Jateng

Angkat Dunia Pariwista dan Tampung Bakat Hebat, Arnaz Sebut Jetski Berpotensi Jadi Cabor KONI

Theo Adi Pratama | 21 Mei 2024, 11:07 WIB
Angkat Dunia Pariwista dan Tampung Bakat Hebat, Arnaz Sebut Jetski Berpotensi Jadi Cabor KONI

JATENG.AKURAT.CO, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara menyambut dengan gembira digelarnya kompetisi Jetski bertajuk Seadoo Competition Spark Trixx Edition Semarang 2024 yang akan digelar mulai 24 Mei hingga 2 Juni mendatang.

Bagi Arnaz, kompetisi Jetski terbesar di Indonesia itu bisa mengembangkan bakat muda di Kota Semarang.

Bahkan Arnaz mengatakan bahwa Jetski berpotensi menjadi cabang olahraga di bawah KONI.

Baca Juga: Pecinta Kuliner Unik Wajib Coba! Es Dawet Ireng yang Bikin Ketagihan di Purworejo, Begini Keunikan dan Sejarahnya!

"Jetski ini sangat potensial jadi salah satu cabang olahraga binaan KONI ya. Tapi tentunya regulasinya yang menentukan KONI pusat ya. Yang jelas menurut saya potensi atlet-atletnya sangat luar biasa besar," ujarnya di Pantai Marina, Senin (20/5/2024).

Arnaz menilai perkembangan kompetisi Jetski samgat pesat. Hal tersebut dilihat dari kompetisi-kompetisi yang digelar sejak 2019.

"Perkembangan kompetisi Jetski sendiri sangat pesat. Pak Ade sendiri baru mendirikan Sea-Doo baru sejak 2019 dan ketabrak pandemi tahun 2020 sampai 2022. Tapi perkembangannya sangat pesat karena sudah mengadakan kompetisi nasional dua kali," ujarnya.

Baca Juga: Menjelajahi Surga Makanan Medan: Rekomendasi 9 Kuliner Unik dan Mencicipi Cita Rasa Khas dari Ibukota Sumatera Utara

Selain menggali bakat hebat, kompetisi Jetski yang berkategori Sport Tourism jelas bakal mendongkrak dunia wisata Kota Semarang.

"Apalagi olahraga seperti ini sangat mendongkrak dunia wisata air dan laut. Jadi olahraganya dapat, wisatanya juga dapat," tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.