Jateng

KSP Serap Aspirasi Petani Sragen, Edi Priyono : Sinergi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Theo Adi Pratama | 12 September 2025, 21:18 WIB
KSP Serap Aspirasi Petani Sragen, Edi Priyono : Sinergi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

JATENG.AKURAT.CO, Bupati Sragen, Sigit Pamungkas menerima kunjungan dari Plt, Deputi II Bidang Perekonomian dan Pangan Kantor Staf Presiden (KSP), Edi Priyono di Gedung Citarayasa rumah dinas Bupati Sragen.

Turut hadir juga Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Sragen Eka Rini Mumpuni Titi Lestari, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Sragen Dwiyanto, serta perwakilan Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (PERPADI) dan Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesi (APTRI) Kabupaten Sragen.

Bupati Sigit menekankan pentingnya dialog terbuka dalam menyampaikan kondisi riil sektor pertanian, perberasan, tebu, serta dinamika keuangan daerah.

Baca Juga: Kemendagri dan Forkopimda Tinjau Poskamling di Sragen, Dorong Optimalisasi Sistem Keamanan Lingkungan

“Beliau dari KSP bertugas memberi masukan langsung kepada Presiden terkait isu-isu strategis. Karena itu, apa pun permasalahan yang dihadapi di Sragen perlu disampaikan secara jelas dan apa adanya, agar pemerintah pusat dapat mengambil keputusan yang tepat,” katanya, Kamis (11/9/2025).

Sementara itu, Plt. Deputi II KSP, Edi Priyono mengungkapkan, bahwa kunjungan ke Sragen merupakan bagian dari langkah pemerintah pusat mendengarkan langsung suara daerah, khususnya dari para petani dan pelaku usaha pangan.

“Kami ingin tahu kondisi beras di Sragen, baik dari sisi lahan maupun produksi. Selain itu, tata kelola pupuk bersubsidi juga menjadi perhatian, apakah kini sudah lebih mudah diakses tepat waktu dibanding sebelumnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Edi juga menyoroti pentingnya percepatan swasembada gula.

Perwakilan petani tebu, Sukadi dari Mojomulyo, menyampaikan harapannya agar pemerintah terus memperhatikan kesejahteraan petani.

“Yang kami hadapi di lapangan adalah soal bibit unggul dan tata kelola panen. Jika ini bisa diperbaiki, produktivitas dan kualitas gula akan lebih baik. Kami berharap teknologi digital juga bisa membantu pengawasan sehingga hasil tebu lebih maksimal,” ujarnya.

Dari sektor perberasan, Ketua Harian Perpadi Sragen, Widyastuti, menuturkan pentingnya solusi agar harga gabah dan beras tetap stabil.

“Kenaikan harga gabah memang menguntungkan petani, tetapi di sisi lain menjadi beban bagi penggilingan karena biaya produksi meningkat dan margin keuntungan menipis. Kami berharap pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang menyeimbangkan kepentingan petani, penggilingan, maupun konsumen, sehingga semua pihak terlindungi,” bebernya.

Menutup kegiatan, Edi Priyono menegaskan bahwa pemerintah pusat berkomitmen memperkuat ketahanan pangan nasional dengan menjadikan masukan daerah sebagai pijakan kebijakan.

“Untuk beras, kita sudah berada di jalur swasembada. Untuk gula, kita juga optimistis bisa mempercepat target. Masukan dari Sragen ini sangat penting agar kebijakan pemerintah lebih tepat sasaran,” tegasnya.

Bupati Sigit pun memastikan Pemerintah Kabupaten Sragen siap mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat.

“Apa yang menjadi program strategis nasional tentu akan kami kawal di daerah. Sragen akan terus bersinergi agar ketahanan pangan nasional semakin kuat,” tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.