Jateng

Cerita Ayik Maghfiroh, Menuntut Ilmu Jauh dari Keluarga, Rasakan Manfaat Program JKN saat di Perantauan

Arixc Ardana | 31 Oktober 2024, 14:30 WIB
Cerita Ayik Maghfiroh, Menuntut Ilmu Jauh dari Keluarga, Rasakan Manfaat Program JKN saat di Perantauan

AKURAT.CO, Ayik Maghfiroh (22), mahasiswi semester tujuh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, mengaku sangat beruntung telah terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Ayik, sapaan akrabnya menceritakan kisahnya menjadi peserta Program JKN, ketika harus tinggal jauh dari kedua orang tuanya untuk menuntut ilmu di kota lain.

Sebagai mahasiswi baru yang saat itu datang merantau untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di masa wabah virus Covid-19, sedang melanda negeri.

Baca Juga: Komitmen Klinik Ungaran Sari Medika dalam Memberikan Pelayanan Kesehatan Program JKN

Ada rasa ketakutan yang dirasakan Ayik apabila sewaktu-waktu sakit dan membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Waktu datang merantau untuk kuliah di kota orang, jauh dari orang tua dan saat itu sedang maraknya wabah virus Covid-19 saya khawatir dan takut bagaimana kalau saya tiba-tiba sakit," terangnya.

Apa yang dikhawatirkan ternyata benar-benar terjadi. 

Setelah beberapa bulan tinggal jauh dari orang tua, dirinya mengalami sakit.

"Waktu itu saya memberanikan diri untuk berobat ke Puskesmas terdekat dengan kampus, dan pada saat itu, saya merasa belum terdaftar sebagai peserta Program JKN,” ungkap Ayik.

Ternyata sesampainya Ayik di Puskesmas, dirinya diberikan informasi dari pihak Puskesmas bahwa sudah terdaftar sebagai peserta Program JKN.

Disitu Ayik merasa terkejut, pasalnya selama ini hanya dirinya di keluarganya belum memiliki kartu kepesertaan Program JKN.

“Selama ini yang saya dan keluarga ketahui sudah terdaftar aktif sebagai peserta Program JKN hanya bapak, ibu dan kedua adik saya, karena yang memiliki kartu kepesertaan Program JKN hanya mereka. Namun ternyata saya juga telah terdaftar sebagai peserta Program JKN,” ujar Ayik.

Sulung dari tiga bersaudara ini sangat bersyukur seluruh anggota keluarganya telah terdaftar sebagai peserta Program JKN, dirinya menganggap bahwa Program JKN sangat penting dalam memberikan jaminan kesehatan untuk masyarakat.

Sebagai anak rantau yang harus tinggal jauh dari kedua orang tua program ini sangat membantu, karena tidak ada yang tahu kapan sakit itu akan datang dan biaya berobat saat ini yang harganya sangat besar.

“Kuliah dan harus jauh dari orang tua itu membutuhkan biaya yang sangat besar, dengan sudah terdaftarnya saya sebagai peserta Program JKN saya jauh lebih tenang. Saya juga terus berusaha menjaga kondisi kesehatan saya agar tidak mudah sakit, apalagi saat ini saya sedang banyak kegiatan di kampus dan cuaca yang kurang bersahabat,” tutur Ayik.

Sebagai mahasiswi tingkat akhir dan tinggal satu langkah lagi untuk meraih kelulusan di perguruan tinggi, Ayik yang mempelajari ilmu ekonomi dan bisnis Islam, beranggapan bahwa Program JKN yang dijalankan oleh BPJS Kesehatan merupakan program dari pemerintah yang sangat baik.

Selain memberikan perlindungan jaminan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Fasilitas Kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dengan prinsip gotong royong.

“Menurut saya pribadi BPJS Kesehatan sebagai badan yang ditunjuk pemerintah untuk mengelola Program JKN dengan prinsip kegotong-royongannya sangatlah baik, dimana yang sehat terdaftar sebagai peserta Program JKN iurannya dapat digunakan untuk membiayai peserta yang sakit,” ujar Ayik.

Ayik yang mengamati perkembangan Program JKN dari waktu ke waktu merasa BPJS Kesehatan terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada peserta Program JKN.

Salah satu transformasi yang dirasakan Ayik sebagai kaum milineal yaitu dengan adanya Aplikasi Mobile JKN, dimana banyak fitur yang memudahkannya untuk mendapatkan informasi terkait Program JKN.

“Perkembangan Program JKN yang dijalankan oleh BPJS Kesehatan sampai dengan saat ini sudah sangat baik, saya berharap program ini dapat terus hadir memberikan jaminan kesehatan untuk seluruh masyarakat di Indonesia,” pungkasnya.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.