawan PSCS Cilacap

AKURAT.CO, Tim Persekat Tegal mengalami momen menegangkan ketika rombongan suporter PSCS Cilacap mengejar bus tim mereka usai laga melawan tim Hiu Selatan di Stadion Wijaya Kusuma, Senin (23/1/2024).
Insiden ini terjadi setelah pertandingan di Stadion Wijaya Kusuma, dengan rombongan suporter yang terdiri dari 300 hingga 500 motor mengikuti bus tim hingga perbatasan Cilacap.
Keadaan menjadi kritis ketika bus dilempari batu, memaksa tim mencari perlindungan di Polres setempat.
Baca Juga: Persiku Jr Torehkan Sejarah, Kini Berada di Babak 16 Besar Piala Soeratin
Sekretaris Manajer Persekat, Irfan Fajar, meskipun terjadi ulur waktu dari ball boys di menit akhir, timnya tidak melakukan tindakan fisik sebagai respon.
Namun, situasi memanas ketika beberapa pemain Persekat diburu suporter lawan setelah pertandingan berakhir. Hal itu terjadi setelah laga berakhir beberapa pemain Persekat menuju ball boys yang mengulur waktu.
"Tapi belum ada sentuhan fisik kepada ball boys, para suporter kangsung lari menuju ke arah kami," ujarnya, Senin (23/1/2024).
Dalam insiden tersebut, suporter berlari mengarah ke pemain yang kemudian berlari menuju ruang ganti.
Baca Juga: Pemeriksaan Inafis atas Jasad Misterius di Genuk, Semarang
Keadaan semakin tidak terkendali ketika rombongan suporter yang terdiri dari 300 hingga 500 motor, mengikuti bus tim Persekat hingga perbatasan Cilacap. Situasi berbahaya ini memaksa tim untuk mencari perlindungan di Polres setempat.
"Bus kami dilempari batu yang ditujukan ke arah sopir, dan jika lemparan itu mengenai sopir, bisa sangat berbahaya," ungkap Irfan Fajar.
Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa tekanan dari suporter sudah terjadi sejak hari sebelumnya, dengan bus tim dilempari petasan dan disiram cat saat berada di hotel.
Kepolisian telah bertindak dengan menangkap terduga pelaku yang terlibat dalam pelemparan batu.
Kendati pemain dinyatakan aman, insiden ini telah menyebabkan kerusakan pada bus tim dan menimbulkan keprihatinan serius terkait keamanan dalam sepak bola nasional.
Pihak liga dan federasi sepak bola diharapkan akan menanggapi insiden ini dengan tindakan tegas untuk menjamin keamanan pemain dan integritas olahraga sepak bola.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat









