Dalam 5 Tahun, Himppera Jateng Bangun 45.000 Unit Rumah yang Tersebar di 35 Kabupaten Kota di Jawa Tengah

AKURAT.CO, Tempat tinggal merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Pemenuhannya menjadi hal mutlak untuk dilakukan.
Kebutuhan akan rumah Ini sangat mendesak, karena rumah adalah pilar tumbuh kembangnya keluarga, baik dari aspek kesejahteraan, kesehatan dan aspek sosial.
Namun sayangnya penyediaan perumahan tidak seiring dengan jumlah unit rumah yang dibutuhkan oleh masyarakat, terbukti dengan backlog perumahan yang masih tinggi.
Baca Juga: Himperra Jateng Perkuat Wawasan Mahasiswa SCU terkait Developer Perumahan - Profesi Arsitek
Dimana pada tahun 2023, sejumlah 9,95 juta masyarakat belum memiliki rumah yang layak huni.
Untuk mengurangi backlog perumahan membutuhkan sinergi antara pemerintah, perbankan dan tentu saja para pengembang perumahan yang dinaungi oleh asosiasi perumahan serta stake holder lainnya.
Dukungan untuk mengurangi backlog perumahan tersebut ditegaskan Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra).
Himperra merupakan organisasi yang mewadahi profesi dan perusahaan yang bergerak dalam bidang properti, yang memiliki komitmen mendukung pemerintah dalam mensukseskan program sejuta rumah membangun dan mengembangkan permukiman dan perumahan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
"Di tengah situasi saat ini diperlukan langkah atau terobosan para stake holder perumahan agar masyarakat bisa mendapatkan akses kepemilikan rumah dengan mudah," papar Ketua Umum (Ketum) DPP Himperra, Ari Tri Priyono disela Musda II Himperra Jawa Tengah yang digelar di Hotel Gumaya Semarang, Rabu 6 Maret 2024
Hal ini juga merupakan bagian dari sinergi para stake holder perumahan untuk mengurangi backlog perumahan hingga saatnya nanti pada Indonesia Emas 2045 tercapai target tanpa backlog perumahan.
Penegasan yang sama juga disampaikan Ketua Himperra Jateng Sugiyatno.
"Himperra Jawa Tengah sejak dideklarasikan 5 tahun yang lalu, telah membangun lebih dari 45.000 unit rumah yang tersebar di 35 kabupaten kota di Jawa Tengah. khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)," tandas Sugiyatno.
Tidak hanya secara kuantitas tetapi juga kualitas yang terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.
"Kualitas perumahan harus layak huni, sehat dan berwawasan lingkungan," tegas Sugiyatno
Pembangunan 45 ribu unit perumahan untuk MBR tersebut, menjadi bagian dari dukungan Himperra Jateng atas Program Sejuta Rumah dari pemerintah, yang telah dimulai sejak 1 Mei 2015.
Dalam program ini pemerintah memberikan berbagai insentif kepada masyarakat berpenghasilan rendah antara lain dengan memberikan angsuran ringan bunga tetap, subsdi uang muka, dan beberapa kemudahan lahinnya.
Peran serta Himperra Jawa Tengah dapat terlihat dengan diberikannya sejumlah pernghargaan dari pemerintah maupun perbankan, kepada anggota Himperra Jawa Tengah yang berprestasi dalam pencapaian jumlah unit tertinggi di masing-masing wilayah di Jawa Tengah.
Hal ini sangat membahagiakan bagi Himperra sebagai asosiasi perumahan di Indonesia yang turut serta berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negaranya.
"Himperra Jawa Tengah turut serta aktif memberikan masukan-masukan yang positif kepada pemerintah dalam hal implementasi regulasi yang telah dikeluarkan maupun pembuatan maupun perbaikan regulasi-regulasi perumahan dengan melalui keikutsertaan kegiatan-kegiatan dan diskusi-diskusi yang diselenggarakan oleh pemerintah," tambahnya.
Himperra Jawa Tengah juga bersinergi dengan asosiasi perumahan di Jawa Tengah seperti REI, Apersi dan Apernas serta asosiasi-asosiasi lainnya, dengan melakukan kajian-kajian ataupun aktifitas-aktifitas di bidang perumahan, yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pengembang Jawa Tengah.
Secara berkala Forum Komunikasi Pengembang Jawa Tengah melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota/Kabupaten dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Ditegaskan, Himperra Jawa Tengah sebagai bagian dari Himperra nasional yang menghimpun seluruh pengembang di Jawa Tengah, akan terus berperan aktif membangun dan mengembangkan sektor permukiman dan perumahan raktyat dalam suatu iklim usaha yang sehat.
Termasuk menjunjung tinggi kode etik dan profesionalisme, tanggap terhadap kemajuan serta bertanggungjawab dalam menjalankan usahanya, dengan komitmen untuk membangun Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sepanjang tahun 2019 – 2024 berbagai kegiatan telah dilaksanakan melalui Pokja-pokja yang dibentuk oleh DPD Himperra Jawa Tengah antara lain Pokja PBG, Pokja BPHTB, Pokja penyediaan listrik, Pokja LSD serta kegiatan seminar properti, perbankan, pajak, pelatihan properti, pembinaan anggota dengan melakukan kunjungan langsung ke proyek-proyek yang dibangun hingga program CSR dan lainnya.
"Diskusi-diskusi property juga rutin dilakukan secara berkala baik secara online maupun offline melalui Program NGOPI (Ngobrol Properti) bersama Himperra Jawa Tengah," tegas Sugiyatno
Sebagai penunjang kebutuhan usaha para pengembang anggota Himperra Jawa Tengah, dibentuk Koperasi Pengembang Perumahan Rakyat (KOPPERA), yang beranggotakan seluruh anggota Himperra Jawa Tengah dengan prinsip usaha dari, oleh dan untuk anggota Himperra Jawa Tengah.
Berbagai layanan KOPPERA antara lain penyediaan sewa alat berat, digital marketing, supply kebutuhan material konstruksi dan layanan-layanan lainnya.
Sementara terkait agenda pemilihan Ketua DPD Himperra Jawa Tengah untuk masa bakti 2024-2028, Sugiyatno kembali terpilih secara aklamasi oleh seluruh anggota.
Melalui kepungurasan yang baru Himperra Jawa Tengah akan terus berkomitmen menjadi bagian aktif pencapaian cita-cita besar pada Indonesia Emas 2045, akan tecapai seluruh masyarakat Indonesia memiliki hunian yang layak.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 3Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat






