Kios Pupuk Bertransformasi dengan i-Pubers: Penyaluran Pupuk Lebih Cepat dan Akurat

AKURAT.CO, Dalam upaya meningkatkan tata kelola pupuk bersubsidi, Pupuk Indonesia bersama Kementerian Pertanian telah mengimplementasikan aplikasi iPubers. Aplikasi ini adalah bagian dari inisiatif digitalisasi kios yang mengintegrasikan e-Alokasi Kementerian Pertanian dengan aplikasi Rekan milik Pupuk Indonesia.
“PT Pupuk Indonesia (Persero) mengungkapkan langkah strategis perusahaan dalam meningkatkan tata kelola pupuk bersubsidi melalui penerapan teknologi digital,” ujar, Wijaya Laksana SVP Sekretaris Perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero), baru-baru ini.
Dia menerangkan, aplikasi ini telah diuji coba di 6 provinsi, termasuk Bangka Belitung, Riau, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, dan Sumatera Utara, memudahkan pemilik kios dalam menginput data penyaluran pupuk bersubsidi secara real-time dan memberikan kemudahan bagi petani dalam menebus pupuk bersubsidi.
Efisiensi dan Transparansi dari Aplikasi i-Pubers
iPubers adalah aplikasi yang digunakan oleh kios untuk memproses transaksi penebusan pupuk oleh petani. Dengan aplikasi ini, kios tidak lagi mengisi banyak form fisik atau kwitansi yang dahulu ditulis secara manual.
Petani terdaftar dalam e-alokasi cukup datang ke kios dengan membawa KTP, sangat mudah, sehingga proses penebusan pupuk bersubsidi menjadi lebih cepat dan ringkas. Selain itu, transaksi online pada aplikasi iPubers dapat langsung terekam secara digital dan dapat dipantau secara realtime, baik oleh Pupuk Indonesia maupun Kementerian Pertanian, sehingga memudahkan pengawasan dan menjadi lebih transparan.
Pencatatan transaksi secara digital juga mempermudah proses audit oleh BPK, BPKP, maupun lembaga auditor lainnya.
Ketepatan Sasaran Penyaluran Pupuk Subsidi
Aplikasi iPubers memastikan ketepatan sasaran penyaluran pupuk subsidi dengan menyediakan data petani penerima pupuk bersubsidi yang disediakan oleh Kementan. Pemilik kios dapat memindai NIK pada KTP petani untuk mengakses data tersebut.
Apabila data ditemukan, maka petani tersebut berhak atas pupuk bersubsidi. Selanjutnya, kios akan menginput jumlah transaksi penebusan dan petani menandatangani bukti transaksi tersebut pada aplikasi iPubers. Kemudian petani difoto dengan pupuk yang sudah ditebusnya untuk diunggah ke dalam iPubers.
Dalam foto tersebut, terekam keterangan tempat (geo-tagging), tanggal, dan waktu transaksi tersebut. Sehingga iPubers dapat memastikan pupuk bersubsidi betul-betul tersalurkan kepada petani yang terdaftar dan berhak sesuai ketentuan dalam Permentan No. 10 Tahun 2022.
Dampak Manfaat i-Pubers pada Petani
Sejak peluncuran aplikasi iPubers pada 27 Juni 2023, petani di 6 provinsi merasakan dampak positif dari aplikasi ini. Proses penebusan pupuk bersubsidi menjadi lebih mudah, cepat, dan tepat sasaran.
Petani terdaftar kini dapat melakukan transaksi penebusan pupuk bersubsidi dengan lebih efisien.
Pemilik kios juga merasakan manfaat serupa, dengan pengurangan form dan kwitansi manual. Pupuk Indonesia dan Kementerian Pertanian dapat memantau transaksi di setiap kios secara real-time.
Rencana Pengembangan i-Pubers dan Dukungan Pupuk Indonesia
Menghadapi masa depan, Pupuk Indonesia berencana memperluas penerapan aplikasi iPubers ke provinsi lain. Dengan lebih dari 26 ribu kios pupuk bersubsidi di Indonesia, perusahaan telah melakukan sosialisasi tentang perubahan skema penebusan pupuk bersubsidi secara digital.
Pupuk Indonesia juga berupaya menyediakan sarana dan prasarana pendukung seperti mesin printout dan handphone, berharap petani di seluruh Indonesia dapat merasakan manfaat dan kemudahan dalam proses penebusan pupuk bersubsidi.
“Pupuk Indonesia terus berinovasi dan berupaya meningkatkan layanan serta memperkuat infrastruktur digital dalam penyaluran pupuk bersubsidi, sebagai bagian dari komitmen mereka dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan peningkatan kesejahteraan petani Indonesia,” tandas Wijaya Laksana SVP Sekretaris Perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero).
Sementara itu, Salah satu pemilik Kios Pupuk Anugrah Tani Kendal, Muhamad Ulinuha menerangkan, aplikasi T-Pubers menunjukkan sejumlah kelebihan. Menurutnya, proses transaksi menjadi lebih efisien dan tepat sasaran, dengan hanya menggunakan KTP petani.
“Ini merupakan perbaikan signifikan dibandingkan sistem Kartu Tani sebelumnya, yang dianggap lebih rumit karena melibatkan urusan perbankan dan ATM, sering kali menyulitkan petani, terutama yang lebih tua,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (27/11/2023).
Dari perspektif kios, seperti Kios Pupuk Anugrah Tani yang dikelola oleh Muhamad Ulinuha, T-Pubers dianggap lebih ringkas dan efektif. Bagi petani, aplikasi ini memudahkan proses penebusan pupuk, dengan transaksi yang lebih cepat dan mudah.
“Uji coba aplikasi T-Pubers telah dimulai pada bulan Oktober, dengan pengenalan pertama kali dilakukan pada bulan Juni lalu. Aplikasi ini memungkinkan pemantauan penghasilan bulanan petani dengan mudah, memberikan kontrol yang lebih baik atas distribusi pupuk,” paparnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat






