Berikut Kronologi Kericuhan Suporter PSIS Semarang dan PSS Sleman Hingga Berujung Cedera CEO Yoyok Sukawi

AKURAT.CO, Kemenangan penting PSIS Semarang atas PSS Sleman di Stadion Jatidiri dengan skor 1-0 pada pertandingan BRI Liga 1 terganggu oleh insiden kerusuhan suporter yang berujung pada cedera kepala CEO PSIS, Yoyok Sukawi.
Gol yang dicetak oleh Carlos Fortes di menit ke-47 sempat memberikan suasana positif bagi PSIS.
Namun, ketegangan meningkat ketika injury time mendekat, suporter PSIS terlibat dalam pertikaian verbal dengan Brigata Curva Sud dari PSS Sleman, yang berakhir dengan salah satu pendukung PSIS turun ke lapangan.
Kericuhan berlanjut dengan beberapa suporter meninggalkan tribun mereka, mengindikasikan kemungkinan bentrokan lebih besar.
Hal ini menyebabkan kecemasan di antara penonton umum, terutama di tribun barat stadion.
Baca Juga: Situasi Memanas di PSIS vs PSS, Yoyok Sukawi CEO PSIS Alami Luka di Bagian Kepala dan Dirawat
Yoyok Sukawi, yang berupaya menenangkan kedua kubu suporter, mengalami cedera kepala setelah diduga terkena lemparan batu.
Ia harus segera menjalani perawatan medis sebagai akibat dari insiden tersebut.
Dalam usahanya menyerukan kedamaian, Sukawi mengingatkan suporter untuk tetap tenang dan menghindari keributan lebih lanjut.
Bantuan juga datang dari pemain dan ofisial tim PSIS yang turun tangan untuk meredakan situasi, termasuk Wahyu Prast, Giovani Numberi, dan Syiha Buddin yang berusaha menenangkan suasana.
Keadaan akhirnya mereda setelah hujan turun, membantu menenangkan suasana di dalam stadion.
Pertandingan diakhiri dengan kemenangan PSIS Semarang, meski dirusak oleh kejadian yang tidak diinginkan.
PSIS Semarang kini terus berada di posisi atas klasemen BRI Liga 1, sementara PSS Sleman dipaksa untuk memikirkan strategi lanjutan pasca-kekalahan ini.
Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi pihak penyelenggara liga untuk meningkatkan pengamanan dan menghindari terulangnya insiden serupa di masa depan.
Pelatih PSIS, Gilbert Agius menyayangkan kerusuhan di akhir laga. Menurutnya, seharusnya suporter tak perlu terprovokasi karena PSIS sudah menang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 3Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat









