Misteri Dibalik Kampung Mati Vietnam: Kisah Angker dan Kehidupan Tersembunyi di Tengah Jakarta Timur

AKURAT.CO Misteri, Di tengah kepadatan Jakarta Timur yang gemuruh, terdapat sebuah kampung yang kontras dengan hiruk pikuk kota, sebuah kampung yang dijuluki sebagai "Kampung Mati Vietnam".
Terletak di Kramat Jati, kampung ini merupakan bekas tempat pengungsian bagi warga Vietnam saat terjadi perang Indochina.
Meskipun dikenal akan keangkerannya, kampung mati Vietnam ini masih menjadi tempat tinggal bagi beberapa warga.
Meskipun demikian, kawasan tersebut benar-benar menyimpan aura angker yang terbukti dari pengalaman warga setempat yang tidak jarang mengalami kejadian tak terduga.
Baca Juga: Misteri Gamelan Lokananta: Suara Misterius yang Sering Terdengar di Studio Musik Tertua di Indonesia
Kawasan ini dulunya dihuni oleh sekitar 250 jiwa warga Vietnam yang mengungsi ke Indonesia pada masa perang.
Namun, sejak 1977, mereka dipindahkan ke tempat pengungsian yang lebih besar di Pulau Bintan, Batam.
Sementara itu, kampung Dukuh, tempat yang kini dikenal sebagai kampung mati Vietnam, beralih fungsi menjadi yayasan atau panti jompo.
Namun, nasib berkabut menyelimuti kawasan ini saat bencana banjir melanda pada tahun 2002 dan 2007.
Banjir besar tersebut membuat kampung Dukuh terbengkalai dan ditinggalkan, menjadi hamparan rumah-rumah kosong yang hanya dihuni oleh kenangan.
Meskipun demikian, pemerintah Jakarta Timur tidak tinggal diam.
Mereka berupaya membangun sebuah waduk di kawasan tersebut untuk mengatasi masalah banjir.
Namun, proses pembangunan terhambat oleh berbagai kendala, sehingga kawasan ini masih menunggu perubahan yang dijanjikan.
Baca Juga: Misteri Dibalik Keindahan Alam Gunung Cikuray: Penampakan Wanita Berwajah Gelap di Jalur Pendakian
Kampung mati Vietnam di Kramat Jati bukan hanya sebuah kisah angker, tetapi juga merupakan saksi bisu dari sejarah perang Indochina dan semangat kemanusiaan Indonesia dalam memberikan perlindungan bagi para pengungsi.
Meskipun terbengkalai, kampung ini masih menyimpan cerita dan kehidupan tersembunyi di balik kesunyian bangunan-bangunannya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










