Jateng

Produk Nasabah PNM Mekaar Laris Manis di Pameran Tokyo Gift Show ke 98

Theo Adi Pratama | 5 September 2024, 20:22 WIB
Produk Nasabah PNM Mekaar Laris Manis di Pameran Tokyo Gift Show ke 98

JATENG.AKURAT.CO, Produk-produk unggulan nasabah PNM Mekaar berhasil mencuri perhatian di pasar internasional pada gelaran Tokyo Gift Show ke-98 di Tokyo, Jepang, yang berlangsung pada 4-6 September 2024.

Antusiasme pengunjung begitu tinggi sehingga sebagian produk terjual habis bahkan sebelum pameran berakhir.

Ajang ini menjadi pameran terbesar keempat di Jepang setelah Tokyo Motor Show, menandakan prestise yang tinggi bagi produk lokal Indonesia.

Produk yang dihadirkan dalam pameran ini antara lain kain batik Cirebon, kerajinan kain Tapis dari Lampung, kerajinan manik-manik Banyuwangi, anyaman Jambi, kerajinan Ketak dari Mataram, serta anyaman serat Yogyakarta.

Seluruh produk ini menunjukkan kualitas dan keunikan budaya Indonesia, yang ternyata sangat diminati pasar global.

Baca Juga: Semen Padang FC Fokus Raih Kemenangan Kedua, Siap Lawan Tim Tak Terkalahkan di Liga 1 Musim Ini

Salah satu produk yang mendapat perhatian khusus adalah kerajinan bambu dari Denpasar.

Pengunjung merasa tertarik dengan bentuk uniknya, terutama desain kemasan yang dibuat seperti puzzle.

Selain itu, kain batik dari Cirebon dan Pati juga mencuri perhatian pengunjung berkat kualitas yang dianggap sangat baik oleh pasar internasional.

Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian ini.

"Ini pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Saya sangat senang melihat antusiasme dan respons positif dari para pengunjung di Pameran Tokyo Gift Show ke-98," ujarnya.

Baca Juga: Tidak Hanya Persib, Klub Liga 2 PSKC Cimahi Resmi Bermarkas di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Manajemen Pertimbangkan Alasan Ini

Dodot juga menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan Kementerian BUMN Indonesia yang telah mendorong UMKM untuk go global dan memiliki daya saing di pasar dunia.

Salah satu nasabah PNM Mekaar, Ibu Ariri, pemilik usaha Batik Ariri, juga mengungkapkan kebanggaannya.

“Saya bangga produk kain batik saya bisa lulus kurasi dan tampil di negara matahari terbit, Jepang, sehingga bisa mengharumkan kota Cirebon,” ungkap Ariri.

Berbeda dengan lembaga pembiayaan lain, PNM memberikan akses permodalan bagi perempuan prasejahtera di seluruh Indonesia.

Selain modal finansial, PNM juga memberikan modal sosial dan intelektual, serta program pendampingan bagi para nasabah agar dapat mengelola modal usaha mereka dengan baik.

Baca Juga: MyRepublic Perluas Jaringan di Jateng, Menuju Visi Pride of Indonesia

Dengan dukungan Holding Ultra Mikro, PNM telah mempersiapkan berbagai program pemberdayaan berskala penuh yang mencakup literasi dasar, pengembangan kapasitas usaha, kapabilitas digital, hingga bisnis berkelanjutan.

Program ini bertujuan untuk memastikan UMKM Indonesia dapat berkembang secara berkelanjutan dan bersaing di pasar global.

Pameran ini menjadi bukti nyata bahwa produk-produk lokal Indonesia mampu bersaing di pasar internasional dan mencerminkan potensi besar UMKM dalam mendorong ekonomi Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.