Himperra Jateng Perkuat Wawasan Mahasiswa SCU terkait Developer Perumahan - Profesi Arsitek

AKURAT.CO SEMARANG - Beragam pertanyaan menarik dilontarkan dosen dan mahasiswa Program Studi Arsitektur Soegijapranata Catholic University (SCU), dalam General Lecture Himperra 2023, yang mengusung tema Keterkaitan Developer Perumahan dengan Profesi Arsitek di Gedung Henricus Constant Kampus Bendan Dhuwur Semarang.
Dalam kesempatan tersebut hadir sebagai pembicara Tim Learning Center DPD Himpunan Pengembang Permukiman Dan Perumahan Rakyat (Himperra) Jawa Tengah, yang diwakili Ir Suryadi Setiyoso dan Ir Jaka Wahyana SE.
"Sebagai developer kita harus memperhatikan dasar bisnis, terutama terkait HPP lahan efektif, sebab sebagai pengembang kita memiliki kewajiban 40 persen dari luas lahan, diperuntukkan untuk fasilitas umum," terang Suryadi.
Sementara, Jaka menjelaskan tentang pentingnya koefisien dasar pembangunan dalam perumahan.
"Jadi tidak semua digunakan untuk kaveling rumah, namun juga ada koefisien lingkungan, misalnya untuk resapan air. Jadi dalam membangun perumahan, tidak asal namun juga perlu memperhatikan aspek lingkungan, zonasi dan lainnya," terangnya.
Sementara, Sekretaris Himperra Jawa Tengah, Eko Rahardjo menjelaskan jika kegiatan General Lecture Himperra 2023 ini, sebagai tindak lanjut dari langkah awal kerja sama pihaknya dengan SCU.
Nantinya akan ada pengembangan kerja sama lainnya antara lain tentang perkuliahan.
“Bentuk sumbangsih peran Himperra untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bagaimana cara menjadi developer yang baik,” ujarnya.
Sebagai bentuk support Himperra Jateng kepada generasi milenial yang ingin mendalami developer, pihaknya memiliki Leaening Center Properti, sebagai wadah untuk memberikan edukasi.
Selain itu, Himperra juga membuka diri jika ada mahasiswa yang ingin praktek lapangan, dengan memberikan kesempatan pada para mahasiswa yang ingin mendalami bidang properti akan disalurkan ke seluruh anggota Himppera Jateng sejumlah 365 developer yang tersebar di 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.
“Selain memperoleh ilmu mereka juga juga mendapat benefit lain laiknya bekerja,” pungkasnya.
Dalam acara tersebut, Himperra Jateng menyampaikan kepada ratusan mahasiswa S1 dan S2 tentang proses menjadi developer baik dari peran, pembangunan hingga proses penjualan.
Melalui kegiatan ini diharapkan agar mahasiswa tertarik menjadi developer setelah dinyatakan lulus sebagai arsitek.
Menurutnya, antusias generasi milenial untuk menjadi developer atau mendalami ilmu arsitektur cukup tinggi. .
Fenomena itu bisa dilihat pada saat acara-acara sosialisasi, focus group discussion, atau ketika Himperra melalukan pelatihan.
Mayoritas pesertanya atau sekitar 70 persen adalah mereka yang berasal dari generasi muda atau di bawah usia 30 tahun.
“Saya pikir itu menunjukkan suatu indikasi bahwa generasi muda sekarang cukup berantusias untuk menjadi developer yang baik,” imbuhnya.
Eko Rahardjo menilai, ketertarikan generasi milenial untuk menjadi developer tidak terlepas karena di era sekarang ini informasi semakin terbuka dan aksesnya pun semakin mudah.
“Kami banyak melihat minat dari para generasi muda sangat tinggi mengenai properti,” tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 3Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat





